<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang, Diduga Akibat Serangan Jantung   </title><description>Saat ini korban telah dievakuasi dari hutan di wilayah Karawang yang menjadi lokasinya ditemukan tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung"/><item><title>Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang, Diduga Akibat Serangan Jantung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung</guid><pubDate>Selasa 23 April 2024 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung-sePO7RiPLD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/23/337/2999669/tentara-as-meninggal-di-hutan-karawang-diduga-akibat-serangan-jantung-sePO7RiPLD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Perwira tentara Amerika Serikat (US Army) yang dilaporkan hilang di hutan Karawang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung.

&quot;Iya meninggal. Sakit ya, sakit mendadak, ya mungkin serangan jantung ya,&quot; kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar kepada wartawan, Selasa (23/4/2024).

Gumilar menjelaskan, tentara bernama Major William Walker dari satuan Aviation Officer itu tengah melakukan survei tempat pendaratan pasukan penerjunan untuk latihan Super Garuda Shield (SGS) pada Senin 22 April 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Geger! Tentara Amerika Hilang di Hutan Karawang dan Ditemukan Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Major William Walker, kata Gumilar, tidak kembali ke titik awal usai mengecek lokasi pendaratan. Pengecekan memang dilakukan terpisah antaranggota dan tidak bergerombol.

&quot;Iya, survei dari pagi sampai sore, survei tentang tempat pendaratan pasukan penerjunan, disebar di daerah penerjunan, diukur jarak semuanya. Ditunggu kembali, ga balik-balik. Ga kembali ke titik awal,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ukraina Sebut Rusia Punya 25.000 Tentara yang Mencoba Menyerbu Chasiv Yar

&quot;Iya itu kan emang jauh-jauh ya, itu luas tempat pendaratan. Meninjau gitu. Ga kembali ke titik awal, (langsung) dicari (dari semalam),&quot; sambungnya.

Gumilar menegaskan, saat ini korban telah dievakuasi dari hutan di wilayah Karawang yang menjadi lokasinya ditemukan tewas.

</description><content:encoded>JAKARTA - Perwira tentara Amerika Serikat (US Army) yang dilaporkan hilang di hutan Karawang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung.

&quot;Iya meninggal. Sakit ya, sakit mendadak, ya mungkin serangan jantung ya,&quot; kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar kepada wartawan, Selasa (23/4/2024).

Gumilar menjelaskan, tentara bernama Major William Walker dari satuan Aviation Officer itu tengah melakukan survei tempat pendaratan pasukan penerjunan untuk latihan Super Garuda Shield (SGS) pada Senin 22 April 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Geger! Tentara Amerika Hilang di Hutan Karawang dan Ditemukan Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Major William Walker, kata Gumilar, tidak kembali ke titik awal usai mengecek lokasi pendaratan. Pengecekan memang dilakukan terpisah antaranggota dan tidak bergerombol.

&quot;Iya, survei dari pagi sampai sore, survei tentang tempat pendaratan pasukan penerjunan, disebar di daerah penerjunan, diukur jarak semuanya. Ditunggu kembali, ga balik-balik. Ga kembali ke titik awal,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ukraina Sebut Rusia Punya 25.000 Tentara yang Mencoba Menyerbu Chasiv Yar

&quot;Iya itu kan emang jauh-jauh ya, itu luas tempat pendaratan. Meninjau gitu. Ga kembali ke titik awal, (langsung) dicari (dari semalam),&quot; sambungnya.

Gumilar menegaskan, saat ini korban telah dievakuasi dari hutan di wilayah Karawang yang menjadi lokasinya ditemukan tewas.

</content:encoded></item></channel></rss>
