<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Siap Ekspor Alat Perang ke Indonesia</title><description>India telah membangun kemitraan strategis dengan beberapa negara ASEAN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-perang-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-perang-ke-indonesia"/><item><title>India Siap Ekspor Alat Perang ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-perang-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-perang-ke-indonesia</guid><pubDate>Selasa 30 April 2024 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-pertahanan-ke-indonesia-WYYZzYQKLr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pameran industri pertahanan Indonesia-India di Hotel Sultan Jakarta (Foto: MPI/Riana Rizkia) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/30/337/3002633/india-siap-ekspor-alat-pertahanan-ke-indonesia-WYYZzYQKLr.jpg</image><title>Pameran industri pertahanan Indonesia-India di Hotel Sultan Jakarta (Foto: MPI/Riana Rizkia) </title></images><description>JAKARTA - Direktur Jenderal Produksi Pertahanan Kementerian Pertahanan India, T Natarajan mengatakan bahwa pihaknya membuka peluang ekspor produk industri pertahanan ke negara-negara di Asia Tenggara, terutama Indonesia.
Natarajan mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir, India telah membangun kemitraan strategis dengan beberapa negara ASEAN dalam bentuk program latihan bersama, port visit hingga kunjungan delegasi dan pimpinan angkatan laut.
&quot;Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah memulai bentuk kerja sama yang kuat dengan negara-negara di ASEAN di seluruh spektrum, mulai dari bisnis hingga pertahanan,&quot; kata Natarajan dalam seminar sekaligus pameran industri pertahanan India-Indonesia, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (30/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemhan Manfaatkan Transfer Teknologi Negara Lain, Menuju Industri Pertahanan Indonesia yang Mandiri

Natarajan menilai, pendekatan kemitraan strategis tersebut mampu membuat India mencapai kerja sama industri pertahanan. Seperti dengan Malaysia dalam kolaborasi modernisasi jet tempur SU-30, dan Filipina dalam rencana pengadaan sistem rudal anti-kapal selam.
&quot;Hal ini memberikan kesempatan untuk saling belajar satu sama lain. Ada kemitraan antar-industri,&quot; katanya.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menegaskan bahwa saat ini, inovasi pertahanan India patut diperhitungkan dalam skala global.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemhan Diminta Transparan soal Pembatalan Pembelian Jet Tempur Mirage 2000-5

&quot;Sektor pertahanan India sedang mengalami transformasi yang luar biasa yang berfokus pada desain, pengembangan, dan manufaktur dalam negeri,&quot; katanya.
Sandeep pun meyakini, Indonesia dapat menjadi negara berikutnya setelah Malaysia dan Filipina untuk berkolaborasi jangka panjang di sektor pertahanan. Seperti pada platform kapal permukaan, kapal selam, pesawat terbang, kendaraan lapis baja, dan satelit.
&quot;Dan juga di bidang metalurgi, hidrolika, pneumatik, Al, amunisi, dunia maya, dan keseluruhan desain, penelitian dan pengembangan serta ekosistem start-up yang menarik,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jenderal Produksi Pertahanan Kementerian Pertahanan India, T Natarajan mengatakan bahwa pihaknya membuka peluang ekspor produk industri pertahanan ke negara-negara di Asia Tenggara, terutama Indonesia.
Natarajan mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir, India telah membangun kemitraan strategis dengan beberapa negara ASEAN dalam bentuk program latihan bersama, port visit hingga kunjungan delegasi dan pimpinan angkatan laut.
&quot;Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah memulai bentuk kerja sama yang kuat dengan negara-negara di ASEAN di seluruh spektrum, mulai dari bisnis hingga pertahanan,&quot; kata Natarajan dalam seminar sekaligus pameran industri pertahanan India-Indonesia, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (30/4/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemhan Manfaatkan Transfer Teknologi Negara Lain, Menuju Industri Pertahanan Indonesia yang Mandiri

Natarajan menilai, pendekatan kemitraan strategis tersebut mampu membuat India mencapai kerja sama industri pertahanan. Seperti dengan Malaysia dalam kolaborasi modernisasi jet tempur SU-30, dan Filipina dalam rencana pengadaan sistem rudal anti-kapal selam.
&quot;Hal ini memberikan kesempatan untuk saling belajar satu sama lain. Ada kemitraan antar-industri,&quot; katanya.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menegaskan bahwa saat ini, inovasi pertahanan India patut diperhitungkan dalam skala global.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemhan Diminta Transparan soal Pembatalan Pembelian Jet Tempur Mirage 2000-5

&quot;Sektor pertahanan India sedang mengalami transformasi yang luar biasa yang berfokus pada desain, pengembangan, dan manufaktur dalam negeri,&quot; katanya.
Sandeep pun meyakini, Indonesia dapat menjadi negara berikutnya setelah Malaysia dan Filipina untuk berkolaborasi jangka panjang di sektor pertahanan. Seperti pada platform kapal permukaan, kapal selam, pesawat terbang, kendaraan lapis baja, dan satelit.
&quot;Dan juga di bidang metalurgi, hidrolika, pneumatik, Al, amunisi, dunia maya, dan keseluruhan desain, penelitian dan pengembangan serta ekosistem start-up yang menarik,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
