<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Napak Tilas Perjuangan Ulama, 200 Anggota GP Ansor Tiba di Bekasi Usai Gowes 90 Km</title><description>Pelepasan itu dilakukan oleh Ketua Umum GP Ansor bersama perwakilan PB ISSI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km"/><item><title>Napak Tilas Perjuangan Ulama, 200 Anggota GP Ansor Tiba di Bekasi Usai Gowes 90 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km</guid><pubDate>Senin 22 April 2024 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km-IPO7g49o1L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan Anggota GP Ansor Gowes ke Bekasi/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/22/337/2998990/napak-tilas-perjuangan-ulama-200-anggota-gp-ansor-tiba-di-bekasi-usai-gowes-90-km-IPO7g49o1L.jpg</image><title>Ratusan Anggota GP Ansor Gowes ke Bekasi/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMS8xLzE3OTgzNC81L3g4eDZ6YmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - GP Ansor menggelar gowes sepanjang 90 km, dimulai dari Jakarta dan berakhir di Pondok Pesantren Al-Baqiatussholihat, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  Minggu, 21 April 2024.
Kegiatan gowes ini, dalam rangka menyambut hari lahir (harlah) ke-90. Pelepasan yang diikuti oleh 200 peserta itu dilakukan sekitar pukul  07.50 WIB pagi.
Pelepasan itu dilakukan oleh Ketua Umum GP Ansor bersama perwakilan PB ISSI. Sejumlah sepeda konvensional hingga elektrik digunakan dalam acara gowes itu.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, GP Ansor Siap Ambil Peran Ciptakan Suasana Damai dan Kondusif

Ketua Umum GP Anshor, Addin Jauharudin mengatakan, bersepeda santai menandakan Ansor akan mengayuh Indonesia Emas 2045. Sebab, bersepeda adalah merupakan olahraga yang dapat mengatur barisan, irama dan sesuai dengan rutenya.
&quot;Dengan gowes itulah kemudian kita akan merasakan orang tua dahulu kita mengalami keperihan yang luar biasa dalam memperjuangkan republik ini,&quot; kata Addin di Kabupaten Bekasi, dikutip Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Nakhodai GP Ansor, Addin Fokus Bangkitkan Sektor Ekonomi dan Bangun Sumber Daya Manusia

Menurutnya, namanya gowes itu mengayuh pedal, jadi apa yang dilakukak ini merupakan bagian daripada mengayuh untuk menuju Indonesia emas pada 2045.
Selain itu, Kegiatan gowes ini sebagai napak tilas perjuangan ulama terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

&quot;Para santri dan kiai berjuang dengan kendaraan seadanya, senjata seadanya kita tancapkan melalui gowes dari kantor Ansor ke Cibarusah. Dengan gowes kita akan merasakan keperihan perjuangan ulama dahulu,&quot; ucap Addin.

Dalam acara itu, Ketua GP Ansor dan pengurus lainnya melanjutkan ziarah kubur KH Ma'mun Nawawi, seorang ulama dan pahlawan dari Kabupaten Bekasi.



&quot;Kita mempunyai tradisi berbangsa dan bernegara salah satunya adalah menjaga warisan leluhur ziarah, kemudian tradisi, kemudian yang berasimilasi dengan budaya,&quot; ungkap Addin.



Peran ulama, lanjut Addin, salah satunya KH Ma'mun Nawawi atau Mama Cibogo tidak mudah dalam memperjuangkan Indonesia maka generasi muda harus merawat negeri dengan benar jangan kotori dengan kebencian.



&quot;Kita punya tradisi salah satunya menjaga warisan leluhur dengan ziarah, merawat tradisi Islam yang berasimilasi dengan budaya yang selama ini jadi pondasi ketentraman masyarakat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMS8xLzE3OTgzNC81L3g4eDZ6YmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - GP Ansor menggelar gowes sepanjang 90 km, dimulai dari Jakarta dan berakhir di Pondok Pesantren Al-Baqiatussholihat, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  Minggu, 21 April 2024.
Kegiatan gowes ini, dalam rangka menyambut hari lahir (harlah) ke-90. Pelepasan yang diikuti oleh 200 peserta itu dilakukan sekitar pukul  07.50 WIB pagi.
Pelepasan itu dilakukan oleh Ketua Umum GP Ansor bersama perwakilan PB ISSI. Sejumlah sepeda konvensional hingga elektrik digunakan dalam acara gowes itu.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, GP Ansor Siap Ambil Peran Ciptakan Suasana Damai dan Kondusif

Ketua Umum GP Anshor, Addin Jauharudin mengatakan, bersepeda santai menandakan Ansor akan mengayuh Indonesia Emas 2045. Sebab, bersepeda adalah merupakan olahraga yang dapat mengatur barisan, irama dan sesuai dengan rutenya.
&quot;Dengan gowes itulah kemudian kita akan merasakan orang tua dahulu kita mengalami keperihan yang luar biasa dalam memperjuangkan republik ini,&quot; kata Addin di Kabupaten Bekasi, dikutip Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Nakhodai GP Ansor, Addin Fokus Bangkitkan Sektor Ekonomi dan Bangun Sumber Daya Manusia

Menurutnya, namanya gowes itu mengayuh pedal, jadi apa yang dilakukak ini merupakan bagian daripada mengayuh untuk menuju Indonesia emas pada 2045.
Selain itu, Kegiatan gowes ini sebagai napak tilas perjuangan ulama terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

&quot;Para santri dan kiai berjuang dengan kendaraan seadanya, senjata seadanya kita tancapkan melalui gowes dari kantor Ansor ke Cibarusah. Dengan gowes kita akan merasakan keperihan perjuangan ulama dahulu,&quot; ucap Addin.

Dalam acara itu, Ketua GP Ansor dan pengurus lainnya melanjutkan ziarah kubur KH Ma'mun Nawawi, seorang ulama dan pahlawan dari Kabupaten Bekasi.



&quot;Kita mempunyai tradisi berbangsa dan bernegara salah satunya adalah menjaga warisan leluhur ziarah, kemudian tradisi, kemudian yang berasimilasi dengan budaya,&quot; ungkap Addin.



Peran ulama, lanjut Addin, salah satunya KH Ma'mun Nawawi atau Mama Cibogo tidak mudah dalam memperjuangkan Indonesia maka generasi muda harus merawat negeri dengan benar jangan kotori dengan kebencian.



&quot;Kita punya tradisi salah satunya menjaga warisan leluhur dengan ziarah, merawat tradisi Islam yang berasimilasi dengan budaya yang selama ini jadi pondasi ketentraman masyarakat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
