<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Sempat Malu Indonesia Belum Jadi Anggota Tetap FATF</title><description>&quot;Karena di keanggotaan G20 yang belum masuk tinggal kita saja yang lain sudah diterima sebagai anggota penuh FATF,&quot; ujarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf"/><item><title>Jokowi Ungkap Sempat Malu Indonesia Belum Jadi Anggota Tetap FATF</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf-PGFEen0jN6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2997024/jokowi-ungkap-sempat-malu-indonesia-belum-jadi-anggota-tetap-fatf-PGFEen0jN6.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMC81L3g4d3hqY3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap bahwa dirinya sempat malu Indonesia belum menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF). Namun, katanya, setelah kerja keras PPATK, kementerian, dan lembaga terkait lainnya akhirnya Indonesia bisa menjadi anggota tetap.
&quot;Kadang saya juga melihat itu malu. Karena di keanggotaan G20 yang belum masuk tinggal kita saja yang lain sudah diterima sebagai anggota penuh FATF. Sehingga ini memang kita harus harus tepuk tangan,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Jokowi, Tim Cook Segera Resmikan Apple Developer Academy di Bali&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Jokowi pun mengapresiasi kerja keras PPATK dan kementerian lembaga yang membuat Indonesia bisa menjadi anggota tetap FATF. Menurutnya, untuk menjadi anggota tetap bukan suatu hal yang mudah.

BACA JUGA:
Tim Cook Pertimbangkan Permintaan Jokowi soal Investasi Apple di Indonesia

&quot;Karena ini merupakan pengakuan dunia internasional atas efektivitas regulasi kita atas efektivitas koordinasi kita atas efektivitas dilapangan terhadap anti pencucian uang dan juga pendanaan terorisme,&quot; kata Jokowi.

Jokowi pun berharap keanggotaan penuh tersebut menjadi momentum yang baik untuk terus menguatkan komitmen pencegahan dan pemberantasan TPPU. Sehingga, katanya, kredibilitas ekonomi Indonesia menjadi meningkat.

&quot;Kemudian juga persepsi mengenai sistem keuangan kita juga semakin baik semakin positif ini penting sekali. Dan akhirnya ini akan mendorong berbondong-bondongnya investasi untuk masuk ke negara kita Indonesia,&quot; ungkapnya.

Perlu diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF) ke-40. Status keanggotaan tersebut telah diputuskan oleh pihak FATF pada 27 Oktober 2023 lalu di Paris, Perancis.

&amp;ldquo;Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah kabar baik bahwa dari hasil perundingan di Paris akhir Oktober kemarin alhamdulillah Indonesia diterima secara aklamasi sebagai anggota tetap ke-40 Financial Action Task Force (FATF),&amp;rdquo; ucap Jokowi pada Senin, 6 November 2023.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMC81L3g4d3hqY3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap bahwa dirinya sempat malu Indonesia belum menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF). Namun, katanya, setelah kerja keras PPATK, kementerian, dan lembaga terkait lainnya akhirnya Indonesia bisa menjadi anggota tetap.
&quot;Kadang saya juga melihat itu malu. Karena di keanggotaan G20 yang belum masuk tinggal kita saja yang lain sudah diterima sebagai anggota penuh FATF. Sehingga ini memang kita harus harus tepuk tangan,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

BACA JUGA:
Usai Bertemu Jokowi, Tim Cook Segera Resmikan Apple Developer Academy di Bali&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Jokowi pun mengapresiasi kerja keras PPATK dan kementerian lembaga yang membuat Indonesia bisa menjadi anggota tetap FATF. Menurutnya, untuk menjadi anggota tetap bukan suatu hal yang mudah.

BACA JUGA:
Tim Cook Pertimbangkan Permintaan Jokowi soal Investasi Apple di Indonesia

&quot;Karena ini merupakan pengakuan dunia internasional atas efektivitas regulasi kita atas efektivitas koordinasi kita atas efektivitas dilapangan terhadap anti pencucian uang dan juga pendanaan terorisme,&quot; kata Jokowi.

Jokowi pun berharap keanggotaan penuh tersebut menjadi momentum yang baik untuk terus menguatkan komitmen pencegahan dan pemberantasan TPPU. Sehingga, katanya, kredibilitas ekonomi Indonesia menjadi meningkat.

&quot;Kemudian juga persepsi mengenai sistem keuangan kita juga semakin baik semakin positif ini penting sekali. Dan akhirnya ini akan mendorong berbondong-bondongnya investasi untuk masuk ke negara kita Indonesia,&quot; ungkapnya.

Perlu diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menjadi anggota penuh Financial Action Task Force (FATF) ke-40. Status keanggotaan tersebut telah diputuskan oleh pihak FATF pada 27 Oktober 2023 lalu di Paris, Perancis.

&amp;ldquo;Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah kabar baik bahwa dari hasil perundingan di Paris akhir Oktober kemarin alhamdulillah Indonesia diterima secara aklamasi sebagai anggota tetap ke-40 Financial Action Task Force (FATF),&amp;rdquo; ucap Jokowi pada Senin, 6 November 2023.

</content:encoded></item></channel></rss>
