<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mengenal Babe Sani, Jenderal Berdarah Betawi yang Doyan Lawan Penjajah   </title><description>Letjen (purn) Muhammad Sanif dikenal sebagai prajurit yang paling doyan perang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah"/><item><title> Mengenal Babe Sani, Jenderal Berdarah Betawi yang Doyan Lawan Penjajah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2024 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/26/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah-VroOLcf7DQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Letjen TNI (Purn) Muhammad Sanif (foto: dok wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/26/337/3001200/mengenal-babe-sani-jenderal-berdarah-betawi-yang-doyan-lawan-penjajah-VroOLcf7DQ.jpg</image><title>Letjen TNI (Purn) Muhammad Sanif (foto: dok wikipedia)</title></images><description>
TOKOH militer asal Betawi, Letjen (purn) Muhammad Sanif dikenal sebagai prajurit yang paling doyan perang. Pria yang akrab disapa Babe Sani ini adalah tokoh asli Betawi yang lahir di Kramat Jakarta Pusat, 16 Agustus 1928.

Berdasarkan data yang diolah dari berbagai sumber. Babe Sani merupakan anak dari pasangan Niming dan Samiah, Babe Sani dikenal sebagai keluarga pejuang saat zaman revolusi. Dia juga turut membela Tanah Air dari penjajah. Pamannya merupakan pejuang BKR Laut. Sementara, kakaknya Lili Suherli dan Siti Jumenah, juga ikut berjuang mengusir penjajah.

BACA JUGA:
 4 Sosok Jenderal Penentang Soeharto, Dicopot dari Jabatan hingga Keluarga Dipersulit

Aksinya di medan pertempuran menyabung nyawa melawan penjajah, membuat tokoh Kopassus LB Moerdani memuji semangat dan keberaniannya.

Tidak heran, setelah masa revolusi kemerdekaan, karier militernya pun cukup moncer sehingga menduduki berbagai macam jabatan strategis. Seperti Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (1976-1977), Komandan Pussenif (1977&amp;ndash;1979), Panglima Kodam XII/Tanjungpura (1979&amp;ndash;1980).

Setelah itu, dia dipromosikan sebagai Panglima Kodam II/Bukit Barisan (1980&amp;ndash;1981) dan Asisten Operasi Panglima ABRI. Babe Sani pensiun dengan pangkat 3 bintang di pundaknya atau Letnan Jenderal.

BACA JUGA:
 5 Tentara di Dunia yang Menyandang Jenderal Bintang 5, Tiga Orang dari Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Saat Orde Baru, Babe Sani pernah akan ditugaskan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun,tiba-tiba dia digantikan oleh Suryadi Sudirja yang juga tokoh militer. Suryadi pun sukses memimpin Ibu Kota pada 1992&amp;ndash;1997.



Babe Sani meninggal pada 8 Mei 2015 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Bagi masyarakat Betawi, nama Babe Sani selalu dikenang.</description><content:encoded>
TOKOH militer asal Betawi, Letjen (purn) Muhammad Sanif dikenal sebagai prajurit yang paling doyan perang. Pria yang akrab disapa Babe Sani ini adalah tokoh asli Betawi yang lahir di Kramat Jakarta Pusat, 16 Agustus 1928.

Berdasarkan data yang diolah dari berbagai sumber. Babe Sani merupakan anak dari pasangan Niming dan Samiah, Babe Sani dikenal sebagai keluarga pejuang saat zaman revolusi. Dia juga turut membela Tanah Air dari penjajah. Pamannya merupakan pejuang BKR Laut. Sementara, kakaknya Lili Suherli dan Siti Jumenah, juga ikut berjuang mengusir penjajah.

BACA JUGA:
 4 Sosok Jenderal Penentang Soeharto, Dicopot dari Jabatan hingga Keluarga Dipersulit

Aksinya di medan pertempuran menyabung nyawa melawan penjajah, membuat tokoh Kopassus LB Moerdani memuji semangat dan keberaniannya.

Tidak heran, setelah masa revolusi kemerdekaan, karier militernya pun cukup moncer sehingga menduduki berbagai macam jabatan strategis. Seperti Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (1976-1977), Komandan Pussenif (1977&amp;ndash;1979), Panglima Kodam XII/Tanjungpura (1979&amp;ndash;1980).

Setelah itu, dia dipromosikan sebagai Panglima Kodam II/Bukit Barisan (1980&amp;ndash;1981) dan Asisten Operasi Panglima ABRI. Babe Sani pensiun dengan pangkat 3 bintang di pundaknya atau Letnan Jenderal.

BACA JUGA:
 5 Tentara di Dunia yang Menyandang Jenderal Bintang 5, Tiga Orang dari Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Saat Orde Baru, Babe Sani pernah akan ditugaskan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun,tiba-tiba dia digantikan oleh Suryadi Sudirja yang juga tokoh militer. Suryadi pun sukses memimpin Ibu Kota pada 1992&amp;ndash;1997.



Babe Sani meninggal pada 8 Mei 2015 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Bagi masyarakat Betawi, nama Babe Sani selalu dikenang.</content:encoded></item></channel></rss>
