<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentolan OPM Sebby Sambom Sebut Paniai Jadi Zona Perang, Ini Faktanya!</title><description>Saat ini TNI dan Polri sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku OPM yang melakukan penembakan tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya"/><item><title>Pentolan OPM Sebby Sambom Sebut Paniai Jadi Zona Perang, Ini Faktanya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya</guid><pubDate>Jum'at 19 April 2024 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Farhan Muhammad Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya-fZyOks8tQp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan TNI di Hutan/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/19/337/2998051/pentolan-opm-sebby-sambom-sebut-paniai-jadi-zona-perang-ini-faktanya-fZyOks8tQp.jpg</image><title>Pasukan TNI di Hutan/Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTU1MC81L3g4d3BxdHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengumumkan wilayah Meepago, Paniai, Papua Tengah sebagai zona perang dengan TNI-Polri.
Pengumuman itu setelah peristiwa pembunuhan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap Danramil Aradide letnan Dua (Letda) Oktavianus Sogalrey, pada Rabu, 10 April 2024.
&quot;Markas Pusat TPNPB-OPM telah menerima laporan langsung dari Brigadir Jenderal Matius Gobai, Panglima TPNPB-OPM Kodap XIII Paniai Kegepa Nipouda bahwa wilayah Paniai adalah wilayah perang dengan TNI dan Polri,&quot; ujar Juru Bicara TPNPB &amp;ndash; OPM Sebby Sambon.

BACA JUGA:
Pangkat Terakhir Danramil Aradide yang Tewas Ditembak OPM Papua

&quot;Dan Brigjen Matius Gobay menegaskan bahwa TPNPB-OPM XIII Paniai Kegepa Nipouda sudah menyiapkan diri untuk menjemput serangan balasan yang dilancakan oleh TNI dan Polri,&quot; begitu lanjut Sebby.
Kelompok teroris tersebut kata dia  mengakui adanya penyerangan terhadap Letda Oktavianus Sogalrey  saat melintas di Jalan Trans Paniai-Intan Jaya.

BACA JUGA:
TNI: Danramil Aradide Dibunuh OPM Secara keji Tanpa Pedulikan HAM!

Aksi penembakan tersebut dilakukan atas dasar balas dendam terhadap kematian Abubakar Kagoya, pemimpin OPM di tembagapura, Intan Jaya dalam kontak tembak dengan satgas gabungan TNI pada Kamis (4/4).
Jenazah Letda Oktavianus Sugalrey sendiri dievakuasi sehari Setelah kejadian penembakan ke RSUD Paniai di Madi, dan diteruskan ke Deiyai, untuk pemakaman di Nabire.
Namun apa yang diutarakan pentolan OPM Sebby Sambom tersebut hanya propaganda. Faktanya, wilayah Meepago, Paniai, Papua Tengah damai dan tentram.Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kasuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha gumilar menyebut aksi OPM yang penyerangan dan penembakan yang akhirnya menyebabkan meninggalnya Komandan Rayon Militer (Danramil) 1703-04 Aradide Letda Inf Oktovianus Sogalrey merupakan pelanggaran HAM berat.
Menurutnya, aksi OPM tersebut telah merusak upaya untuk menciptakan perdamaian dan kedamaian serta percepatan pembangunan di Papua.
&quot;Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat,&quot; kata Nugraha dalam keterangan yang diterima di Jakarta.
Saat ini TNI dan Polri sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku OPM yang melakukan penembakan tersebut.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTU1MC81L3g4d3BxdHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengumumkan wilayah Meepago, Paniai, Papua Tengah sebagai zona perang dengan TNI-Polri.
Pengumuman itu setelah peristiwa pembunuhan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap Danramil Aradide letnan Dua (Letda) Oktavianus Sogalrey, pada Rabu, 10 April 2024.
&quot;Markas Pusat TPNPB-OPM telah menerima laporan langsung dari Brigadir Jenderal Matius Gobai, Panglima TPNPB-OPM Kodap XIII Paniai Kegepa Nipouda bahwa wilayah Paniai adalah wilayah perang dengan TNI dan Polri,&quot; ujar Juru Bicara TPNPB &amp;ndash; OPM Sebby Sambon.

BACA JUGA:
Pangkat Terakhir Danramil Aradide yang Tewas Ditembak OPM Papua

&quot;Dan Brigjen Matius Gobay menegaskan bahwa TPNPB-OPM XIII Paniai Kegepa Nipouda sudah menyiapkan diri untuk menjemput serangan balasan yang dilancakan oleh TNI dan Polri,&quot; begitu lanjut Sebby.
Kelompok teroris tersebut kata dia  mengakui adanya penyerangan terhadap Letda Oktavianus Sogalrey  saat melintas di Jalan Trans Paniai-Intan Jaya.

BACA JUGA:
TNI: Danramil Aradide Dibunuh OPM Secara keji Tanpa Pedulikan HAM!

Aksi penembakan tersebut dilakukan atas dasar balas dendam terhadap kematian Abubakar Kagoya, pemimpin OPM di tembagapura, Intan Jaya dalam kontak tembak dengan satgas gabungan TNI pada Kamis (4/4).
Jenazah Letda Oktavianus Sugalrey sendiri dievakuasi sehari Setelah kejadian penembakan ke RSUD Paniai di Madi, dan diteruskan ke Deiyai, untuk pemakaman di Nabire.
Namun apa yang diutarakan pentolan OPM Sebby Sambom tersebut hanya propaganda. Faktanya, wilayah Meepago, Paniai, Papua Tengah damai dan tentram.Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kasuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha gumilar menyebut aksi OPM yang penyerangan dan penembakan yang akhirnya menyebabkan meninggalnya Komandan Rayon Militer (Danramil) 1703-04 Aradide Letda Inf Oktovianus Sogalrey merupakan pelanggaran HAM berat.
Menurutnya, aksi OPM tersebut telah merusak upaya untuk menciptakan perdamaian dan kedamaian serta percepatan pembangunan di Papua.
&quot;Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat,&quot; kata Nugraha dalam keterangan yang diterima di Jakarta.
Saat ini TNI dan Polri sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku OPM yang melakukan penembakan tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
