<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Operator Excavator Tewas Usai Diterjang Air Bah di Kelok Hantu   </title><description>Satu operator excavator ditemukan tewas usai diterjang air bah dari hulu Gunung Marapi, saat memperbaiki gorong-gorong&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu"/><item><title> Operator Excavator Tewas Usai Diterjang Air Bah di Kelok Hantu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu</guid><pubDate>Kamis 25 April 2024 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu-9RCCa11f47.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/25/340/3000629/operator-excavator-tewas-usai-diterjang-air-bah-di-kelok-hantu-9RCCa11f47.jpeg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>
TANAH DATAR - Satu operator excavator ditemukan tewas usai diterjang air bah dari hulu Gunung Marapi, saat memperbaiki gorong-gorong di jalan lintas Padang-Bukittinggi, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar atau tepatnya di Kelok Hantu, sekira pukul 15.10 WIB.

Menurut Camat X Koto, M. Yahya kejadian itu berawal saat debit air di Kelok Hantu Aia Angek mendadak meninggi, mengakibatkan satu unit eskavator yang sedang bekerja bersama operatornya bernama Rasyid (60) dihantam air deras.

&amp;ldquo;Informasi dilapangan, korban sedang membersihkan alur yang ada di bawah, kemudian tiba tiba datang air, sempat berusaha naik tapi pijakan alatnya longsor dan korban tidak sempat keluar dari alat berat,&amp;rdquo; katanya, Kamis (25/4/2024).

BACA JUGA:
Identitas Mayat Dalam Koper di Cikarang Terkuak, Ternyata Wanita Paruh Baya Asal Bandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban baru ditemukan dalam keadaan tewas pada pukul 16.30 WIB dan langsung dievakuasi. Menurut informasi yang diterima korban hanyut sejauh tiga kilometer dari lokasi awal. Korban adalah operator alat berat (mini excavator), yang di sewa oleh BPJN, dari PT. Statika Mitra Sarana (Padang).

Sementara gorong-gorong yang diperbaiki itu pernah tersumbat, ketika terjadi banjir lahar dingin Gunung Marapi merusak jalan di Kelok Hantu tersebut dan beberapa ruas jalan amblas.

BACA JUGA:
 Warga Kalimalang Digegerkan Penemuan Koper Berisikan Mayat Wanita di Pinggir Jalan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</description><content:encoded>
TANAH DATAR - Satu operator excavator ditemukan tewas usai diterjang air bah dari hulu Gunung Marapi, saat memperbaiki gorong-gorong di jalan lintas Padang-Bukittinggi, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar atau tepatnya di Kelok Hantu, sekira pukul 15.10 WIB.

Menurut Camat X Koto, M. Yahya kejadian itu berawal saat debit air di Kelok Hantu Aia Angek mendadak meninggi, mengakibatkan satu unit eskavator yang sedang bekerja bersama operatornya bernama Rasyid (60) dihantam air deras.

&amp;ldquo;Informasi dilapangan, korban sedang membersihkan alur yang ada di bawah, kemudian tiba tiba datang air, sempat berusaha naik tapi pijakan alatnya longsor dan korban tidak sempat keluar dari alat berat,&amp;rdquo; katanya, Kamis (25/4/2024).

BACA JUGA:
Identitas Mayat Dalam Koper di Cikarang Terkuak, Ternyata Wanita Paruh Baya Asal Bandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban baru ditemukan dalam keadaan tewas pada pukul 16.30 WIB dan langsung dievakuasi. Menurut informasi yang diterima korban hanyut sejauh tiga kilometer dari lokasi awal. Korban adalah operator alat berat (mini excavator), yang di sewa oleh BPJN, dari PT. Statika Mitra Sarana (Padang).

Sementara gorong-gorong yang diperbaiki itu pernah tersumbat, ketika terjadi banjir lahar dingin Gunung Marapi merusak jalan di Kelok Hantu tersebut dan beberapa ruas jalan amblas.

BACA JUGA:
 Warga Kalimalang Digegerkan Penemuan Koper Berisikan Mayat Wanita di Pinggir Jalan&amp;nbsp; &amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
