<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biden Klaim Pamannya Tewas Dimakan Kanibal di Papua Nugini, Pentagon Membantah</title><description>Biden mengatakan pesawat pamannya ditembak jatuh di Papua Nugini pada masa Perang Dunia II.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah"/><item><title>Biden Klaim Pamannya Tewas Dimakan Kanibal di Papua Nugini, Pentagon Membantah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah</guid><pubDate>Minggu 21 April 2024 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah-Ngi54YDizt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/21/18/2998630/biden-klaim-pamannya-tewas-dimakan-kanibal-di-papua-nugini-pentagon-membantah-Ngi54YDizt.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengklaim bahwa pamannya yang hilang di Pasifik selama Perang II telah dimakan oleh para kanibal di Papua Nugini.
Letnan Dua Ambrose Finnegan dari Angkatan Udara AS dinyatakan hilang pada Mei 1944, setelah pembom ringannya jatuh di laut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;5 Suku Kanibal Kejam yang ternyata Masih Hidup di Era Modern&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dia ditembak jatuh di daerah di mana terdapat banyak kanibal pada saat itu,&amp;rdquo; kata Biden kepada wartawan saat kampanye di luar Air Force One di Scranton, Pennsylvania pada Jumat, (19/4/2024), sebagaimana dilansir RT.
&amp;ldquo;Mereka tidak pernah menemukan jenazahnya, tapi pemerintah kembali ketika saya pergi ke sana dan mereka memeriksa dan menemukan beberapa bagian pesawat.&amp;rdquo;
Beberapa jam kemudian, pada pertemuan dengan anggota serikat pekerja United Steelworkers di Pittsburgh, Biden menceritakan kisah yang sama.
&amp;ldquo;Dia ditembak jatuh di New Guinea (Papua Nugini) dan mereka tidak pernah menemukan mayatnya karena dulu ada &amp;ndash; sebenarnya ada banyak kanibal di bagian New Guinea itu,&amp;rdquo; kata Presiden berusia 81 tahun itu.
Namun, menurut badan Pentagon untuk tawanan perang dan hilang dalam aksi (POW-MIA), Finnegan tidak pernah ditembak jatuh. Pesawat tersebut juga bukan dalam misi pengintaian, seperti yang diklaim Biden.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Alasan Presiden Amerika Serikat Joe Biden Ogah Bantu Israel Lawan Balik Iran&amp;nbsp;

Pembom ringan A-20 Havoc sedang dalam &amp;ldquo;penerbangan kurir&amp;rdquo; dari Pulau Los Negros ketika mesinnya mati di ketinggian rendah, menurut laporan resmi insiden tersebut. Pesawat itu jatuh ke laut lepas pantai utara New Guinea dan dua dari tiga awaknya tidak pernah berhasil keluar dari bangkai pesawat yang tenggelam, dan tidak pernah ditemukan, semenata satu-satunya yang selamat diselamatkan oleh perahu yang lewat.Biden telah menceritakan banyak kisah fiktif tentang kehidupannya selama 50 tahun berkarier di dunia politik, yang paling terkenal adalah tentang penangkapannya ketika mencoba mengunjungi Nelson Mandela di penjara Afrika Selatan. Dia juga telah mengulangi satu cerita yang dibantah tentang seorang kondektur Amtrak lebih dari selusin kali.
Namun, klaim kanibal terhadap Ambrose Finnegan digunakan Biden untuk menyerang pendahulunya &amp;ndash; dan penantangnya &amp;ndash; Donald Trump. Dalam pidato kampanyenya di Pittsburgh, Biden menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana Trump diduga menolak untuk menghormati tentara AS yang gugur yang dikuburkan di Prancis, dan menyebut mereka sebagai &amp;ldquo;orang bodoh&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;pecundang.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Tak Pernah Dipenjara, Kanibal Jepang yang Bunuh dan Makan Korbannya Meninggal di Usia 73 Tahun&amp;nbsp;

Cerita tentang Trump ini pertama kali muncul di majalah The Atlantic pada September 2020, mengacu pada peristiwa pada November 2018, pada peringatan seratus tahun gencatan senjata Perang Dunia I. Trump membantah tuduhan tersebut, dan menyebutnya sebagai &amp;ldquo;berita palsu yang dibuat-buat karena kegagalan yang menjijikkan dan cemburu dalam upaya tercela untuk mempengaruhi pemilu tahun 2020!&amp;rdquo;
Dokumen yang membantah klaim Atlantic muncul dalam beberapa hari, namun hal itu tidak menghentikan Biden dan Partai Demokrat untuk berulang kali menggunakan klaim tersebut.
