<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biadab! Gadis Disabilitas Diperkosa Tetangga hingga Hamil, Sempat Dinikahi Satu Hari</title><description>Ahmad Subhan pendamping rehabilitasi sosial Kabupaten Pandeglang saat mendatangi Mapolres Pandeglang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari"/><item><title>Biadab! Gadis Disabilitas Diperkosa Tetangga hingga Hamil, Sempat Dinikahi Satu Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari-JenELFi9YR.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gadis Disabilitas Diperkosa/ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/340/2996983/biadab-gadis-disabilitas-diperkosa-tetangga-hingga-hamil-sempat-dinikahi-satu-hari-JenELFi9YR.jpeg</image><title>Gadis Disabilitas Diperkosa/ilustrasi</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM5NS81L3g4cm80eW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PANDEGLANG- SH (24), warga Kecamatan Kroncong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten diduga diperkosa tetangganya sendirian. Alhasil, korban kini hamil dengan usia kandungan 6 bulan.
Ahmad Subhan pendamping rehabilitasi sosial Kabupaten Pandeglang saat mendatangi Mapolres Pandeglang mengatakan SH diduga dicabuli oleh tetangganya sendirian berinisial YI.

BACA JUGA:
6 Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Ditangkap, 4 Lainnya Masih Diburu Polisi

Perbuatan kejinya itu, lanjut Subhan diduga dilakukan semenjak 11 bulan lalu atau tepatnya pada tahun 2023.
&quot;Mendampingi beberapa kasus yang dilaporkan, salah satunya adalah keluarga korban yang disabilitas (autis),&quot;kata Subhan, Rabu (17/4/1024).

BACA JUGA:
Ambil Barang Bukti Korban Pemerkosaan, RPA Perindo: Semuanya dalam Keadaan Baik

Kata Subhan, korban dengan terduga pelaku sempat melangsungkan pernikahan selama 1 hari. Namun, dia menduga hal itu dilakukan lantaran korban telah hamil duluan.
&quot;Pelakunya adalah tetangga korban. Dan si pelaku ini memang sempat dinikahkan satu hari,&quot; katanya.
&quot;Akhirnya didampingi juga oleh UPTD PPA. Dan sempat dilakukan visum, per hari ini, dan mudah-mudahan kita mengetahui kondisi selanjutnya kepada korban ini,&quot;tambah Subhan.Subhan menjelaskan, kalau pihaknya memberikan pendampingan lebih kepada pemulihannya. Sedangkan terkait hukumnya koordinasi dengan penyidik Polres Pandeglang.

&quot;Kalau saya dari Pendamping Rehabilitasi Sosial akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial juga karena penanganan autis ini kan lebih spesialis,&quot; katanya.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Iptu Akbar membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan terhadap gadis disabilitas yang mengakibatkan hamil berusia kandungan 6 bulan.

&quot;Lapdunya sudah masuk ke Polres nanti kita tindak lanjuti,&quot;tutup Akbar

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yMi8xLzE3NjM5NS81L3g4cm80eW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PANDEGLANG- SH (24), warga Kecamatan Kroncong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten diduga diperkosa tetangganya sendirian. Alhasil, korban kini hamil dengan usia kandungan 6 bulan.
Ahmad Subhan pendamping rehabilitasi sosial Kabupaten Pandeglang saat mendatangi Mapolres Pandeglang mengatakan SH diduga dicabuli oleh tetangganya sendirian berinisial YI.

BACA JUGA:
6 Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Ditangkap, 4 Lainnya Masih Diburu Polisi

Perbuatan kejinya itu, lanjut Subhan diduga dilakukan semenjak 11 bulan lalu atau tepatnya pada tahun 2023.
&quot;Mendampingi beberapa kasus yang dilaporkan, salah satunya adalah keluarga korban yang disabilitas (autis),&quot;kata Subhan, Rabu (17/4/1024).

BACA JUGA:
Ambil Barang Bukti Korban Pemerkosaan, RPA Perindo: Semuanya dalam Keadaan Baik

Kata Subhan, korban dengan terduga pelaku sempat melangsungkan pernikahan selama 1 hari. Namun, dia menduga hal itu dilakukan lantaran korban telah hamil duluan.
&quot;Pelakunya adalah tetangga korban. Dan si pelaku ini memang sempat dinikahkan satu hari,&quot; katanya.
&quot;Akhirnya didampingi juga oleh UPTD PPA. Dan sempat dilakukan visum, per hari ini, dan mudah-mudahan kita mengetahui kondisi selanjutnya kepada korban ini,&quot;tambah Subhan.Subhan menjelaskan, kalau pihaknya memberikan pendampingan lebih kepada pemulihannya. Sedangkan terkait hukumnya koordinasi dengan penyidik Polres Pandeglang.

&quot;Kalau saya dari Pendamping Rehabilitasi Sosial akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial juga karena penanganan autis ini kan lebih spesialis,&quot; katanya.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Iptu Akbar membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan terhadap gadis disabilitas yang mengakibatkan hamil berusia kandungan 6 bulan.

&quot;Lapdunya sudah masuk ke Polres nanti kita tindak lanjuti,&quot;tutup Akbar

</content:encoded></item></channel></rss>
