<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Erupsi Malam Ini, Warga Diminta Menjauh Dari Kawah Radius 4,5 KM</title><description>PVMBG mengimbau warga yang tinggal di sekitar gunung itu, untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km"/><item><title>Gunung Marapi Erupsi Malam Ini, Warga Diminta Menjauh Dari Kawah Radius 4,5 KM</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km</guid><pubDate>Minggu 21 April 2024 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km-2ElWn1zNOd.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/21/337/2998783/gunung-marapi-erupsi-malam-ini-warga-diminta-menjauh-dari-kawah-radius-4-5-km-2ElWn1zNOd.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadi erupsi pada Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (21/4/2024) malam.

&quot;Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Minggu, 21 April 2024, pukul 20:10 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3.6 mm dan durasi 38 detik,&quot; tulis PVMBG dalan website resmi.

Atas peristiwa itu, PVMBG mengimbau warga yang tinggal di sekitar gunung itu, untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. Pihaknya juga telah mengeluarkan larangan agar warga tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya.

&quot;Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki / pengunjung / wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
 Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.000 Meter Sore Ini


Jika nantinya terjadi hujan Abu, PVMBG meminta agar masyarakat menggunakan masker terlebih dahulu. Selain itu, masyarakat diminta untuk mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

&quot;Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit,&quot; katanya.
Atas peristiwa itu, PVMBG berharap seluruh pihak menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, salah satu caranya tidak menyebarkan narasi bohong, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.



&quot;Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi G. Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadi erupsi pada Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (21/4/2024) malam.

&quot;Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Minggu, 21 April 2024, pukul 20:10 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3.6 mm dan durasi 38 detik,&quot; tulis PVMBG dalan website resmi.

Atas peristiwa itu, PVMBG mengimbau warga yang tinggal di sekitar gunung itu, untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. Pihaknya juga telah mengeluarkan larangan agar warga tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya.

&quot;Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki / pengunjung / wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
 Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.000 Meter Sore Ini


Jika nantinya terjadi hujan Abu, PVMBG meminta agar masyarakat menggunakan masker terlebih dahulu. Selain itu, masyarakat diminta untuk mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

&quot;Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit,&quot; katanya.
Atas peristiwa itu, PVMBG berharap seluruh pihak menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, salah satu caranya tidak menyebarkan narasi bohong, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.



&quot;Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi G. Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
