<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! Sekolahnya Digusur, Siswa SD Kulonprogo Belajar di Rumah Warga</title><description>Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di rumah warga yang tidak jauh dari lokasi sekolah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga"/><item><title>Miris! Sekolahnya Digusur, Siswa SD Kulonprogo Belajar di Rumah Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga</guid><pubDate>Rabu 24 April 2024 07:51 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga-fjWcKlbLI7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa SD di Kulonprogo belajar di rumah warga (Foto: Kuntadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/24/510/2999825/miris-sekolahnya-digusur-siswa-sd-kulonprogo-belajar-di-rumah-warga-fjWcKlbLI7.jpg</image><title>Siswa SD di Kulonprogo belajar di rumah warga (Foto: Kuntadi)</title></images><description>KULONPROGO - Proyek jalur jalan lintas selatan (JJLS) di Kabupaten Kulonprogo mengenai bangunan SD Negeri Bugel yang berada di Kapanewon Panjatan. Akibatnya, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di rumah warga yang tidak jauh dari lokasi sekolah.

Rumah yang dipakai sebagi sekolah darurat ini merupakan rumah warga setempat. Kebetulan kondisi rumah dalam kondisi kosong dan tidak ditempati. Alhasil, bangunan ini pun disulap menjadi ruang kelas untuk belajar.

BACA JUGA:
Bagi-Bagi Jabatan Raden Wijaya ke Pengikutnya Usai Dinobatkan Jadi Raja Majapahit


Selain ruang kelas sempit, siswa juga harus berbagi tempat duduk. Satu ruang dipakai untuk dua kelas yang hanya dibatasi sekat tipis.

Meski gelap dan sempit, namun anak-anak tidak mengeluhkan keterbatasan sarana yang ada. Mereka tetap tekun belajar karena sebentar lagi ujian dan kenaikan kelas.

&amp;ldquo;Sekolah kena proyek JJLS sehingga harus di sini,&amp;rdquo; kata Kepala SDN Bugel Ngadikin, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Lengkap Tentara AS yang Ditemukan Meninggal di Hutan Karawang


Pihak sekolah berharap pemerintah segera menyikapi kondisi yang ada. Mereka berharap pemerintah segera membangun bangunan yang baru agar siswa bisa belajar dengan baik.

&amp;ldquo;Semoga segera ada bangunan pengganti,&amp;rdquo; katanya.

SDN Bugel memiliki 107 siswa dari empat pedukuhan di sekitar lokasi. Saat ini mereka menempati dua rumah penduduk. Selain proyek JJLS, sekolah ini juga terkena proyek saluran air SPAM Kamijoro untuk mengaliri kebutuhan air bersih di Bandara YIA.



&amp;ldquo;Kelas jadi lebih sempit dan agak gelap,&amp;rdquo; ujar Vanya Oktavianti, salah satu siswa.

</description><content:encoded>KULONPROGO - Proyek jalur jalan lintas selatan (JJLS) di Kabupaten Kulonprogo mengenai bangunan SD Negeri Bugel yang berada di Kapanewon Panjatan. Akibatnya, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di rumah warga yang tidak jauh dari lokasi sekolah.

Rumah yang dipakai sebagi sekolah darurat ini merupakan rumah warga setempat. Kebetulan kondisi rumah dalam kondisi kosong dan tidak ditempati. Alhasil, bangunan ini pun disulap menjadi ruang kelas untuk belajar.

BACA JUGA:
Bagi-Bagi Jabatan Raden Wijaya ke Pengikutnya Usai Dinobatkan Jadi Raja Majapahit


Selain ruang kelas sempit, siswa juga harus berbagi tempat duduk. Satu ruang dipakai untuk dua kelas yang hanya dibatasi sekat tipis.

Meski gelap dan sempit, namun anak-anak tidak mengeluhkan keterbatasan sarana yang ada. Mereka tetap tekun belajar karena sebentar lagi ujian dan kenaikan kelas.

&amp;ldquo;Sekolah kena proyek JJLS sehingga harus di sini,&amp;rdquo; kata Kepala SDN Bugel Ngadikin, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA:
Kronologi Lengkap Tentara AS yang Ditemukan Meninggal di Hutan Karawang


Pihak sekolah berharap pemerintah segera menyikapi kondisi yang ada. Mereka berharap pemerintah segera membangun bangunan yang baru agar siswa bisa belajar dengan baik.

&amp;ldquo;Semoga segera ada bangunan pengganti,&amp;rdquo; katanya.

SDN Bugel memiliki 107 siswa dari empat pedukuhan di sekitar lokasi. Saat ini mereka menempati dua rumah penduduk. Selain proyek JJLS, sekolah ini juga terkena proyek saluran air SPAM Kamijoro untuk mengaliri kebutuhan air bersih di Bandara YIA.



&amp;ldquo;Kelas jadi lebih sempit dan agak gelap,&amp;rdquo; ujar Vanya Oktavianti, salah satu siswa.

</content:encoded></item></channel></rss>
