<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyakit DBD di Depok Melonjak hingga 723 Kasus</title><description>&quot;Kemungkinan kenaikan kasus ini masih terjadi sampai pancaroba selesai yaitu di pertengahan tahun 2024,&quot; tambahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus"/><item><title>Penyakit DBD di Depok Melonjak hingga 723 Kasus</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus</guid><pubDate>Rabu 24 April 2024 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus-qeHGaz5Lvt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demam Berdarah Dengue (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/24/338/2999793/penyakit-dbd-di-depok-melonjak-hingga-723-kasus-qeHGaz5Lvt.jpg</image><title>Demam Berdarah Dengue (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>
DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengungkap terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) selama periode Januari-Maret 2024 hingga ribuan kasus.
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati menjelaskan bahwa kasus DBD pada bulan Maret 2024 tembus 723 kasus. Sehingga total dari periode Januari-Maret tercatat sebanyak 1.253 kasus DBD di Kota Depok dengan rincian Januari sebanyak 202 kasus dan Februari sebanyak 328 kasus.

&quot;Peningkatan risiko penularan dengue dipengaruhi oleh El Nino di tahun 2023 dan perubahan iklim menuju fenomena La Nina yang diperkirakan muncul di Bulan September,&quot; kata Mary dalam keterangannya dikutip, Rabu (24/4/2024).

&quot;Kemungkinan kenaikan kasus ini masih terjadi sampai pancaroba selesai yaitu di pertengahan tahun 2024,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Hari Ini, KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih 2024-2029


Kemudian, Mary menyebut terdapat tiga kasus kematian akibat DBD sepanjang Januari-Maret 2024 di wilayah Pancoran Mas, Cimanggis, dan Cinere dengan masing-masing satu kasus.

Sebelumnya, Mary menjelaskan penyakit DBD hingga kini belum ada obatnya. Namun, dapat dilakukan upaya pencegahan oleh masyarakat.

&quot;Kesadaran masyarakat dalam upaya pengendalian nyamuk menular dan membatasi kematian karena DBD harus ditingkatkan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Saran Gayatri Agar Gajah Mada Taklukkan Bali untuk Penuhi Sumpah Palapa


Mary menambahkan, upaya yang dapat dilakukan dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. Kemudian, Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) dengan sasaran rumah masing-masing dan larvasida pada tempat penampungan air yang tidak dikuras atau dibersihkan.



Dalam hal ini, pengendalian DBD juga memerlukan kerjasama dengan semua sektor terkait. Mulai dari RT, RW, lurah dan camat, sekolah, Puskesmas, serta stakeholder terkait lainnya.



&amp;ldquo;Sehingga partisipasi dalam pencegahan DBD dapat semakin aktif melalui pengendalian vektor nyamuk,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>
DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengungkap terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) selama periode Januari-Maret 2024 hingga ribuan kasus.
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati menjelaskan bahwa kasus DBD pada bulan Maret 2024 tembus 723 kasus. Sehingga total dari periode Januari-Maret tercatat sebanyak 1.253 kasus DBD di Kota Depok dengan rincian Januari sebanyak 202 kasus dan Februari sebanyak 328 kasus.

&quot;Peningkatan risiko penularan dengue dipengaruhi oleh El Nino di tahun 2023 dan perubahan iklim menuju fenomena La Nina yang diperkirakan muncul di Bulan September,&quot; kata Mary dalam keterangannya dikutip, Rabu (24/4/2024).

&quot;Kemungkinan kenaikan kasus ini masih terjadi sampai pancaroba selesai yaitu di pertengahan tahun 2024,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Hari Ini, KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih 2024-2029


Kemudian, Mary menyebut terdapat tiga kasus kematian akibat DBD sepanjang Januari-Maret 2024 di wilayah Pancoran Mas, Cimanggis, dan Cinere dengan masing-masing satu kasus.

Sebelumnya, Mary menjelaskan penyakit DBD hingga kini belum ada obatnya. Namun, dapat dilakukan upaya pencegahan oleh masyarakat.

&quot;Kesadaran masyarakat dalam upaya pengendalian nyamuk menular dan membatasi kematian karena DBD harus ditingkatkan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Saran Gayatri Agar Gajah Mada Taklukkan Bali untuk Penuhi Sumpah Palapa


Mary menambahkan, upaya yang dapat dilakukan dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. Kemudian, Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) dengan sasaran rumah masing-masing dan larvasida pada tempat penampungan air yang tidak dikuras atau dibersihkan.



Dalam hal ini, pengendalian DBD juga memerlukan kerjasama dengan semua sektor terkait. Mulai dari RT, RW, lurah dan camat, sekolah, Puskesmas, serta stakeholder terkait lainnya.



&amp;ldquo;Sehingga partisipasi dalam pencegahan DBD dapat semakin aktif melalui pengendalian vektor nyamuk,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
