<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Puluhan Warga Lumajang Mengungsi   </title><description>Banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo meluap hingga merendam permukiman warga,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi"/><item><title>Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Puluhan Warga Lumajang Mengungsi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi</guid><pubDate>Jum'at 19 April 2024 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi-mLpAHWjpyZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/19/519/2997766/banjir-lahar-dingin-gunung-semeru-puluhan-warga-lumajang-mengungsi-mLpAHWjpyZ.jpg</image><title>Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru (foto: dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo meluap hingga merendam permukiman warga, Kamis 18 April 2024, sekira pukul 19.30 WIB.
Kepala Pusat dan dan Informasi BNPB, Abdul Muhari mengatakan, akibat peristiwa ini sejumlah warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur lakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman.
&quot;Luapan lahar dingin itu terjadi setelah hujan dengan itensitas sedang hingga tinggi melanda wilayah Gunung Semeru sejak sore hari,&quot; kata Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (19/4/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Meletus, Warga Diminta Hindari Sungai Besuk Kobokan dan Puncak

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang pada pukul 22.50 WIB, sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman.
Tiga jembatan dilaporkan rusak akibat terjangan lahar dingin ini, yaitu Jembatan penghubung Desa Gondoruso dan Desa Bades di Kecamatan Pasirian dan Jembatan di Dusun Sumberbulus Desa Oro-oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo serta Jembatan Jurangmangu di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko. Jalan Nasional Candipuro juga tergenang luapan lahar dingin.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan langsung menuju lokasi tersebut guna melakukan assessment dan melakukan percepatan penanganan banjir lahar dingin tersebut.

BACA JUGA:
Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Usai Lebaran
&quot;Selain itu pelayanan Kesehatan sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Lumajang menurunkan satu unit perahu guna mempercepat proses evakuasi. Hingga kini tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan monitoring,&quot; kata Aam.
Aam mengimbau kepada pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan melihat potensi curah hujan secara berkala dan memberikan informasi secara rutin bagi masyarakat yang berada di sekitar DAS Regoyo agar dapat meminimalisir dampak apabila banjir lahar dingin kembali terjadi.</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo meluap hingga merendam permukiman warga, Kamis 18 April 2024, sekira pukul 19.30 WIB.
Kepala Pusat dan dan Informasi BNPB, Abdul Muhari mengatakan, akibat peristiwa ini sejumlah warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur lakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman.
&quot;Luapan lahar dingin itu terjadi setelah hujan dengan itensitas sedang hingga tinggi melanda wilayah Gunung Semeru sejak sore hari,&quot; kata Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (19/4/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Meletus, Warga Diminta Hindari Sungai Besuk Kobokan dan Puncak

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang pada pukul 22.50 WIB, sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman.
Tiga jembatan dilaporkan rusak akibat terjangan lahar dingin ini, yaitu Jembatan penghubung Desa Gondoruso dan Desa Bades di Kecamatan Pasirian dan Jembatan di Dusun Sumberbulus Desa Oro-oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo serta Jembatan Jurangmangu di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko. Jalan Nasional Candipuro juga tergenang luapan lahar dingin.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan langsung menuju lokasi tersebut guna melakukan assessment dan melakukan percepatan penanganan banjir lahar dingin tersebut.

BACA JUGA:
Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Usai Lebaran
&quot;Selain itu pelayanan Kesehatan sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Lumajang menurunkan satu unit perahu guna mempercepat proses evakuasi. Hingga kini tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan monitoring,&quot; kata Aam.
Aam mengimbau kepada pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan melihat potensi curah hujan secara berkala dan memberikan informasi secara rutin bagi masyarakat yang berada di sekitar DAS Regoyo agar dapat meminimalisir dampak apabila banjir lahar dingin kembali terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
