<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Gus Yahya: PBNU Berpolitik untuk Kemaslahatan Rakyat</title><description>Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa pihaknya berpolitik demi kemaslahatan bangsa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat"/><item><title>   Gus Yahya: PBNU Berpolitik untuk Kemaslahatan Rakyat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat</guid><pubDate>Minggu 28 April 2024 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat-CGnbCzloOo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Yahya (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/28/337/3001708/gus-yahya-pbnu-berpolitik-untuk-kemaslahatan-rakyat-CGnbCzloOo.jpg</image><title>Gus Yahya (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yOC8xLzE4MDA4OC81L3g4eGwybjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa pihaknya berpolitik demi kemaslahatan bangsa.
Hal ini dilatarbelakangi di mana sejak awal NU terus bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga akhir, di mana guna memastikan agenda pemerintah sampai kepada rakyat.
&quot;Karena warganya banyak, jadi NU menjadi wajib membantu pemerintah untuk memastikan bahwa agenda kemaslahatan itu sungguh sampai kepada rakyat,&quot; kata Gus Yahya.
Karena sejak awal mendukung pemerintah, maka ketika pergantian pemerintahan menjadi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, PBNU akan terus bersama hingga akhir bersama Prabowo-Gibran.

BACA JUGA:
Selain Gibran, Prabowo Subianto Juga Hadiri Halal Bihalal PBNU

&quot;Ke depan Nahdlatul Ulama tidak akan pernah tidak bersama-sama dengan pemerintahan yang akan datang Pak Prabowo dan Mas Gibran rakabuming Raka. Apakah ini soal politik iya, tapi motivasinya adalah kemaslahatan rakyat karena tanggung jawab imam adalah untuk kemaslahatan sebesar-besarnya untuk rakyat,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
PBNU Ucapkan Selamat Bertugas kepada Prabowo-Gibran

Gus Yahya pun mengucapkan alasan PBNU ikut mengawal proses pemerintah. Sebab masyarakat yang bergabung dengan Nahdlatul Ulama dari waktu ke waktu terus berkembang.
&quot;Semuanya menunjukkan hasil yang konsisten bahwa masyarakat Indonesia yang merasa yang mengklaim dirinya sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama ini sudah lebih dari separuh penduduk Indonesia,&quot; kata Gus Yahya.Sehingga ke depan, lanjutnya, PBNU akan siap melakukan kerja sama dengan pemerintahan saat ini.

&quot;Jadi saya kira ke depan bisa lebih mudah membangun kerjasama karena alam pikiran yang sama,&quot; tuturnya.

Sebagai informasi dalam halal bihalal ini turut hadir, pejabat lainnya seperti Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, Menteri PPN RI/Bappenas Suharso Monoarfa, Menkominfo Budi Arie, dan Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah.

Kemudian turut hadir Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, beserta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dan Panglima Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yOC8xLzE4MDA4OC81L3g4eGwybjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa pihaknya berpolitik demi kemaslahatan bangsa.
Hal ini dilatarbelakangi di mana sejak awal NU terus bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga akhir, di mana guna memastikan agenda pemerintah sampai kepada rakyat.
&quot;Karena warganya banyak, jadi NU menjadi wajib membantu pemerintah untuk memastikan bahwa agenda kemaslahatan itu sungguh sampai kepada rakyat,&quot; kata Gus Yahya.
Karena sejak awal mendukung pemerintah, maka ketika pergantian pemerintahan menjadi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, PBNU akan terus bersama hingga akhir bersama Prabowo-Gibran.

BACA JUGA:
Selain Gibran, Prabowo Subianto Juga Hadiri Halal Bihalal PBNU

&quot;Ke depan Nahdlatul Ulama tidak akan pernah tidak bersama-sama dengan pemerintahan yang akan datang Pak Prabowo dan Mas Gibran rakabuming Raka. Apakah ini soal politik iya, tapi motivasinya adalah kemaslahatan rakyat karena tanggung jawab imam adalah untuk kemaslahatan sebesar-besarnya untuk rakyat,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
PBNU Ucapkan Selamat Bertugas kepada Prabowo-Gibran

Gus Yahya pun mengucapkan alasan PBNU ikut mengawal proses pemerintah. Sebab masyarakat yang bergabung dengan Nahdlatul Ulama dari waktu ke waktu terus berkembang.
&quot;Semuanya menunjukkan hasil yang konsisten bahwa masyarakat Indonesia yang merasa yang mengklaim dirinya sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama ini sudah lebih dari separuh penduduk Indonesia,&quot; kata Gus Yahya.Sehingga ke depan, lanjutnya, PBNU akan siap melakukan kerja sama dengan pemerintahan saat ini.

&quot;Jadi saya kira ke depan bisa lebih mudah membangun kerjasama karena alam pikiran yang sama,&quot; tuturnya.

Sebagai informasi dalam halal bihalal ini turut hadir, pejabat lainnya seperti Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, Menteri PPN RI/Bappenas Suharso Monoarfa, Menkominfo Budi Arie, dan Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah.

Kemudian turut hadir Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, beserta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dan Panglima Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan.



</content:encoded></item></channel></rss>
