<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko PMK: Pembangunan Buffer Zone Km 97 Dipercepat untuk Urai Macet Tol Jakarta-Merak</title><description>Muhadjir meminta dukungan pembangunan buffer zone KM 97 dipercepat untuk mengurai kemacetan di Tol Jakarta-Merak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak"/><item><title>Menko PMK: Pembangunan Buffer Zone Km 97 Dipercepat untuk Urai Macet Tol Jakarta-Merak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak-aVzUg1CcHY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/337/2997165/menko-pmk-pembangunan-buffer-zone-km-97-dipercepat-untuk-urai-macet-tol-jakarta-merak-aVzUg1CcHY.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin panggil Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Pada kesempatan itu, Muhadjir meminta dukungan pembangunan buffer zone KM 97 dipercepat untuk mengurai kemacetan di Tol Jakarta-Merak.
&amp;ldquo;Saya memohon dukungan beliau untuk segera merealisasi KM 97 arah Jakarta Merak,&amp;rdquo; kata Muhadjir usai di Kediaman Resmi Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).
Muhadjir mengatakan jika buffer zone KM 97 arah Jakarta-Merak telah dibangun maka akan bisa mengurai kemacetan akibat kendaraan-kendaraan yang menyeberang ke Pelabuhan Merak. Pasalnya, dengan adanya buffer zone maka kendaraan sudah diskrining mulai dari cek tiket pemberangkatan.

BACA JUGA:
Evaluasi Mudik Lebaran 2024, Jokowi Perbaiki Skema Contraflow

&amp;ldquo;Tahun depan kalau itu sudah jadi itu bisa digunakan buffer zone untuk kendaraan-kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak itu sebelum menuju ke Pelabuhan sudah diskrining disitu, mulai di cek tiketnya sudah punya atau belum, apakah harus berangkat hari itu atau lewat atau sebelum waktunya berangkat kemudian juga disitu akan ditetapkan juga siapa yang berangkat duluan dan belakangan,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami

Muhadjir mengatakan, saat ini buffer zone yang ada masih sangat terbatas sehingga terjadi penumpukan kendaraan di Tol area parkir merak yang terbatas. &amp;ldquo;Sekarang ini belum ada buffer zone sehingga kita saksikan terjadi penumpukan kendaraan di tol termasuk area parkir Merak yang sangat terbatas itu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Dan itu mudah-mudahan kalau ini beliau nanti memberikan dukungan dan bisa direalisasi Insya Allah tahun depan sudah tidak ada lagi kendaraan yang ngantri sekitar 16 kilometer di Tol itu,&amp;rdquo; pungkasnya.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin panggil Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Pada kesempatan itu, Muhadjir meminta dukungan pembangunan buffer zone KM 97 dipercepat untuk mengurai kemacetan di Tol Jakarta-Merak.
&amp;ldquo;Saya memohon dukungan beliau untuk segera merealisasi KM 97 arah Jakarta Merak,&amp;rdquo; kata Muhadjir usai di Kediaman Resmi Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).
Muhadjir mengatakan jika buffer zone KM 97 arah Jakarta-Merak telah dibangun maka akan bisa mengurai kemacetan akibat kendaraan-kendaraan yang menyeberang ke Pelabuhan Merak. Pasalnya, dengan adanya buffer zone maka kendaraan sudah diskrining mulai dari cek tiket pemberangkatan.

BACA JUGA:
Evaluasi Mudik Lebaran 2024, Jokowi Perbaiki Skema Contraflow

&amp;ldquo;Tahun depan kalau itu sudah jadi itu bisa digunakan buffer zone untuk kendaraan-kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak itu sebelum menuju ke Pelabuhan sudah diskrining disitu, mulai di cek tiketnya sudah punya atau belum, apakah harus berangkat hari itu atau lewat atau sebelum waktunya berangkat kemudian juga disitu akan ditetapkan juga siapa yang berangkat duluan dan belakangan,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami

Muhadjir mengatakan, saat ini buffer zone yang ada masih sangat terbatas sehingga terjadi penumpukan kendaraan di Tol area parkir merak yang terbatas. &amp;ldquo;Sekarang ini belum ada buffer zone sehingga kita saksikan terjadi penumpukan kendaraan di tol termasuk area parkir Merak yang sangat terbatas itu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Dan itu mudah-mudahan kalau ini beliau nanti memberikan dukungan dan bisa direalisasi Insya Allah tahun depan sudah tidak ada lagi kendaraan yang ngantri sekitar 16 kilometer di Tol itu,&amp;rdquo; pungkasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
