<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamas Rilis Video Baru  Tampilkan 2 Sandera Israel</title><description>Kedua sandera yang ditampilkan adalah Keith Siegel dan Omri Miran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel"/><item><title>Hamas Rilis Video Baru  Tampilkan 2 Sandera Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel</guid><pubDate>Minggu 28 April 2024 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel-S1inhi5cDS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kaos bergambar sandera Keith Siegel dikenakan oleh isterinya Aviva Siegel. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/28/18/3001635/hamas-rilis-video-baru-tampilkan-2-sandera-israel-S1inhi5cDS.jpg</image><title>Kaos bergambar sandera Keith Siegel dikenakan oleh isterinya Aviva Siegel. (Foto: Reuters)</title></images><description>


YERUSALEM - Hamas merilis video baru pada Sabtu, (27/4/2024) yang menunjukkan dua sandera Israel yang ditahan di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober di Israel selatan.
Video tersebut serupa dengan video penyanderaan sebelumnya yang dipublikasikan oleh kelompok Islam tersebut, yang dikutuk Israel sebagai terorisme psikologis.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Erdogan Bertemu Pemimpin Hamas di Istanbul, Bakal Bantu Lawan Israel?&amp;nbsp;

Kedua pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Keith Siegel, (64), dan Omri Miran, (47), berbicara satu per satu di depan latar belakang yang kosong. Mereka mengirimkan cinta mereka kepada keluarga mereka dan meminta untuk dibebaskan.
Diwartakan Reuters, Miran disandera dari rumahnya di komunitas Nahal Oz di depan istri dan dua putrinya yang masih kecil selama serangan Hamas yang memicu perang di Gaza.
Siegel, yang merupakan warga negara ganda Amerika Serikat (AS), ditawan bersama istrinya dari kota perbatasan lain. Dia kemudian dibebaskan selama gencatan senjata singkat pada November.

BACA JUGA:
Peringati 6 Bulan Perang Gaza, Ribuan Warga Israel Berunjuk Rasa Tuntut Pembebasan Sandera

Video tersebut dipublikasikan pada hari raya Paskah, ketika orang-orang Yahudi secara tradisional merayakan kisah alkitabiah tentang kebebasan dari perbudakan di Mesir.
Pada satu titik Siegel menangis ketika dia menceritakan perayaan liburan bersama keluarganya tahun lalu dan mengungkapkan harapannya bahwa mereka akan bersatu kembali.Sekira 250 warga Israel dan orang asing disandera selama serangan Hamas, yang menewaskan sekira 1.200 orang, menurut penghitungan Israel, dalam serangan tunggal paling mematikan dalam sejarah Israel.
Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan ke Gaza, berjanji untuk menghancurkan Hamas dan membawa pulang para sandera. Serangan tersebut sejauh ini telah menewaskan lebih dari 34.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.</description><content:encoded>


YERUSALEM - Hamas merilis video baru pada Sabtu, (27/4/2024) yang menunjukkan dua sandera Israel yang ditahan di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober di Israel selatan.
Video tersebut serupa dengan video penyanderaan sebelumnya yang dipublikasikan oleh kelompok Islam tersebut, yang dikutuk Israel sebagai terorisme psikologis.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Erdogan Bertemu Pemimpin Hamas di Istanbul, Bakal Bantu Lawan Israel?&amp;nbsp;

Kedua pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Keith Siegel, (64), dan Omri Miran, (47), berbicara satu per satu di depan latar belakang yang kosong. Mereka mengirimkan cinta mereka kepada keluarga mereka dan meminta untuk dibebaskan.
Diwartakan Reuters, Miran disandera dari rumahnya di komunitas Nahal Oz di depan istri dan dua putrinya yang masih kecil selama serangan Hamas yang memicu perang di Gaza.
Siegel, yang merupakan warga negara ganda Amerika Serikat (AS), ditawan bersama istrinya dari kota perbatasan lain. Dia kemudian dibebaskan selama gencatan senjata singkat pada November.

BACA JUGA:
Peringati 6 Bulan Perang Gaza, Ribuan Warga Israel Berunjuk Rasa Tuntut Pembebasan Sandera

Video tersebut dipublikasikan pada hari raya Paskah, ketika orang-orang Yahudi secara tradisional merayakan kisah alkitabiah tentang kebebasan dari perbudakan di Mesir.
Pada satu titik Siegel menangis ketika dia menceritakan perayaan liburan bersama keluarganya tahun lalu dan mengungkapkan harapannya bahwa mereka akan bersatu kembali.Sekira 250 warga Israel dan orang asing disandera selama serangan Hamas, yang menewaskan sekira 1.200 orang, menurut penghitungan Israel, dalam serangan tunggal paling mematikan dalam sejarah Israel.
Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan ke Gaza, berjanji untuk menghancurkan Hamas dan membawa pulang para sandera. Serangan tersebut sejauh ini telah menewaskan lebih dari 34.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.</content:encoded></item></channel></rss>
