<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri</title><description>Lima Petani di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, tersambar petir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/23/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/23/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri"/><item><title>4 Fakta Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/23/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/23/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri</guid><pubDate>Selasa 23 April 2024 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/22/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri-IHiQrDdMeH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/22/519/2999273/4-fakta-petani-disambar-petir-di-sampang-1-tewas-dan-4-tak-sadarkan-diri-IHiQrDdMeH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc0NS81L3g4d3o5Y2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMPANG - Lima Petani di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, tersambar petir.
Okezone merangkum 4 fakta petani disambir petir. Berikut ulasannya:
1. Satu Orang Tewas di Lokasi
Satu di antara korban tewas di lokasi, serta empat petani yang lain tidak sadarkan diri dirawat di Puskesmas setempat.

BACA JUGA:
Kronologi Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri

2. Kronologi Petani Disambar Petir
Polisi mengungkap kronologi petani yang di sambar petir, di mana saat itu para petani ini hendak pulang dari sawah.
&quot;Insiden itu bermula saat ke lima korban telah melaksanakan penanaman padi di persawahan milik salah satu warga setempat, Qoyyimah sekitar 16.00 WIB,&quot; ngkapnya Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri

Mereka pulang bersamaan melewati pematang sawah secara berurutan karena mendung mulai menyelimuti kawasan setempat.
&quot;Saat diperjalanan, tiba-tiba para korban terkena sambaran petir secara bersamaan hingga satu korban meninggal dunia di lokasi,&quot; katanya.3. Empat Petani Tak Sadarkan Diri
&amp;nbsp;
Menurutnya, empat orang lainnya tidak sadarkan diri. Kemudian warga yang datang membawa korban ke Puskesmas Banyuates agas segera mendapatkan perawatan.

&quot;Untuk kondisi ke 4 korban, saat ini sudah sadarkan diri,&quot; terangnya.

4. Identitas Korban Petani Disambar Petir

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petani di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tersambar petir pada 21 April 2024 kemarin sore.

Akibat sambaran petir yang menggelar satu orang dikabarkan tewas dan empat lainya tidak sadarkan diri.

Adapun identitas korban yang tersambar petir yakni Rumseh (45) asal Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan meninggal dunia.

Sedangkan Nurhayati (39) warga setempat, Marsumi (36), Nuriyeh (40), dan Sunah (35) ketiganya warga Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Bangkalan. Tidak sadarkan diri dirawat di rumah sakit.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xOC8xLzE3OTc0NS81L3g4d3o5Y2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMPANG - Lima Petani di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, tersambar petir.
Okezone merangkum 4 fakta petani disambir petir. Berikut ulasannya:
1. Satu Orang Tewas di Lokasi
Satu di antara korban tewas di lokasi, serta empat petani yang lain tidak sadarkan diri dirawat di Puskesmas setempat.

BACA JUGA:
Kronologi Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri

2. Kronologi Petani Disambar Petir
Polisi mengungkap kronologi petani yang di sambar petir, di mana saat itu para petani ini hendak pulang dari sawah.
&quot;Insiden itu bermula saat ke lima korban telah melaksanakan penanaman padi di persawahan milik salah satu warga setempat, Qoyyimah sekitar 16.00 WIB,&quot; ngkapnya Senin (22/4/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Petani Disambar Petir di Sampang, 1 Tewas dan 4 Tak Sadarkan Diri

Mereka pulang bersamaan melewati pematang sawah secara berurutan karena mendung mulai menyelimuti kawasan setempat.
&quot;Saat diperjalanan, tiba-tiba para korban terkena sambaran petir secara bersamaan hingga satu korban meninggal dunia di lokasi,&quot; katanya.3. Empat Petani Tak Sadarkan Diri
&amp;nbsp;
Menurutnya, empat orang lainnya tidak sadarkan diri. Kemudian warga yang datang membawa korban ke Puskesmas Banyuates agas segera mendapatkan perawatan.

&quot;Untuk kondisi ke 4 korban, saat ini sudah sadarkan diri,&quot; terangnya.

4. Identitas Korban Petani Disambar Petir

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petani di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tersambar petir pada 21 April 2024 kemarin sore.

Akibat sambaran petir yang menggelar satu orang dikabarkan tewas dan empat lainya tidak sadarkan diri.

Adapun identitas korban yang tersambar petir yakni Rumseh (45) asal Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan meninggal dunia.

Sedangkan Nurhayati (39) warga setempat, Marsumi (36), Nuriyeh (40), dan Sunah (35) ketiganya warga Desa Durjen, Kecamatan Kokop, Bangkalan. Tidak sadarkan diri dirawat di rumah sakit.</content:encoded></item></channel></rss>
