<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Gegana Olah TKP Ledakan Rumah di Bangkalan yang Tewaskan 1 Orang</title><description>Ledakan petasan merobohkan rumah, menewaskan 1 orang dan 2 kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang"/><item><title>Tim Gegana Olah TKP Ledakan Rumah di Bangkalan yang Tewaskan 1 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang</guid><pubDate>Sabtu 20 April 2024 04:40 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Syahrawi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang-WnLWn837uS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sebuah rumah roboh akibat ledakan petasan di Sembilangan, Bangkalan, Jawa Timur (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/20/519/2998204/tim-gegana-olah-tkp-ledakan-rumah-di-bangkalan-yang-tewaskan-1-orang-WnLWn837uS.JPG</image><title>Sebuah rumah roboh akibat ledakan petasan di Sembilangan, Bangkalan, Jawa Timur (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMC8xLzE3OTQ4NC81L3g4d202czA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANGKALAN &amp;ndash; Polres Bangkalan dan Tim Gegana Polda Jawa Timur mengolah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan petasan yang merobohkan sebuah rumah di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jumat 19 April 2024 malam.

Ledakan keras tersebut menewaskan seorang warga berinisial SAM. Kemudian dua orang lagi insial RA dan MU kritis, masih dirawat di IGD RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan.

SAM dan RA merupakan kakak beradik, sedangkan MU sepupunya. Ketiganya diduga lagi meracik petasan untuk pernikahan RA pada Minggu besok, tapi tiba-tiba terjadi ledakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Madura, 1 Orang Tewas dan 2 Kritis

Tim Gegana sudah memeriksa beberapa sudut rumah serta di antara reruntuhan rumah korban yang luluh lantak akibat ledakan petasan.

Dari titik lokasi ledakan, petugas masih mencium sisa mesiu atau serbuk petasan.

Selain kondisi cahaya penerangan yang terbatas di lokasi, upaya olah tkp Tim Gegana Brimob Polda Jatim dihentikan sementara karena adanya kekhawatiran sisa bangunan akan runtuh, dan bakal dilanjutkan Sabtu (20/4/2024) pagi.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan bahwa pihaknya sudah berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti dari hasil olah TKP sementara, di antaranya adalah serpihan-serpihan sisa ledakan, termasuk serpihan kertas pembungkus petasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Terbakar di Kembangan, Diduga Gegara Remaja Konvoi Nyalakan Petasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Terkait sumber awal terjadinya ledakan, polisi belum bisa memastikan penyebabnya. Meski dari hasil keterangan warga sementara bahwa ketiga warga yang menjadi korban memang sedang meracik atau merakit petasan.

Polisi masih akan mendalami dan menyelidiki insiden yang menimbulkan korban jiwa ini, termasuk memeriksa barang bukti yang ada di lokasi, dan para warga yang mengetahui kejadian ini.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMC8xLzE3OTQ4NC81L3g4d202czA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANGKALAN &amp;ndash; Polres Bangkalan dan Tim Gegana Polda Jawa Timur mengolah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan petasan yang merobohkan sebuah rumah di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jumat 19 April 2024 malam.

Ledakan keras tersebut menewaskan seorang warga berinisial SAM. Kemudian dua orang lagi insial RA dan MU kritis, masih dirawat di IGD RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan.

SAM dan RA merupakan kakak beradik, sedangkan MU sepupunya. Ketiganya diduga lagi meracik petasan untuk pernikahan RA pada Minggu besok, tapi tiba-tiba terjadi ledakan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Madura, 1 Orang Tewas dan 2 Kritis

Tim Gegana sudah memeriksa beberapa sudut rumah serta di antara reruntuhan rumah korban yang luluh lantak akibat ledakan petasan.

Dari titik lokasi ledakan, petugas masih mencium sisa mesiu atau serbuk petasan.

Selain kondisi cahaya penerangan yang terbatas di lokasi, upaya olah tkp Tim Gegana Brimob Polda Jatim dihentikan sementara karena adanya kekhawatiran sisa bangunan akan runtuh, dan bakal dilanjutkan Sabtu (20/4/2024) pagi.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan bahwa pihaknya sudah berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti dari hasil olah TKP sementara, di antaranya adalah serpihan-serpihan sisa ledakan, termasuk serpihan kertas pembungkus petasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Terbakar di Kembangan, Diduga Gegara Remaja Konvoi Nyalakan Petasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Terkait sumber awal terjadinya ledakan, polisi belum bisa memastikan penyebabnya. Meski dari hasil keterangan warga sementara bahwa ketiga warga yang menjadi korban memang sedang meracik atau merakit petasan.

Polisi masih akan mendalami dan menyelidiki insiden yang menimbulkan korban jiwa ini, termasuk memeriksa barang bukti yang ada di lokasi, dan para warga yang mengetahui kejadian ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
