<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB Dirikan Tenda Pengungsian di RS Sumedang Pascagempa M6,2 Garut</title><description>BNPB melaporkan perkembangan terbaru terkait penanganan darurat pasca gempa Garut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut"/><item><title>BNPB Dirikan Tenda Pengungsian di RS Sumedang Pascagempa M6,2 Garut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut</guid><pubDate>Minggu 28 April 2024 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut-PPrJNxPilu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Besar Guncang Garut/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/28/525/3001628/bnpb-dirikan-tenda-pengungsian-di-rs-sumedang-pascagempa-m6-2-garut-PPrJNxPilu.jpg</image><title>Gempa Besar Guncang Garut/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yOC8xLzE4MDA3NC81L3g4eGt1bjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait penanganan darurat pasca gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/4) malam.

&quot;Untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan, BPBD Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait telah mendirikan tenda pengungsian di halaman parkir RS Sumedang,&quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).


Update Dampak Gempa Besar Garut M6,5: Puluhan Rumah Warga hingga 11 Rumah Sakit Rusak

Data hingga Minggu (28/4) pukul 5.45 WIB, tercatat sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari gempa ini.
Dari jumlah ini, warga terdampak paling banyak berada di Kabupaten Garut dengan rincian 3 orang mengalami luka-luka dan 4 KK terdampak.
Sementara, di Kabupaten Tasikmalaya 1 orang mengalami luka-luka dan 8 KK terdampak, serta di Kota Tasikmalaya 5 KK terdampak.


&quot;Laporan juga menyebut total rumah yang rusak akibat gempa ini berjumlah 27 unit,&quot; ujarnya.


Dampak Gempa Garut, Operasional 5 Kereta Api Sempat Terhenti


Adapun rincian berdasarkan tingkat kerusakannya meliputi 4 unit rumah rusak berat (RB), 11 unit rumah rusak ringan (RS), 5 unit rumah rusak ringan (RR), serta 7 unit rumah terdampak. Dari total jumlah tersebut kerusakan sebagian besar berada di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.


Rincian kerusakan di tiga wilayah itu meliputi 1 unit rumah RB dan 3 unit rumah terdampak di Kabupaten Garut.
Selanjutnya 4 unit RS dan 3 unit RR di Kabupaten Tasikmalaya, serta 5 unit rumah RS di Kota Tasikmalaya.



&quot;Selain tempat tinggal atau rumah, bencana geologi ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan fasilitas publik seperti tempat ibadah, sekolah, dan sarana kesehatan,&quot; tuturnya.







Dia memastikan, BPBD kabupaten, kota, serta provinsi Jawa Barat yang didukung oleh tim gabungan telah melakukan upaya penanganan darurat sejak dini sesaat setelah gempa terjadi.

&amp;ldquo;Sementara itu tim Reaksi Cepat BPBD di masing-masing kabupaten dan kota serta provinsi Jawa Barat terus melakukan pendataan dan monitoring,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yOC8xLzE4MDA3NC81L3g4eGt1bjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait penanganan darurat pasca gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/4) malam.

&quot;Untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan, BPBD Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait telah mendirikan tenda pengungsian di halaman parkir RS Sumedang,&quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).


Update Dampak Gempa Besar Garut M6,5: Puluhan Rumah Warga hingga 11 Rumah Sakit Rusak

Data hingga Minggu (28/4) pukul 5.45 WIB, tercatat sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari gempa ini.
Dari jumlah ini, warga terdampak paling banyak berada di Kabupaten Garut dengan rincian 3 orang mengalami luka-luka dan 4 KK terdampak.
Sementara, di Kabupaten Tasikmalaya 1 orang mengalami luka-luka dan 8 KK terdampak, serta di Kota Tasikmalaya 5 KK terdampak.


&quot;Laporan juga menyebut total rumah yang rusak akibat gempa ini berjumlah 27 unit,&quot; ujarnya.


Dampak Gempa Garut, Operasional 5 Kereta Api Sempat Terhenti


Adapun rincian berdasarkan tingkat kerusakannya meliputi 4 unit rumah rusak berat (RB), 11 unit rumah rusak ringan (RS), 5 unit rumah rusak ringan (RR), serta 7 unit rumah terdampak. Dari total jumlah tersebut kerusakan sebagian besar berada di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.


Rincian kerusakan di tiga wilayah itu meliputi 1 unit rumah RB dan 3 unit rumah terdampak di Kabupaten Garut.
Selanjutnya 4 unit RS dan 3 unit RR di Kabupaten Tasikmalaya, serta 5 unit rumah RS di Kota Tasikmalaya.



&quot;Selain tempat tinggal atau rumah, bencana geologi ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan fasilitas publik seperti tempat ibadah, sekolah, dan sarana kesehatan,&quot; tuturnya.







Dia memastikan, BPBD kabupaten, kota, serta provinsi Jawa Barat yang didukung oleh tim gabungan telah melakukan upaya penanganan darurat sejak dini sesaat setelah gempa terjadi.

&amp;ldquo;Sementara itu tim Reaksi Cepat BPBD di masing-masing kabupaten dan kota serta provinsi Jawa Barat terus melakukan pendataan dan monitoring,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
