<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Bandang di Muratara, 17 Rumah Hanyut dan 3 Jambatan Gantung Putus   </title><description>Curah hujan cukup tinggi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Murata), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (16/04/2024) dini hari,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus"/><item><title>Banjir Bandang di Muratara, 17 Rumah Hanyut dan 3 Jambatan Gantung Putus   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus</guid><pubDate>Selasa 16 April 2024 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus-neobyTx7uU.png" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di Muratara (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/16/610/2996573/banjir-bandang-di-muratara-17-rumah-hanyut-dan-3-jambatan-gantung-putus-neobyTx7uU.png</image><title>Banjir bandang di Muratara (foto: dok ist)</title></images><description>
MURATARA - Curah hujan cukup tinggi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Murata), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (16/04/2024) dini hari, mengakibatkan banjir bandang terjadi di Kecamatan Karang Jaya, sehingga menyebabkan 17 rumah hanyut dan 3 jembatan gantung putus.

Penyebab terjadinya banjir bandang akibat meluapnya beberapa anak sungai karena hujan deras yang mengguyur kabupaten tersebut. Dan sedikitnya ada enam desa yang terendam. Walau tidak ada korban jiwa, namun banjir bandang tersebut menyebabkan aktivitas sehari-hari warga di desa-desa tersebut terganggu.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang 6 Kecamatan di Bengkulu, 50 Ribu Jiwa Terdampak

Diketahui enam desa yang terendam banjir yakni Desa Tanjung Agung, Karang Jaya, Bukit Ulu, Sukaraja, Muara Batang Empu, dan Rantau Telang, serta satu desa yang belum diketahui kabarnya.

&amp;ldquo;Untuk informasinya kami masih menunggu dari pemerintah desa Lubuk Kumpung. Di sana sulit sinyal, &amp;ldquo; kata Camat Karang Jaya, Hendri Kesuma Jaya.

Banjir bandang yang melanda enam desa itu tak hanya merendam pemukiman warga, namun ada 3 jembatan gantung yang hanyut atau putus, yakni jembatan gantung di Desa Sukaraja, Desa Batang Empuh dan Desa Tanjung Agung.

BACA JUGA:
 Terus Meluas, 18 RT di Jaktim Terendam Banjir Imbas Hujan Deras dan Luapan Ciliwung

&amp;ldquo;Untuk rumah yang hanyut ada 17 rumah, dua rumah milik warga Desa Sukaraja, untuk yang lain masih didata,&amp;ldquo; katanya.

Sedangkan ia sendiri dan tim sedang berada di Desa Barang Empu, sembari minta doa dari semua pihak agar banjir segera surut, sehingga masyarakat bisa beraktiviras seperti semula.</description><content:encoded>
MURATARA - Curah hujan cukup tinggi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Murata), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (16/04/2024) dini hari, mengakibatkan banjir bandang terjadi di Kecamatan Karang Jaya, sehingga menyebabkan 17 rumah hanyut dan 3 jembatan gantung putus.

Penyebab terjadinya banjir bandang akibat meluapnya beberapa anak sungai karena hujan deras yang mengguyur kabupaten tersebut. Dan sedikitnya ada enam desa yang terendam. Walau tidak ada korban jiwa, namun banjir bandang tersebut menyebabkan aktivitas sehari-hari warga di desa-desa tersebut terganggu.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Terjang 6 Kecamatan di Bengkulu, 50 Ribu Jiwa Terdampak

Diketahui enam desa yang terendam banjir yakni Desa Tanjung Agung, Karang Jaya, Bukit Ulu, Sukaraja, Muara Batang Empu, dan Rantau Telang, serta satu desa yang belum diketahui kabarnya.

&amp;ldquo;Untuk informasinya kami masih menunggu dari pemerintah desa Lubuk Kumpung. Di sana sulit sinyal, &amp;ldquo; kata Camat Karang Jaya, Hendri Kesuma Jaya.

Banjir bandang yang melanda enam desa itu tak hanya merendam pemukiman warga, namun ada 3 jembatan gantung yang hanyut atau putus, yakni jembatan gantung di Desa Sukaraja, Desa Batang Empuh dan Desa Tanjung Agung.

BACA JUGA:
 Terus Meluas, 18 RT di Jaktim Terendam Banjir Imbas Hujan Deras dan Luapan Ciliwung

&amp;ldquo;Untuk rumah yang hanyut ada 17 rumah, dua rumah milik warga Desa Sukaraja, untuk yang lain masih didata,&amp;ldquo; katanya.

Sedangkan ia sendiri dan tim sedang berada di Desa Barang Empu, sembari minta doa dari semua pihak agar banjir segera surut, sehingga masyarakat bisa beraktiviras seperti semula.</content:encoded></item></channel></rss>
