<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Buka Rakornas Penanggulangan Bencana di Bandung, Begini Pesan Wapres</title><description>Wapres mengingatkan bahwa penanggulangan bencana di Indonesia harus cermat dan inovatif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres"/><item><title>   Buka Rakornas Penanggulangan Bencana di Bandung, Begini Pesan Wapres</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres</guid><pubDate>Rabu 24 April 2024 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres-kfYkForT8r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/24/337/3000230/buka-rakornas-penanggulangan-bencana-di-bandung-begini-pesan-wapres-kfYkForT8r.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc4Mi81L3g4dm00MWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana (PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/4/2024).
Wapres mengingatkan bahwa penanggulangan bencana di Indonesia harus cermat dan inovatif. Mengingat, Indonesia memiliki kondisi geografis dan geologi yang rawan bencana.
&quot;Banyaknya kabupaten kota se-Indonesia yang masih memiliki Indeks Risiko Bencana tingkat tinggi, juga menuntut upaya penanggulangan bencana yang lebih cermat dan inovatif,&quot; kata Wapres mengawali sambutannya.

BACA JUGA:
Tak Hadiri Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih, Begini Penjelasan Mahfud MD

Pada kesempatan itu, Wapres mengatakan seluruh langkah dan rencana tanggap darurat harus mampu mengurangi dampak bencana terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Di sini lah, kata Wapres, segenap pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah, dituntut untuk berkomitmen dan meningkatkan kapasitasnya, guna melindungi masyarakat dari risiko bencana. &quot;Selaras dengan upaya ini, penurunan risiko bencana sepatutnya menjadi salah satu indikator kinerja Kepala Daerah.&quot;

BACA JUGA:
Wapres Tak Titip Program untuk Dilanjutkan ke Gibran Rakabuming

Sebab, Wapres mengatakan mitigasi dampak bencana di daerah tentu akan turut memastikan kecukupan pangan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan hidup, yang akan bermuara pada peningkatan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.
&quot;Saya ingin tekankan bahwa dalam penanggulangan bencana, berbagai tindakan preventif, penyelamatan, dan rehabilitatif, harus dieksekusi secara sinergis, serentak, cepat, aman, dan akurat,&quot; ujarnya.Wapres juga meminta kolaborasi bersama lintas sektor dan lintas wilayah dalam penanggulangan bencana juga perlu dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Selain itu, Wapres meminta pengalaman negara-negara maju hendaknya menjadi pembelajaran, mulai dari pencegahan bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

&quot;Akhirnya, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2024 dengan ini saya nyatakan secara resmi dibuka,&quot; tutupnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc4Mi81L3g4dm00MWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana (PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/4/2024).
Wapres mengingatkan bahwa penanggulangan bencana di Indonesia harus cermat dan inovatif. Mengingat, Indonesia memiliki kondisi geografis dan geologi yang rawan bencana.
&quot;Banyaknya kabupaten kota se-Indonesia yang masih memiliki Indeks Risiko Bencana tingkat tinggi, juga menuntut upaya penanggulangan bencana yang lebih cermat dan inovatif,&quot; kata Wapres mengawali sambutannya.

BACA JUGA:
Tak Hadiri Penetapan Presiden dan Wapres Terpilih, Begini Penjelasan Mahfud MD

Pada kesempatan itu, Wapres mengatakan seluruh langkah dan rencana tanggap darurat harus mampu mengurangi dampak bencana terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Di sini lah, kata Wapres, segenap pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah, dituntut untuk berkomitmen dan meningkatkan kapasitasnya, guna melindungi masyarakat dari risiko bencana. &quot;Selaras dengan upaya ini, penurunan risiko bencana sepatutnya menjadi salah satu indikator kinerja Kepala Daerah.&quot;

BACA JUGA:
Wapres Tak Titip Program untuk Dilanjutkan ke Gibran Rakabuming

Sebab, Wapres mengatakan mitigasi dampak bencana di daerah tentu akan turut memastikan kecukupan pangan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan hidup, yang akan bermuara pada peningkatan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.
&quot;Saya ingin tekankan bahwa dalam penanggulangan bencana, berbagai tindakan preventif, penyelamatan, dan rehabilitatif, harus dieksekusi secara sinergis, serentak, cepat, aman, dan akurat,&quot; ujarnya.Wapres juga meminta kolaborasi bersama lintas sektor dan lintas wilayah dalam penanggulangan bencana juga perlu dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Selain itu, Wapres meminta pengalaman negara-negara maju hendaknya menjadi pembelajaran, mulai dari pencegahan bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

&quot;Akhirnya, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2024 dengan ini saya nyatakan secara resmi dibuka,&quot; tutupnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
