<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Unit Rumah Ludes Terbakar di Kolaka Timur</title><description>Kobaran api berasal dari ruang dapur korban dan menghanguskan seluruh isi bangunan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur"/><item><title>Dua Unit Rumah Ludes Terbakar di Kolaka Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur</guid><pubDate>Sabtu 20 April 2024 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Muh Rusli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur-GfNpkG30RG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua rumah alami kebakaran di Kolaka Utara. (Foto: Muh Rusli)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/20/340/2998309/dua-unit-rumah-ludes-terbakar-di-kolaka-timur-GfNpkG30RG.jpg</image><title>Dua rumah alami kebakaran di Kolaka Utara. (Foto: Muh Rusli)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMC8xLzE3OTgxMy81L3g4eDVmbHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOLAKA TIMUR - Dua unit rumah di Dusun I Desa Loka, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) ludes terbakar pada Jumat (19/4/2024), pukul 21.00 Wita. Kobaran api berasal dari ruang dapur korban dan menghanguskan seluruh isi bangunan.

PS Kasi Humas Polres Koltim, Iptu M.Rofii menjelaskan, rumah berbahan kayu yang terbakar merupakan milik seorang ibu bernama Naharia (88) dan anaknya, Ani (44). Api disaksikan Naharia berasal dari ruang dapur tempat tinggal putrinya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Kebakaran di Mampang, 7 Orang Tewas Terjebak di Lantai 2&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Ani sedang keluar ke rumah Kepala Dusun. Sementara Naharia lagi baringkan cucunya,&quot; ujarnya, Sabtu (20/4/2024).

Saat Naharia melihat kobaran api di rumah Ani, ia bergegas membangunkan cucunya dan membawa lari keluar sembari berteriak meminta tolong ke tetangga.

Warga yang berdatangan membantu berupaya memadamkan api menggunakan wadah seadanya. Sementara itu masyarakat lainnya bernama Idris berlari ke rumah kepala dusun mengabarkan kejadian tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Malam Ini, RS Polri Serahkan 5 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai Mampang ke Keluarga

Kata dia, petugas Dankar Koltim tiba di lokasi sekira pukul 21.15 Wita dan berhasil melakukan pemadaman pada pukul 22.00 Wita. Kobaran api yang cepat melahap rumah keduanya membuat rata dengan tanah.

Dikemukakan, pemilik rumah alami kerugian lebih dari Rp100.000.000. Adapun rincian harta benda yang hangus di antaranya dua rumah senilai Rp100.000.000, perabotan setotal Rp10.000.000, uang tunai Rp3.400.000, satu unit hanphone&amp;nbsp; seharga Rp1.500.000, dua kipas angin dan surat-surat penting lainnya.



&quot;Tidak korban jiwa. Penyebab kebakaran masih diselidiki,&quot; tutupnya.



Sementara itu, Sekertaris Desa Loka, Patmawati mengatakan kedua korban kebakaran saat ini terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya, masih di desa setempat. Harta benda korban ludes di lalap api dan butuh sentuhan kaum dermawan guna meringankan bebannya.







</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMC8xLzE3OTgxMy81L3g4eDVmbHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOLAKA TIMUR - Dua unit rumah di Dusun I Desa Loka, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) ludes terbakar pada Jumat (19/4/2024), pukul 21.00 Wita. Kobaran api berasal dari ruang dapur korban dan menghanguskan seluruh isi bangunan.

PS Kasi Humas Polres Koltim, Iptu M.Rofii menjelaskan, rumah berbahan kayu yang terbakar merupakan milik seorang ibu bernama Naharia (88) dan anaknya, Ani (44). Api disaksikan Naharia berasal dari ruang dapur tempat tinggal putrinya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Kebakaran di Mampang, 7 Orang Tewas Terjebak di Lantai 2&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Ani sedang keluar ke rumah Kepala Dusun. Sementara Naharia lagi baringkan cucunya,&quot; ujarnya, Sabtu (20/4/2024).

Saat Naharia melihat kobaran api di rumah Ani, ia bergegas membangunkan cucunya dan membawa lari keluar sembari berteriak meminta tolong ke tetangga.

Warga yang berdatangan membantu berupaya memadamkan api menggunakan wadah seadanya. Sementara itu masyarakat lainnya bernama Idris berlari ke rumah kepala dusun mengabarkan kejadian tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Malam Ini, RS Polri Serahkan 5 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai Mampang ke Keluarga

Kata dia, petugas Dankar Koltim tiba di lokasi sekira pukul 21.15 Wita dan berhasil melakukan pemadaman pada pukul 22.00 Wita. Kobaran api yang cepat melahap rumah keduanya membuat rata dengan tanah.

Dikemukakan, pemilik rumah alami kerugian lebih dari Rp100.000.000. Adapun rincian harta benda yang hangus di antaranya dua rumah senilai Rp100.000.000, perabotan setotal Rp10.000.000, uang tunai Rp3.400.000, satu unit hanphone&amp;nbsp; seharga Rp1.500.000, dua kipas angin dan surat-surat penting lainnya.



&quot;Tidak korban jiwa. Penyebab kebakaran masih diselidiki,&quot; tutupnya.



Sementara itu, Sekertaris Desa Loka, Patmawati mengatakan kedua korban kebakaran saat ini terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya, masih di desa setempat. Harta benda korban ludes di lalap api dan butuh sentuhan kaum dermawan guna meringankan bebannya.







</content:encoded></item></channel></rss>
