<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evakuasi 2 Petugas Telekomunikasi Tewas Hirup Gas Beracun Berlangsung 4 Jam</title><description>Proses evakuasi berlangsung lama karena karena lubang gorong-gorong yang sempit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam"/><item><title>Evakuasi 2 Petugas Telekomunikasi Tewas Hirup Gas Beracun Berlangsung 4 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam</guid><pubDate>Senin 29 April 2024 03:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ervand David</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam-9q4TXOLRse.png" expression="full" type="image/jpeg">Proses evakuasi korban tewas menghirup gas beracun. (Foto: Ervan David)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/29/525/3001856/evakuasi-2-petugas-telekomunikasi-tewas-hirup-gas-beracun-berlangsung-4-jam-9q4TXOLRse.png</image><title>Proses evakuasi korban tewas menghirup gas beracun. (Foto: Ervan David)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Sebanyak dua orang petugas salah satu perusahaan telekomunikasi tewas di dalam gorong-gorong saat akan melakukan perbaikan jaringan, di Jalan Sangkuriang, Coblong, Kota Bandung, Minggu (28/4/2024) malam. Proses evakuasi berlangsung lama karena karena lubang gorong-gorong yang sempit.

Kejadian itu sontak membuat panik warga Coblong, Kota Bandung. Saat kejadian, salah satu petugas perusahaan telekomunikasi teriak meminta tolong karena dua rekannya tak sadarkan diri di dalam gorong-gorong saat memperbaiki jaringan, pada Minggu malam.

BACA JUGA:


Terjatuh dari Jembatan, Pemotor Tewas Tenggelam Bersama Motornya&amp;nbsp;
Diduga kedua petugas tersebut menghirup gas beracun dan tak sadarkan diri hingga meninggal dalam gorong-gorong.

Proses evakuasi berlangsung lama hingga empat jam karena diameter gorong-gorong yang sempit menyulitkan petugas untuk mengevakuasi tubuh kedua petugas tersebut.

BACA JUGA:


Rumah Mewah Pengusaha Tambang TKP Brigadir RAT Tewas Dipasang Police Line&amp;nbsp;
Kedua jasad petugas tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dan selanjutnya diserahkan pada keluarga.</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Sebanyak dua orang petugas salah satu perusahaan telekomunikasi tewas di dalam gorong-gorong saat akan melakukan perbaikan jaringan, di Jalan Sangkuriang, Coblong, Kota Bandung, Minggu (28/4/2024) malam. Proses evakuasi berlangsung lama karena karena lubang gorong-gorong yang sempit.

Kejadian itu sontak membuat panik warga Coblong, Kota Bandung. Saat kejadian, salah satu petugas perusahaan telekomunikasi teriak meminta tolong karena dua rekannya tak sadarkan diri di dalam gorong-gorong saat memperbaiki jaringan, pada Minggu malam.

BACA JUGA:


Terjatuh dari Jembatan, Pemotor Tewas Tenggelam Bersama Motornya&amp;nbsp;
Diduga kedua petugas tersebut menghirup gas beracun dan tak sadarkan diri hingga meninggal dalam gorong-gorong.

Proses evakuasi berlangsung lama hingga empat jam karena diameter gorong-gorong yang sempit menyulitkan petugas untuk mengevakuasi tubuh kedua petugas tersebut.

BACA JUGA:


Rumah Mewah Pengusaha Tambang TKP Brigadir RAT Tewas Dipasang Police Line&amp;nbsp;
Kedua jasad petugas tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dan selanjutnya diserahkan pada keluarga.</content:encoded></item></channel></rss>