Cerita Biden tentang kanibal ini juga memunculkan kritik terhadap dirinya dari akademisi di Papua Nugini, yang menyebutnya &amp;ldquo;menyinggung&amp;rdquo;.
Michael Kabuni, dosen ilmu politik di Universitas Papua Nugini, mengatakan kepada The Guardian bahwa meskipun kanibalisme secara historis dipraktikkan oleh beberapa suku yang mendiami negara tersebut, &amp;ldquo;mereka tidak akan memakan orang kulit putih yang jatuh dari langit begitu saja.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Kelompok masyarakat Melanesia&amp;hellip; adalah masyarakat yang sangat bangga,&amp;rdquo; kata Kabuni.
&amp;ldquo;Dan mereka akan menganggap kategorisasi semacam ini sangat menyinggung. Bukan karena ada yang bilang &amp;lsquo;oh dulu ada kanibalisme di PNG&amp;rsquo; &amp;ndash; ya, kami tahu itu, itu faktanya. Tapi mengambilnya di luar konteks, dan menyiratkan bahwa (paman) Anda (Biden) melompat keluar dari pesawat dan entah bagaimana menurut kami itu adalah makanan enak adalah hal yang tidak dapat diterima.&amp;rdquo;
Daging manusia bukanlah makanan pokok orang Melanesia, jelas Kabuni. Sebaliknya, beberapa suku akan memakan kerabat mereka yang telah meninggal sebagai adat penguburan, katanya kepada surat kabar Inggris itu. Menurut University of Western Australia, praktik tersebut memicu wabah penyakit fatal yang dikenal sebagai &amp;lsquo;Kuru&amp;rsquo; dan punah pada awal 1960-an.</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengklaim bahwa pamannya yang hilang di Pasifik selama Perang II telah dimakan oleh para kanibal di Papua Nugini.
Letnan Dua Ambrose Finnegan dari Angkatan Udara AS dinyatakan hilang pada Mei 1944, setelah pembom ringannya jatuh di laut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;5 Suku Kanibal Kejam yang ternyata Masih Hidup di Era Modern&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dia ditembak jatuh di daerah di mana terdapat banyak kanibal pada saat itu,&amp;rdquo; kata Biden kepada wartawan saat kampanye di luar Air Force One di Scranton, Pennsylvania pada Jumat, (19/4/2024), sebagaimana dilansir RT.
&amp;ldquo;Mereka tidak pernah menemukan jenazahnya, tapi pemerintah kembali ketika saya pergi ke sana dan mereka memeriksa dan menemukan beberapa bagian pesawat.&amp;rdquo;
Beberapa jam kemudian, pada pertemuan dengan anggota serikat pekerja United Steelworkers di Pittsburgh, Biden menceritakan kisah yang sama.
&amp;ldquo;Dia ditembak jatuh di New Guinea (Papua Nugini) dan mereka tidak pernah menemukan mayatnya karena dulu ada &amp;ndash; sebenarnya ada banyak kanibal di bagian New Guinea itu,&amp;rdquo; kata Presiden berusia 81 tahun itu.
