<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Refly Harun Sebut Anies dan Ganjar Siap Suten jika MK Putuskan Pilpres 2024 Diulang</title><description>&quot;Kita suit aja ya siapa yang menang (Pilpres 2024).&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang"/><item><title>Refly Harun Sebut Anies dan Ganjar Siap Suten jika MK Putuskan Pilpres 2024 Diulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang</guid><pubDate>Minggu 21 April 2024 01:50 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang-affHomSFnG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Refly Harun (Foto: MPI/Jonathan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998493/refly-harun-sebut-anies-dan-ganjar-siap-suten-jika-mk-putuskan-pilpres-2024-diulang-affHomSFnG.jpg</image><title>Refly Harun (Foto: MPI/Jonathan)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOS8xLzE3OTc4Ny81L3g4eDJxenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Refly Harun bicara kemungkinan Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pilpres 2024 ulang pada Senin 22 April nanti.

Jika MK memutuskan pemilu ulang, Rafly mengatakan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan siap suten (mengadu jari) untuk menentukan siapa calon presiden dan wakil presiden yang terpilih.

&quot;Nanti kalau pemungutan suara ulangnya di antara 01 dan 03, kita suit aja ya siapa yang menang (Pilpres 2024),&quot; kata Refly Harun dalam diskusi publik yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Anies-Muhaimin Akan Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024 di MK

Refly mengaku melihat pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah cocok dalam konteks mencari keadilan Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi. Bahkan, dalam diskusi Refly sempat menyerukan nama kedua kubu calon presiden dan wakil presiden itu.

&quot;Kita sudah cocok, hidup Anies! Hidup Ganjar! Hidup Anies Muhaimin, Hidup Ganjar Mahfud,&quot; serunya.

Refly menjelaskan seruaan kepada Ganjar-Mahfud ini dalam konteks kepentingan yang sama di hadapan Mahkamah Konstitusi untuk meminta diskualifikasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan pemungutan suara ulang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menanti Kejutan MK Putuskan Sengketa Pilpres 2024, Akankah Pemilu Diulang?

&quot;Kita tidak egois, kita tidak meminta diskualifikasi Prabowo-Gibran lalu minta Anies-Muhaimin ditetapkan sebagai pemenang karena nomor dua (urutan suara Pilpres), karena kita sadar suara rakyat harus dicek ulang, harus dilakukan pemungutan suara yang demokratis,&quot; tutupnya.

Sehingga, tambah Pakar Hukum Tata Negara itu, keduanya harus bergerak bersama-sama dalam rangka mewujudkan komitmen Pemilu yang bersih. &quot;Mudah-mudahan bisa bersaing secara fair dan biar rakyat yang menentukan bukan lagi dengan bansos dan dengan money politic.&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOS8xLzE3OTc4Ny81L3g4eDJxenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Anggota Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Refly Harun bicara kemungkinan Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pilpres 2024 ulang pada Senin 22 April nanti.

Jika MK memutuskan pemilu ulang, Rafly mengatakan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan siap suten (mengadu jari) untuk menentukan siapa calon presiden dan wakil presiden yang terpilih.

&quot;Nanti kalau pemungutan suara ulangnya di antara 01 dan 03, kita suit aja ya siapa yang menang (Pilpres 2024),&quot; kata Refly Harun dalam diskusi publik yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Anies-Muhaimin Akan Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024 di MK

Refly mengaku melihat pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah cocok dalam konteks mencari keadilan Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi. Bahkan, dalam diskusi Refly sempat menyerukan nama kedua kubu calon presiden dan wakil presiden itu.

&quot;Kita sudah cocok, hidup Anies! Hidup Ganjar! Hidup Anies Muhaimin, Hidup Ganjar Mahfud,&quot; serunya.

Refly menjelaskan seruaan kepada Ganjar-Mahfud ini dalam konteks kepentingan yang sama di hadapan Mahkamah Konstitusi untuk meminta diskualifikasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan pemungutan suara ulang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menanti Kejutan MK Putuskan Sengketa Pilpres 2024, Akankah Pemilu Diulang?

&quot;Kita tidak egois, kita tidak meminta diskualifikasi Prabowo-Gibran lalu minta Anies-Muhaimin ditetapkan sebagai pemenang karena nomor dua (urutan suara Pilpres), karena kita sadar suara rakyat harus dicek ulang, harus dilakukan pemungutan suara yang demokratis,&quot; tutupnya.

Sehingga, tambah Pakar Hukum Tata Negara itu, keduanya harus bergerak bersama-sama dalam rangka mewujudkan komitmen Pemilu yang bersih. &quot;Mudah-mudahan bisa bersaing secara fair dan biar rakyat yang menentukan bukan lagi dengan bansos dan dengan money politic.&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
