<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi dan KontraS Aksi Bela Palestina Sampaikan 3 Tuntutan</title><description>Perwakilan Koalisi Musisi, Eka Annash mengatakan, pihaknya menuntut tiga poin utama dalam aksi tersebut, pertama ialah gencatan senjata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan"/><item><title>Demo Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi dan KontraS Aksi Bela Palestina Sampaikan 3 Tuntutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan</guid><pubDate>Jum'at 19 April 2024 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan-X6vbMVQXwZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demonstrasi di depan Kedubes AS (Foto: Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/19/338/2998155/demo-depan-kedubes-as-koalisi-musisi-dan-kontras-aksi-bela-palestina-sampaikan-3-tuntutan-X6vbMVQXwZ.jpg</image><title>Demonstrasi di depan Kedubes AS (Foto: Riana Rizkia)</title></images><description>JAKARTA - Koalisi Musisi bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar aksi massa bela Palestina selama hampir empat jam, Jumat (19/4/2024).

Perwakilan Koalisi Musisi, Eka Annash mengatakan, pihaknya menuntut tiga poin utama dalam aksi tersebut, pertama ialah gencatan senjata.

&quot;Segera menghormati dan mematuhi segala resolusi untuk genjatan senjata agar dapat segera mengadili genosida dan menyelesaikan penderitaan yang dirasakan oleh warga Palestina dan meminimalisir risiko terjadinya eskalasi konflik menuntun pada perang dunia ketiga,&quot; kata Eka saat ditemui usai aksi.

BACA JUGA:
Temui Prabowo di Kemenhan, Tony Blair Ucapkan Selamat Atas Pilpres 2024


Kedua, kata Eka, bertanggung jawab sesuai dengan Konvensi Antigenosida internasional dan Konvensi Jenewa terkait dengan korban jiwa masyarakat sipil.

&quot;Sebanyak lebih dari 33 ribu korban jiwa dan still counting masih berjalan dengan mayoritas anak dan perempuan selama 6 bulan terakhir,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Menyelinap Masuk Rumah Orang, Mama Muda Gondol Rp100 Juta Tanpa Tinggalkan Sidik Jari


Kemudian, yang ketiga adalah bertanggung jawab atas jejak residu perang yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, krisis iklim dan mengakibatkan ancaman keberlangsungan hidup warga Palestina dan dunia pasca konflik untuk generasi mendatang.

&quot;Demikian tuntutan yang kita tujukan ke Amerika Serikat, negara salah satu negara partikel paling penting dan juga Israel dan juga kroni-kroninya negara-negara adil yang lainnya,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Koalisi Musisi bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar aksi massa bela Palestina selama hampir empat jam, Jumat (19/4/2024).

Perwakilan Koalisi Musisi, Eka Annash mengatakan, pihaknya menuntut tiga poin utama dalam aksi tersebut, pertama ialah gencatan senjata.

&quot;Segera menghormati dan mematuhi segala resolusi untuk genjatan senjata agar dapat segera mengadili genosida dan menyelesaikan penderitaan yang dirasakan oleh warga Palestina dan meminimalisir risiko terjadinya eskalasi konflik menuntun pada perang dunia ketiga,&quot; kata Eka saat ditemui usai aksi.

BACA JUGA:
Temui Prabowo di Kemenhan, Tony Blair Ucapkan Selamat Atas Pilpres 2024


Kedua, kata Eka, bertanggung jawab sesuai dengan Konvensi Antigenosida internasional dan Konvensi Jenewa terkait dengan korban jiwa masyarakat sipil.

&quot;Sebanyak lebih dari 33 ribu korban jiwa dan still counting masih berjalan dengan mayoritas anak dan perempuan selama 6 bulan terakhir,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Menyelinap Masuk Rumah Orang, Mama Muda Gondol Rp100 Juta Tanpa Tinggalkan Sidik Jari


Kemudian, yang ketiga adalah bertanggung jawab atas jejak residu perang yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, krisis iklim dan mengakibatkan ancaman keberlangsungan hidup warga Palestina dan dunia pasca konflik untuk generasi mendatang.

&quot;Demikian tuntutan yang kita tujukan ke Amerika Serikat, negara salah satu negara partikel paling penting dan juga Israel dan juga kroni-kroninya negara-negara adil yang lainnya,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
