<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi, Ketinggian Letusannya Capai 2 Km</title><description>Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat kembali erupsi. Adapun ketinggian letusan erupsi mencapai 2 Kilometer.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-ketinggian-letusannya-capai-2-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-ketinggian-letusannya-capai-2-km"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi, Ketinggian Letusannya Capai 2 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-ketinggian-letusannya-capai-2-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-ketinggian-letusannya-capai-2-km</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2024 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-letusan-gunung-capai-2-km-c2WxzmM1cw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu yang diambil gambarnya beberapa waktu silam (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/27/337/3001254/gunung-ibu-erupsi-letusan-gunung-capai-2-km-c2WxzmM1cw.jpg</image><title>Gunung Ibu yang diambil gambarnya beberapa waktu silam (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat kembali erupsi. Adapun ketinggian letusan erupsi mencapai 2 Kilometer.
Dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id, Gunung Api Ibu menunjukan aktivitas erupsi pada Jumat 26 April 2024 pukul 19.19 WIT dengan ketinggian letusan mencapai 2 Kilometer di atas puncak permukaan laut.
&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat,&amp;rdquo; demikian keterangan yang disampaikan MAGMA Indonesia yang dilihat Sabtu (27/4/2024).

BACA JUGA:
Ramalan Cuaca Hari Ini, Bandung hingga Bogor Waspada Hujan Angin

Dalam keterangan tersebut menyebutkan, peristiwa erupsi Gunung Api Ibu terekam di sesimograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 252 detik.
Oleh karena itu, MAGMA Indonesia mengimbau agar para pengunjung atau wisatawan yang berada di sekitar kawasan Gunung Ibu untuk tidak beraktivitas dalam radius 2,0 kilometer dengan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Tukang Kasur Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur di Sampang
Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap menjaga kondusifitas dengan tidak menyebarkan berita bohong dan tidak terpancing atas informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
&amp;ldquo;Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Api Ibu melalui aplikasi Android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (Facebook, Twitter, dan Instagram),&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat kembali erupsi. Adapun ketinggian letusan erupsi mencapai 2 Kilometer.
Dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id, Gunung Api Ibu menunjukan aktivitas erupsi pada Jumat 26 April 2024 pukul 19.19 WIT dengan ketinggian letusan mencapai 2 Kilometer di atas puncak permukaan laut.
&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat,&amp;rdquo; demikian keterangan yang disampaikan MAGMA Indonesia yang dilihat Sabtu (27/4/2024).

BACA JUGA:
Ramalan Cuaca Hari Ini, Bandung hingga Bogor Waspada Hujan Angin

Dalam keterangan tersebut menyebutkan, peristiwa erupsi Gunung Api Ibu terekam di sesimograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 252 detik.
Oleh karena itu, MAGMA Indonesia mengimbau agar para pengunjung atau wisatawan yang berada di sekitar kawasan Gunung Ibu untuk tidak beraktivitas dalam radius 2,0 kilometer dengan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Tukang Kasur Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur di Sampang
Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap menjaga kondusifitas dengan tidak menyebarkan berita bohong dan tidak terpancing atas informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
&amp;ldquo;Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Api Ibu melalui aplikasi Android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (Facebook, Twitter, dan Instagram),&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
