<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejagung Periksa 4 Saksi dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Api Medan   </title><description>Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat saksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan"/><item><title>Kejagung Periksa 4 Saksi dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Api Medan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan</guid><pubDate>Jum'at 19 April 2024 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan-c6qZlz7Cu9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/19/337/2997826/kejagung-periksa-4-saksi-dalam-perkara-dugaan-korupsi-pembangunan-jalur-kereta-api-medan-c6qZlz7Cu9.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat saksi, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2017 - 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana mengungkap, keempat saksi itu ialah MSA selaku Komisaris PT Nusantara Lima.

&quot;Kemudian yang kedua DTI selaku Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2023, lalu ZMR selaku Direktur Prasarana Perkeretaapian periode November 2017 sampai Januari 2019,&quot; kata Ketut, dikutip Jumat (19/4/2024).

BACA JUGA:
Kejagung Dinilai Bikin Terobosan dalam Penanganan Kasus Korupsi

Sedangkan, saksi keempat adalah ZUL selaku Direktur Prasarana Perkeretaapian periode Mei hingga November 2017.

Ketut menjelaskan, keempat saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan tujuh tersangka, yakni  NSS, AGP, AAS, HH, RMY, AG dan Tersangka FG.

&quot;Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Kejagung Sita Uang Rp76 Miliar dan Emas 1 Kg dari Rumah Harvey Moeis, Ini Faktanya
</description><content:encoded>

JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat saksi, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2017 - 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana mengungkap, keempat saksi itu ialah MSA selaku Komisaris PT Nusantara Lima.

&quot;Kemudian yang kedua DTI selaku Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2023, lalu ZMR selaku Direktur Prasarana Perkeretaapian periode November 2017 sampai Januari 2019,&quot; kata Ketut, dikutip Jumat (19/4/2024).

BACA JUGA:
Kejagung Dinilai Bikin Terobosan dalam Penanganan Kasus Korupsi

Sedangkan, saksi keempat adalah ZUL selaku Direktur Prasarana Perkeretaapian periode Mei hingga November 2017.

Ketut menjelaskan, keempat saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan tujuh tersangka, yakni  NSS, AGP, AAS, HH, RMY, AG dan Tersangka FG.

&quot;Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Kejagung Sita Uang Rp76 Miliar dan Emas 1 Kg dari Rumah Harvey Moeis, Ini Faktanya
</content:encoded></item></channel></rss>
