<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Warga Cianjur Keracunan Massa, Ada yang Tak Sadarkan Diri   </title><description>Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat warga menghadiri acara syukuran pernikahan pada Kamis (18/4/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri"/><item><title>Puluhan Warga Cianjur Keracunan Massa, Ada yang Tak Sadarkan Diri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri</guid><pubDate>Jum'at 19 April 2024 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri-DSsIUTeRVl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keracunan massa di Cianjur. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/19/525/2998148/puluhan-warga-cianjur-keracunan-massa-ada-yang-tak-sadarkan-diri-DSsIUTeRVl.jpg</image><title>Keracunan massa di Cianjur. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNi8xLzE3ODgxMi81L3g4dnBmcnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CIANJUR - Puluhan warga di Kampung Citere, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, mengalami keracunan massal usai memakan hidangan katering, Jumat (19/4/2024).

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat warga menghadiri acara syukuran pernikahan pada Kamis (18/4/2024). Kapolsek Cibinong, AKP Badru Salam mengatakan, sebanyak 10 orang warga harus mendapatkan perawatan intensif di puskesmas setempat dan 43 orang warga lainnya mendapatkan penanganan di rumahnya masing-masing.

Puluhan warga itu mengeluhkan sakit perut, mual, diare dan muntah. Bahkan sebagian warga sampai tidak sadarkan diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Belasan Anak TPA Dilarikan Ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan Takjil&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Berdasarkan keterangan puluhan warga ini mengkonsumsi hidangan makanan katering di acara syukuran pernikahan salah satu warga, kemarin (Kamis). Sejak malam, hingga tadi siang (Jumat) mereka mengeluhkan gejala keracunan,&quot; tuturnya kepada wartawan Jumat (19/4/2024).

Badru mengungkapkan, jajarannya bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalapanunggal langsung mendatangi lokasi dan mengamankan sisa hidangan makanan katering yang di konsumsi warga.

&quot;Sisa hidangannya telah kita amankan dan dibawa ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Sedang Mudik Lebaran, Satu Keluarga Keracunan AC Mobil Sebabkan 1 Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Seorang warga, Agus (40) mengaku tidak ada yang aneh hidangan makanan katering yang disajikan tuan rumah.

&quot;Menutnya biasa saja, seperti semur kentang dan yang lainnya. Saat dimakan tidak kenapa-kenapa, tapi tadi pagi saat bangun tidur langsung mual, dan muntah disertai sakit ulu hati,&quot; katanya.Karena takut kondisinya terus memburuk, sambung Agus, dirinya memutuskan berobat ke puskesmas. Setibanya di puskesmas ternyata sudah banyak warga yang juga alami gejala keracunan yang didalamnya.



&quot;Katanya ada yang juga dari semalam, tapi beruntung tidak harus dirawat. Kalau yang lain ada yang dirawat dan diinfus di puskesmas,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNi8xLzE3ODgxMi81L3g4dnBmcnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CIANJUR - Puluhan warga di Kampung Citere, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, mengalami keracunan massal usai memakan hidangan katering, Jumat (19/4/2024).

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat warga menghadiri acara syukuran pernikahan pada Kamis (18/4/2024). Kapolsek Cibinong, AKP Badru Salam mengatakan, sebanyak 10 orang warga harus mendapatkan perawatan intensif di puskesmas setempat dan 43 orang warga lainnya mendapatkan penanganan di rumahnya masing-masing.

Puluhan warga itu mengeluhkan sakit perut, mual, diare dan muntah. Bahkan sebagian warga sampai tidak sadarkan diri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Belasan Anak TPA Dilarikan Ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan Takjil&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Berdasarkan keterangan puluhan warga ini mengkonsumsi hidangan makanan katering di acara syukuran pernikahan salah satu warga, kemarin (Kamis). Sejak malam, hingga tadi siang (Jumat) mereka mengeluhkan gejala keracunan,&quot; tuturnya kepada wartawan Jumat (19/4/2024).

Badru mengungkapkan, jajarannya bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalapanunggal langsung mendatangi lokasi dan mengamankan sisa hidangan makanan katering yang di konsumsi warga.

&quot;Sisa hidangannya telah kita amankan dan dibawa ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Sedang Mudik Lebaran, Satu Keluarga Keracunan AC Mobil Sebabkan 1 Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Seorang warga, Agus (40) mengaku tidak ada yang aneh hidangan makanan katering yang disajikan tuan rumah.

&quot;Menutnya biasa saja, seperti semur kentang dan yang lainnya. Saat dimakan tidak kenapa-kenapa, tapi tadi pagi saat bangun tidur langsung mual, dan muntah disertai sakit ulu hati,&quot; katanya.Karena takut kondisinya terus memburuk, sambung Agus, dirinya memutuskan berobat ke puskesmas. Setibanya di puskesmas ternyata sudah banyak warga yang juga alami gejala keracunan yang didalamnya.



&quot;Katanya ada yang juga dari semalam, tapi beruntung tidak harus dirawat. Kalau yang lain ada yang dirawat dan diinfus di puskesmas,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