Namun, menurut badan Pentagon untuk tawanan perang dan hilang dalam aksi (POW-MIA), Finnegan tidak pernah ditembak jatuh. Pesawat tersebut juga bukan dalam misi pengintaian, seperti yang diklaim Biden.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Alasan Presiden Amerika Serikat Joe Biden Ogah Bantu Israel Lawan Balik Iran&amp;nbsp;

Pembom ringan A-20 Havoc sedang dalam &amp;ldquo;penerbangan kurir&amp;rdquo; dari Pulau Los Negros ketika mesinnya mati di ketinggian rendah, menurut laporan resmi insiden tersebut. Pesawat itu jatuh ke laut lepas pantai utara New Guinea dan dua dari tiga awaknya tidak pernah berhasil keluar dari bangkai pesawat yang tenggelam, dan tidak pernah ditemukan, semenata satu-satunya yang selamat diselamatkan oleh perahu yang lewat.Biden telah menceritakan banyak kisah fiktif tentang kehidupannya selama 50 tahun berkarier di dunia politik, yang paling terkenal adalah tentang penangkapannya ketika mencoba mengunjungi Nelson Mandela di penjara Afrika Selatan. Dia juga telah mengulangi satu cerita yang dibantah tentang seorang kondektur Amtrak lebih dari selusin kali.
Namun, klaim kanibal terhadap Ambrose Finnegan digunakan Biden untuk menyerang pendahulunya &amp;ndash; dan penantangnya &amp;ndash; Donald Trump. Dalam pidato kampanyenya di Pittsburgh, Biden menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana Trump diduga menolak untuk menghormati tentara AS yang gugur yang dikuburkan di Prancis, dan menyebut mereka sebagai &amp;ldquo;orang bodoh&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;pecundang.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Tak Pernah Dipenjara, Kanibal Jepang yang Bunuh dan Makan Korbannya Meninggal di Usia 73 Tahun&amp;nbsp;

Cerita tentang Trump ini pertama kali muncul di majalah The Atlantic pada September 2020, mengacu pada peristiwa pada November 2018, pada peringatan seratus tahun gencatan senjata Perang Dunia I. Trump membantah tuduhan tersebut, dan menyebutnya sebagai &amp;ldquo;berita palsu yang dibuat-buat karena kegagalan yang menjijikkan dan cemburu dalam upaya tercela untuk mempengaruhi pemilu tahun 2020!&amp;rdquo;
Dokumen yang membantah klaim Atlantic muncul dalam beberapa hari, namun hal itu tidak menghentikan Biden dan Partai Demokrat untuk berulang kali menggunakan klaim tersebut.
Cerita Biden tentang kanibal ini juga memunculkan kritik terhadap dirinya dari akademisi di Papua Nugini, yang menyebutnya &amp;ldquo;menyinggung&amp;rdquo;.
Michael Kabuni, dosen ilmu politik di Universitas Papua Nugini, mengatakan kepada The Guardian bahwa meskipun kanibalisme secara historis dipraktikkan oleh beberapa suku yang mendiami negara tersebut, &amp;ldquo;mereka tidak akan memakan orang kulit putih yang jatuh dari langit begitu saja.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Kelompok masyarakat Melanesia&amp;hellip; adalah masyarakat yang sangat bangga,&amp;rdquo; kata Kabuni.
&amp;ldquo;Dan mereka akan menganggap kategorisasi semacam ini sangat menyinggung. Bukan karena ada yang bilang &amp;lsquo;oh dulu ada kanibalisme di PNG&amp;rsquo; &amp;ndash; ya, kami tahu itu, itu faktanya. Tapi mengambilnya di luar konteks, dan menyiratkan bahwa (paman) Anda (Biden) melompat keluar dari pesawat dan entah bagaimana menurut kami itu adalah makanan enak adalah hal yang tidak dapat diterima.&amp;rdquo;
Daging manusia bukanlah makanan pokok orang Melanesia, jelas Kabuni. Sebaliknya, beberapa suku akan memakan kerabat mereka yang telah meninggal sebagai adat penguburan, katanya kepada surat kabar Inggris itu. Menurut University of Western Australia, praktik tersebut memicu wabah penyakit fatal yang dikenal sebagai &amp;lsquo;Kuru&amp;rsquo; dan punah pada awal 1960-an.</content:encoded></item></channel></rss>
