<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ruang Turun Level III, Status Tanggap Darurat Bencana Masih Berlaku</title><description>Abdul Muhari mengungkapkan, Gunungapi Ruang telah diturunkan statusnya menjadi level III atau &amp;lsquo;Siaga&amp;rsquo;.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku"/><item><title>Gunung Ruang Turun Level III, Status Tanggap Darurat Bencana Masih Berlaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku</guid><pubDate>Senin 22 April 2024 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku-LEjx1zzsCU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Foto: Tangkapan layar/Raka Dwi Novianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/22/337/2999253/gunung-ruang-turun-level-iii-status-tanggap-darurat-bencana-masih-berlaku-LEjx1zzsCU.jpg</image><title>Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Foto: Tangkapan layar/Raka Dwi Novianto)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc0NS81L3g4d3o5Y2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengungkapkan, Gunungapi Ruang telah diturunkan statusnya menjadi level III atau &amp;lsquo;Siaga&amp;rsquo;.

&quot;Untuk erupsi Gunungapi Ruang alhamdulillah saat ini statusnya sudah mulai turun jadi level IV ke level II,&quot; kata Abdul Muhari dalam konferensi pers secara daring, Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Cak Imin: Putusan Hari Ini Mengonfirmasi MK Tak Kuasa Hentikan Laju Pelemahan Demokrasi


Abdul Muhari mengatakan, penurunan level status tersebut bukan berarti menurunkan status darurat kawasannya. Jadi, katanya, status darurat tanggap bencana masih tetep diberlakukan.

&quot;Status tanggap darurat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sitaro dari tanggal 16 sampai tanggal 29 April 2024. Tidak berarti kemudian, dengan penurunan status gunung api dari level IV ke III maka kemudian penanganan pengungsi menjadi berkurang,&quot; tegasnya.

BACA JUGA:
KPU: Prabowo-Gibran Bakal Ditetapkan Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih Rabu Lusa


Kendati telah turun pada level III &amp;rsquo;Siaga&amp;rsquo;, BNPB tetap meminta agar masyarakat di sekitar Gunungapi Ruang dan pengunjung/wisatawan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 4 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sitaro menyatakan bahwa hingga Senin 21 April 2024, terdapat 3.582 warga yang mengungsi. Adapun sebanyak 3.614 rumah mengalami kerusakan akibat dampak erupsi Gunungapi Ruang yang tersebar di 2 kelurahan dan 13 kampung.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi IV) BNPB Jarwansyah yang telah berada di lokasi terdampak sejak 18 April 2024 mengatakan, sejauh ini upaya tim satgas gabungan dalam penanganan darurat dan penyelamatan masyarakat terdampak sudah berjalan dengan baik. Hingga sejauh ini tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa atas bencana vulkanologi tersebut sehingga hal ini tentunya harus disyukuri.



&amp;ldquo;Kita bersyukur kondisi sudah normal kondusif. Kapal-kapal sudah beroperasi untuk evakuasi maupun pengiriman logistik. BNPB tentunya akan tetap mendukung untuk pendampingan dan pengisian gap yang belum tersentuh,&amp;rdquo; ujar Jarwansyah.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc0NS81L3g4d3o5Y2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengungkapkan, Gunungapi Ruang telah diturunkan statusnya menjadi level III atau &amp;lsquo;Siaga&amp;rsquo;.

&quot;Untuk erupsi Gunungapi Ruang alhamdulillah saat ini statusnya sudah mulai turun jadi level IV ke level II,&quot; kata Abdul Muhari dalam konferensi pers secara daring, Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Cak Imin: Putusan Hari Ini Mengonfirmasi MK Tak Kuasa Hentikan Laju Pelemahan Demokrasi


Abdul Muhari mengatakan, penurunan level status tersebut bukan berarti menurunkan status darurat kawasannya. Jadi, katanya, status darurat tanggap bencana masih tetep diberlakukan.

&quot;Status tanggap darurat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sitaro dari tanggal 16 sampai tanggal 29 April 2024. Tidak berarti kemudian, dengan penurunan status gunung api dari level IV ke III maka kemudian penanganan pengungsi menjadi berkurang,&quot; tegasnya.

BACA JUGA:
KPU: Prabowo-Gibran Bakal Ditetapkan Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih Rabu Lusa


Kendati telah turun pada level III &amp;rsquo;Siaga&amp;rsquo;, BNPB tetap meminta agar masyarakat di sekitar Gunungapi Ruang dan pengunjung/wisatawan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 4 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sitaro menyatakan bahwa hingga Senin 21 April 2024, terdapat 3.582 warga yang mengungsi. Adapun sebanyak 3.614 rumah mengalami kerusakan akibat dampak erupsi Gunungapi Ruang yang tersebar di 2 kelurahan dan 13 kampung.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi IV) BNPB Jarwansyah yang telah berada di lokasi terdampak sejak 18 April 2024 mengatakan, sejauh ini upaya tim satgas gabungan dalam penanganan darurat dan penyelamatan masyarakat terdampak sudah berjalan dengan baik. Hingga sejauh ini tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa atas bencana vulkanologi tersebut sehingga hal ini tentunya harus disyukuri.



&amp;ldquo;Kita bersyukur kondisi sudah normal kondusif. Kapal-kapal sudah beroperasi untuk evakuasi maupun pengiriman logistik. BNPB tentunya akan tetap mendukung untuk pendampingan dan pengisian gap yang belum tersentuh,&amp;rdquo; ujar Jarwansyah.</content:encoded></item></channel></rss>
