<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pendeta Gilbert Dipolisikan Diduga Penistaan Agama, Ini Tanggapan Ketum PBNU   </title><description>KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, tak mau ikut campur soal permasalahan Laporan Pendeta Gilbert Lumoindong ke Polda Metro Jaya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu"/><item><title> Pendeta Gilbert Dipolisikan Diduga Penistaan Agama, Ini Tanggapan Ketum PBNU   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu</guid><pubDate>Kamis 18 April 2024 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu-sUtZOiriVO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU, Gus Yahya (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/18/337/2997497/pendeta-gilbert-dipolisikan-diduga-penistaan-agama-ini-tanggapan-ketum-pbnu-sUtZOiriVO.jpg</image><title>Ketum PBNU, Gus Yahya (foto: dok MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, tak mau ikut campur soal permasalahan Laporan Pendeta Gilbert Lumoindong ke Polda Metro Jaya. Pendeta Gilbert dilaporkan terkait ceramahnya soal zakat dan salat.

&quot;Silahkan saja kalau ada yang mau lapor, lapor. Silahkan diselesaikan sebagaimana mestinya, kita sih enggak mau ikut campur ya,&quot; ujar Yahya di kantor PBNU Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).

BACA JUGA:
 7 Fakta Pendeta Gilbert Dipolisikan Gegara Video Soal Zakat hingga Bikin JK Kecewa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia juga menyebut, pihaknya tidak dalam hal menangani urusan  tersebut, &quot;Ya itu tadi, ya itu urusan beliau sendiri. Silahkan diselesaikan sendiri, kita enggak ada concern,&quot; sambungnya.

Atas peristiwa itu dia meminta agar masyarakat tidak larut dalam emosi yang justru dapat memperkeruh suasana.

&quot;Ya masyarakat lebih rasional dalam menanggapi semua masalah ya, enggak perlu terpancing kepada hal yang enggak ada gunanya begitu,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pendeta Gilbert Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Buntut Viral Video Zakat
Untuk diketahui, ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong viral di media sosial karena membandingkan zakat antara umat Islam dengan Kristen. Dari video yang beredar di media sosial, Pendeta Gilbert menyebut umat Islam karena hanya membayar zakat 2,5%, sedangkan umat Kristen biasa bersedekah 10%.



&quot;Saya Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang, lu 2,5%, gua 10%,&quot; ujar Pendeta Gilbert.



Kemudian ia melanjutkan ceramahnya bahwa umat Kristiani sudah disucikan oleh darah Yesus. &quot;Bukan berarti gua jorok, disucikan oleh darah Yesus,&quot; katanya.



Karena sudah bersedekah 10%, umat Kristiani tak perlu repot, ibadah hanya bernyanyi. Sementara umat Islam harus melaksanakan salat yang gerakannya cukup berat, karena harus melipat kaki saat atahiyat akhir.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, tak mau ikut campur soal permasalahan Laporan Pendeta Gilbert Lumoindong ke Polda Metro Jaya. Pendeta Gilbert dilaporkan terkait ceramahnya soal zakat dan salat.

&quot;Silahkan saja kalau ada yang mau lapor, lapor. Silahkan diselesaikan sebagaimana mestinya, kita sih enggak mau ikut campur ya,&quot; ujar Yahya di kantor PBNU Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).

BACA JUGA:
 7 Fakta Pendeta Gilbert Dipolisikan Gegara Video Soal Zakat hingga Bikin JK Kecewa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia juga menyebut, pihaknya tidak dalam hal menangani urusan  tersebut, &quot;Ya itu tadi, ya itu urusan beliau sendiri. Silahkan diselesaikan sendiri, kita enggak ada concern,&quot; sambungnya.

Atas peristiwa itu dia meminta agar masyarakat tidak larut dalam emosi yang justru dapat memperkeruh suasana.

&quot;Ya masyarakat lebih rasional dalam menanggapi semua masalah ya, enggak perlu terpancing kepada hal yang enggak ada gunanya begitu,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pendeta Gilbert Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Buntut Viral Video Zakat
Untuk diketahui, ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong viral di media sosial karena membandingkan zakat antara umat Islam dengan Kristen. Dari video yang beredar di media sosial, Pendeta Gilbert menyebut umat Islam karena hanya membayar zakat 2,5%, sedangkan umat Kristen biasa bersedekah 10%.



&quot;Saya Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang, lu 2,5%, gua 10%,&quot; ujar Pendeta Gilbert.



Kemudian ia melanjutkan ceramahnya bahwa umat Kristiani sudah disucikan oleh darah Yesus. &quot;Bukan berarti gua jorok, disucikan oleh darah Yesus,&quot; katanya.



Karena sudah bersedekah 10%, umat Kristiani tak perlu repot, ibadah hanya bernyanyi. Sementara umat Islam harus melaksanakan salat yang gerakannya cukup berat, karena harus melipat kaki saat atahiyat akhir.

</content:encoded></item></channel></rss>
