<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Panas, Ular Sanca Nangkring di Atap Warung Makan</title><description>Ular tersebut terpaksa diamankan karena dianggap membahayakan warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan"/><item><title>Cuaca Panas, Ular Sanca Nangkring di Atap Warung Makan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan-eULkAqHr0Z.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/510/2996969/cuaca-panas-ular-sanca-nangkring-di-atap-warung-makan-eULkAqHr0Z.JPG</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter ditangkap Petugas dari Damkarmat BPBD Bantul di sebuah warung makan di Jalan Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Rabu (17/04/2024). Ular tersebut terpaksa diamankan karena dianggap membahayakan warga.

Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan, pada Rabu pagi, pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Ibnu Aziz. Kala itu, ia mendengar suara khas ular dari kamar mandi.

&amp;ldquo;Setelah dicek ternyata ada ular sanca yang berukuran besar. Diduga muncul dari lubang saluran air pembangunan yang terhubung ke selokan,&amp;rdquo; kata Irawan.


BACA JUGA:
Lagi Beristirahat, Pengunjung Tertimpa Dahan Pohon di Ragunan


Atas kejadian itu, Ibnu Azis pun melaporkan kejadian itu ke Damkarmat BPBD Bantul. Petugas yang mendapatkan laporan langsung bergerak dan mengevakuasi ular tersebut.

&quot;Empat petugas bergerak dan berhasil mengamankan ular tersebut,&quot; papar Irawan.

Irawan memperkirakan faktor cuaca memengaruhi munculnya ular sanca tersebut. Selain itu, ular sanca tersebut diduga lapar dan hendak mencari mangsa hingga area perumahan.
&amp;ldquo;Untuk penyebab bisa jadi karena cuaca yang lembab panas dan juga mencari mangsa,&amp;rdquo; kata Irawan.



Adapun, Irawan mengatakan setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Damkarmat Bantul untuk dilepas liarkan kembali di habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga.



Lebih lanjut, Irawan mengungkapkan, selama Maret 2024, pihaknya juga telah mengamankan ular di 33 titik. Selain itu, ada penanganan sarang tawon di 83 titik, penyelamatan kucing di 6 titik dan biawak di 13 titik.

</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter ditangkap Petugas dari Damkarmat BPBD Bantul di sebuah warung makan di Jalan Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Rabu (17/04/2024). Ular tersebut terpaksa diamankan karena dianggap membahayakan warga.

Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan, pada Rabu pagi, pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Ibnu Aziz. Kala itu, ia mendengar suara khas ular dari kamar mandi.

&amp;ldquo;Setelah dicek ternyata ada ular sanca yang berukuran besar. Diduga muncul dari lubang saluran air pembangunan yang terhubung ke selokan,&amp;rdquo; kata Irawan.


BACA JUGA:
Lagi Beristirahat, Pengunjung Tertimpa Dahan Pohon di Ragunan


Atas kejadian itu, Ibnu Azis pun melaporkan kejadian itu ke Damkarmat BPBD Bantul. Petugas yang mendapatkan laporan langsung bergerak dan mengevakuasi ular tersebut.

&quot;Empat petugas bergerak dan berhasil mengamankan ular tersebut,&quot; papar Irawan.

Irawan memperkirakan faktor cuaca memengaruhi munculnya ular sanca tersebut. Selain itu, ular sanca tersebut diduga lapar dan hendak mencari mangsa hingga area perumahan.
&amp;ldquo;Untuk penyebab bisa jadi karena cuaca yang lembab panas dan juga mencari mangsa,&amp;rdquo; kata Irawan.



Adapun, Irawan mengatakan setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Damkarmat Bantul untuk dilepas liarkan kembali di habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga.



Lebih lanjut, Irawan mengungkapkan, selama Maret 2024, pihaknya juga telah mengamankan ular di 33 titik. Selain itu, ada penanganan sarang tawon di 83 titik, penyelamatan kucing di 6 titik dan biawak di 13 titik.

</content:encoded></item></channel></rss>
