<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dalami Kasus Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert</title><description>Kasus tersebut telah dilaporkan Farhat Abbas di SPKT Polda Metro Jaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert"/><item><title>Polisi Dalami Kasus Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert</guid><pubDate>Kamis 18 April 2024 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert-Q9JqNy9XqB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendeta Gilbert Lumoindong (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/18/338/2997592/polisi-dalami-kasus-dugaan-penistaan-agama-pendeta-gilbert-Q9JqNy9XqB.jpg</image><title>Pendeta Gilbert Lumoindong (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNS8xLzE3OTY0MS81L3g4d3U5cW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya tengah mendalami kasus kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong. Polisi melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mendalami barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, kasus tersebut telah dilaporkan Farhat Abbas di SPKT Polda Metro Jaya.

&quot;Untuk masalah laporan yang kami terima kemarin di SPKT. Saat ini, tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi untuk dilakukan pendalaman. Jadi kami mohon waktu dulu untuk dilakukan pendalaman,&quot; kata Wira di Polda Metro Jaya, Kamis (18/4/2024).

BACA JUGA:
Intelijen Perempuan Indonesia Lebih Miliki Daya Tarik Dibandingkan Pria


Hingga saat ini, penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi terlpor. Penyidik tengah melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan pendalaman barang bukti.

&quot;Untuk terlapor belum, untuk sementara kami harus melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi termasuk pendalaman barang bukti yang beredar di media maupun melakukan pengecekan terhadap tempat ibadah,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Karyawan Terjerat Narkoba, Lion Air: Siapa pun Terlibat Tidak Ada Ampun!


Diketahui, viral di media sosial di mana Pendeta Gilbert Lumoindong yang membuat gaduh soal ceramahnya yang mambandingkan zakat antara umat Islam dengan Kristen yang dianggap keliru.

Dari video yang beredar di media sosial, pernyataan Pendeta Gilbert itu dianggap menghina agama Islam karena hanya membayar zakat 2,5 persen saja.

Dalam video itu ia terkesan menyombongkan diri karena umat Kristen biasa bersedekah 10 persen. Dalam pernyataannya, menurut Gilbert, hal tersebut diutarakannya ketika menyinggung ibadah sholat umat Islam yang harus bersuci dulu.



&quot;Saya Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang, lu 2,5 persen gua 10 persen,&quot; ujar Pendeta Gilbert.

BACA JUGA:
 Pendeta Gilbert Dipolisikan Diduga Penistaan Agama, Ini Tanggapan Ketum PBNU&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Kemudian, ia melanjutkan ceramahnya bahwa umat Kristiani sudah disucikan oleh darah Yesus. &quot;Bukan berarti gua jorok, disucikan oleh darah Yesus,&quot; katanya.



Gilbert membandingkan dengan sedekah 10 persen, umat Kristiani tak perlu repot ibadah hanya bernyanyi sementara umat ibadah sholat umat Islam cukup berat, karena harus melipat kaki saat atahiyat akhir.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNS8xLzE3OTY0MS81L3g4d3U5cW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya tengah mendalami kasus kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong. Polisi melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mendalami barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, kasus tersebut telah dilaporkan Farhat Abbas di SPKT Polda Metro Jaya.

&quot;Untuk masalah laporan yang kami terima kemarin di SPKT. Saat ini, tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi untuk dilakukan pendalaman. Jadi kami mohon waktu dulu untuk dilakukan pendalaman,&quot; kata Wira di Polda Metro Jaya, Kamis (18/4/2024).

BACA JUGA:
Intelijen Perempuan Indonesia Lebih Miliki Daya Tarik Dibandingkan Pria


Hingga saat ini, penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi terlpor. Penyidik tengah melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan pendalaman barang bukti.

&quot;Untuk terlapor belum, untuk sementara kami harus melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi termasuk pendalaman barang bukti yang beredar di media maupun melakukan pengecekan terhadap tempat ibadah,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Karyawan Terjerat Narkoba, Lion Air: Siapa pun Terlibat Tidak Ada Ampun!


Diketahui, viral di media sosial di mana Pendeta Gilbert Lumoindong yang membuat gaduh soal ceramahnya yang mambandingkan zakat antara umat Islam dengan Kristen yang dianggap keliru.

Dari video yang beredar di media sosial, pernyataan Pendeta Gilbert itu dianggap menghina agama Islam karena hanya membayar zakat 2,5 persen saja.

Dalam video itu ia terkesan menyombongkan diri karena umat Kristen biasa bersedekah 10 persen. Dalam pernyataannya, menurut Gilbert, hal tersebut diutarakannya ketika menyinggung ibadah sholat umat Islam yang harus bersuci dulu.



&quot;Saya Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang, lu 2,5 persen gua 10 persen,&quot; ujar Pendeta Gilbert.

BACA JUGA:
 Pendeta Gilbert Dipolisikan Diduga Penistaan Agama, Ini Tanggapan Ketum PBNU&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Kemudian, ia melanjutkan ceramahnya bahwa umat Kristiani sudah disucikan oleh darah Yesus. &quot;Bukan berarti gua jorok, disucikan oleh darah Yesus,&quot; katanya.



Gilbert membandingkan dengan sedekah 10 persen, umat Kristiani tak perlu repot ibadah hanya bernyanyi sementara umat ibadah sholat umat Islam cukup berat, karena harus melipat kaki saat atahiyat akhir.</content:encoded></item></channel></rss>
