<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergerakan Tanah di Cianjur Meluas, Akses Jalan dan Perkebunan Rusak</title><description>Pantauan di lokasi, para warga pun sudah mulai mengambil barang-barang yang ada di rumahnya untuk dikosongkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak"/><item><title>Pergerakan Tanah di Cianjur Meluas, Akses Jalan dan Perkebunan Rusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2024 21:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak-KKF2fzNu3m.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/27/525/3001495/pergerakan-tanah-di-cianjur-meluas-akses-jalan-dan-perkebunan-rusak-KKF2fzNu3m.JPG</image><title></title></images><description>CIANJUR - Bencana pergeseran tanah di Kampung Sukajadi dan Kampung Pasircinde, Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, hingga saat ini masih terus terjadi pergerakan tanah, Sabtu (27/4/2024).

Pantauan di lokasi, para warga pun sudah mulai mengambil barang-barang yang ada di rumahnya untuk dikosongkan.

Menurut ketua RT Kampung Sukajadi Hamid (43) mengatakan, pergerakan tanah masih terus terjadi hingga saat ini.


BACA JUGA:
Pergerakan Tanah, 167 Jiwa di Bonjopi Cianjur Mengungsi


&quot;Kemarin malam pas ujan rintik juga ada bangunan rumah yang langsung jebol apalagi kalau ujannya gede,&quot; tuturnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/4/2024).

Selain merobohkan rumah warga, menurutnya pergerakan tanah juga mengakibatkan rusaknya akses jalan perkampungan dan juga perkebunan milik warga.

&quot;Rumah warga saat ini sudah pada di kosongkan, barang-barangnya juga sudah pada di akut di pindahkan ke tempat pengungsian mereka,&quot; jelasnya

Sementara itu, Camat Kecamatan Bojongpicung Aziz Muslim mengatakan, hingga saat ini tercatat ada sebanyak 61 Keluarga 191 jiwa rumahnya terdampak dan sudah mengungsi ke rumah sodaranya.

&quot;Ada tiga rumah rusak berat, Tujuh rumah rusak sedang, 26 rusak ringan dan sisanya terancam akibat pergeseran tanah itu,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, pergerakan tanah tersebut sudah terjadi sejak Kamis 25 April, sekitar pukul 21.00 WIB. Namun hingga saat ini pergerakan tanah itu terus terjadi.</description><content:encoded>CIANJUR - Bencana pergeseran tanah di Kampung Sukajadi dan Kampung Pasircinde, Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, hingga saat ini masih terus terjadi pergerakan tanah, Sabtu (27/4/2024).

Pantauan di lokasi, para warga pun sudah mulai mengambil barang-barang yang ada di rumahnya untuk dikosongkan.

Menurut ketua RT Kampung Sukajadi Hamid (43) mengatakan, pergerakan tanah masih terus terjadi hingga saat ini.


BACA JUGA:
Pergerakan Tanah, 167 Jiwa di Bonjopi Cianjur Mengungsi


&quot;Kemarin malam pas ujan rintik juga ada bangunan rumah yang langsung jebol apalagi kalau ujannya gede,&quot; tuturnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/4/2024).

Selain merobohkan rumah warga, menurutnya pergerakan tanah juga mengakibatkan rusaknya akses jalan perkampungan dan juga perkebunan milik warga.

&quot;Rumah warga saat ini sudah pada di kosongkan, barang-barangnya juga sudah pada di akut di pindahkan ke tempat pengungsian mereka,&quot; jelasnya

Sementara itu, Camat Kecamatan Bojongpicung Aziz Muslim mengatakan, hingga saat ini tercatat ada sebanyak 61 Keluarga 191 jiwa rumahnya terdampak dan sudah mengungsi ke rumah sodaranya.

&quot;Ada tiga rumah rusak berat, Tujuh rumah rusak sedang, 26 rusak ringan dan sisanya terancam akibat pergeseran tanah itu,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, pergerakan tanah tersebut sudah terjadi sejak Kamis 25 April, sekitar pukul 21.00 WIB. Namun hingga saat ini pergerakan tanah itu terus terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
