<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Guru Besar UGM Kirim Pesan ke Hakim MK, Yakin Habis Gelap Terbitlah Terang</title><description>Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa habis gelap terbitlah terang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang"/><item><title>Guru Besar UGM Kirim Pesan ke Hakim MK, Yakin Habis Gelap Terbitlah Terang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang</guid><pubDate>Minggu 21 April 2024 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang-blpPwWArTI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru Besar UGM Prof Woendu Nuryanti (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998614/guru-besar-ugm-kirim-pesan-ke-hakim-mk-yakin-habis-gelap-terbitlah-terang-blpPwWArTI.jpg</image><title>Guru Besar UGM Prof Woendu Nuryanti (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Teknik, Prof Wiendu Nuryanti memberikan sebuah pesan penting kepada para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang segera memberikan putusan terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024.

Mulanya, Prof Wiendu menyatakan bahwa sebagai bagian dari Civitas Akademika, dirinya memiliki peran untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan berbagsa, termasuk di dalamnya terkait pembangunan karakter.


BACA JUGA:
Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Pria Ini Lukai Wajahnya Sendiri


&quot;Dan oleh karena itulah, kita tidak akan pernah berhenti untuk terus menyuarakan dan menggerakkan lintas generasi pentingnya menegakkan pilar moral dan etika,&quot; kata Prof Wiendu dalam orasinya di Balairung UGM, Minggu (21/4/2024).

Orasi ini dilakukan dalam rangka memaknai peringatan hari Kartini sekaligus mengawal putusan MK untuk Demokrasi Indonesia. Sejumlah civitas akademika turut memberikan orasi di dalam kegiatan Kampus Menggugat tersebut.


BACA JUGA:
Jubir Timnas AMIN : Hakim MK Tak Akan Berani Lawan Jokowi


Dalam kesempatan tersebut, Prof Wiendu memohon kepada seluruh Bangsa Indonesia yang masih memiliki hati nurani yang jernih, yang bersih, untuk bersama-sama menyalakan lilin-lilin kecil di sudut-sudut nuraninya. Ajakan ini tak terkecuali dikhususkan kepada para hakim yang ada di MK.

&quot;Penting untuk menyalakan lentera-lentera hati nurani kita untuk mendengarkan bisikan nurani yang paling murni, yang paling bersih, yang paling jernih, maka kalau itu kita lakukan serentak di seluruh Nusantara, saya yakin seyakin-yakinnya bahwa habis gelap terbitlah terang,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Teknik, Prof Wiendu Nuryanti memberikan sebuah pesan penting kepada para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang segera memberikan putusan terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024.

Mulanya, Prof Wiendu menyatakan bahwa sebagai bagian dari Civitas Akademika, dirinya memiliki peran untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan berbagsa, termasuk di dalamnya terkait pembangunan karakter.


BACA JUGA:
Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Pria Ini Lukai Wajahnya Sendiri


&quot;Dan oleh karena itulah, kita tidak akan pernah berhenti untuk terus menyuarakan dan menggerakkan lintas generasi pentingnya menegakkan pilar moral dan etika,&quot; kata Prof Wiendu dalam orasinya di Balairung UGM, Minggu (21/4/2024).

Orasi ini dilakukan dalam rangka memaknai peringatan hari Kartini sekaligus mengawal putusan MK untuk Demokrasi Indonesia. Sejumlah civitas akademika turut memberikan orasi di dalam kegiatan Kampus Menggugat tersebut.


BACA JUGA:
Jubir Timnas AMIN : Hakim MK Tak Akan Berani Lawan Jokowi


Dalam kesempatan tersebut, Prof Wiendu memohon kepada seluruh Bangsa Indonesia yang masih memiliki hati nurani yang jernih, yang bersih, untuk bersama-sama menyalakan lilin-lilin kecil di sudut-sudut nuraninya. Ajakan ini tak terkecuali dikhususkan kepada para hakim yang ada di MK.

&quot;Penting untuk menyalakan lentera-lentera hati nurani kita untuk mendengarkan bisikan nurani yang paling murni, yang paling bersih, yang paling jernih, maka kalau itu kita lakukan serentak di seluruh Nusantara, saya yakin seyakin-yakinnya bahwa habis gelap terbitlah terang,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
