<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ajudan SYL: KPK Sita Uang Rp40 Miliar dan Senjata di Rumah Dinas</title><description>SYL memerintahkan dirinya untuk mengecek kondisi terkini rumah yang digeledah KPK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas"/><item><title>Ajudan SYL: KPK Sita Uang Rp40 Miliar dan Senjata di Rumah Dinas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas-L6sfTqGOCh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Syahrul Yasin Limpo Ditahan KPK /Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2996927/ajudan-syl-kpk-sita-uang-rp40-miliar-dan-senjata-di-rumah-dinas-L6sfTqGOCh.jpg</image><title>Syahrul Yasin Limpo Ditahan KPK /Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNi8xLzE3NzY1NS81L3g4dGJpanc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mantan  Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut panik saat mengetahui rumah dinasnya digeledah KPK.  Penyidik antirasuah menyita senjata dan uang tunai puluhan miliar rupiah.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ajudan SYL, Panji Hartantoketika menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).

BACA JUGA:
SYL Panik dan Hubungi Firli saat Rumah Dinasnya Digeledah KPK, Isi Pesan Dihapus

Diketahui, SYL mengetahui kabar tersebut saat melakukan perjalanan dinas luar negeri di Spanyol.  Panji yang saat itu mendampingi, menyebutkan SYL panik ketika mendengar rumah dinasnya digeledah.
&quot;Saudara kan langsung dengan terdakwa waktu itu, gimana terdakwa waktu itu gimana? apakah beliau tenang tenang aja atau ada kelihatan agak panik atau apa?,&quot; tanya Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh.

BACA JUGA:
 Ajudan Sebut SYL Panik saat Rumah Dinasnya Digeledah KPK&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Bapak (SYL) panik,&quot; jawab Panji.
Setelah mendengar kabar yang dimaksud, Panji menyebutkan SYL memerintahkan dirinya untuk mengecek kondisi terkini rumah yang digeledah KPK.
&quot;Yang geledah ini KPK masalahnya kan, pasti panik secara psikologis. Apa yang disampaikan (SYL) ke saudara?,&quot; tanya Hakim.
&quot;Disuruh cek kondisi di Jakarta,&quot; jawab saksi.
Panji menyebutkan, pengecekan tersebut ia lakukan dengan menghubungi penjaga rumah yang bernama Ubadiah.

&quot;Yang saudara tahu setelah penggeledahan itu, apa yang diambil dari rumdin?,&quot; tanya Rianto.

&quot;Informasinya ada uang,&quot; jawab Panji.



&quot;Uang berapa banyak?,&quot; cecar Hakim.

&quot;Kurang lebih Rp40 miliar,&quot; timpal saksi.



&quot;Uang cash?,&quot; tanya Hakim lagi.



&quot;Mata uang asing sama senjata,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNi8xLzE3NzY1NS81L3g4dGJpanc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mantan  Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut panik saat mengetahui rumah dinasnya digeledah KPK.  Penyidik antirasuah menyita senjata dan uang tunai puluhan miliar rupiah.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ajudan SYL, Panji Hartantoketika menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).

BACA JUGA:
SYL Panik dan Hubungi Firli saat Rumah Dinasnya Digeledah KPK, Isi Pesan Dihapus

Diketahui, SYL mengetahui kabar tersebut saat melakukan perjalanan dinas luar negeri di Spanyol.  Panji yang saat itu mendampingi, menyebutkan SYL panik ketika mendengar rumah dinasnya digeledah.
&quot;Saudara kan langsung dengan terdakwa waktu itu, gimana terdakwa waktu itu gimana? apakah beliau tenang tenang aja atau ada kelihatan agak panik atau apa?,&quot; tanya Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh.

BACA JUGA:
 Ajudan Sebut SYL Panik saat Rumah Dinasnya Digeledah KPK&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Bapak (SYL) panik,&quot; jawab Panji.
Setelah mendengar kabar yang dimaksud, Panji menyebutkan SYL memerintahkan dirinya untuk mengecek kondisi terkini rumah yang digeledah KPK.
&quot;Yang geledah ini KPK masalahnya kan, pasti panik secara psikologis. Apa yang disampaikan (SYL) ke saudara?,&quot; tanya Hakim.
&quot;Disuruh cek kondisi di Jakarta,&quot; jawab saksi.
Panji menyebutkan, pengecekan tersebut ia lakukan dengan menghubungi penjaga rumah yang bernama Ubadiah.

&quot;Yang saudara tahu setelah penggeledahan itu, apa yang diambil dari rumdin?,&quot; tanya Rianto.

&quot;Informasinya ada uang,&quot; jawab Panji.



&quot;Uang berapa banyak?,&quot; cecar Hakim.

&quot;Kurang lebih Rp40 miliar,&quot; timpal saksi.



&quot;Uang cash?,&quot; tanya Hakim lagi.



&quot;Mata uang asing sama senjata,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
