<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Kasus Brigadir RAT, MKD Panggil Pemilik Alphard yang Gunakan Pelat DPR Palsu</title><description>Diketahui, di mobil tersebut, Brigadir RAT diduga melakukan aksi bunuh diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu"/><item><title>Usut Kasus Brigadir RAT, MKD Panggil Pemilik Alphard yang Gunakan Pelat DPR Palsu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2024 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu-BoWCmRAAOK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/337/3002833/usut-kasus-brigadir-rat-mkd-panggil-pemilik-alphard-yang-gunakan-pelat-dpr-palsu-BoWCmRAAOK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memastikan telah menjadwalkan pemanggilan pemilik mobil Toyota Alphard yang menggunakan pelat nomor khusus palsu DPR. Diketahui, di mobil tersebut, Brigadir RAT diduga melakukan aksi bunuh diri.
&quot;InsyaAllah benar, minggu depan akan kita panggil pemilik kendaraan,&quot; kata Wakil Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (30/4/2024).
Sebelumnya, dia menyampaikan bahwa  pihaknya telah melakukan penelusuran kebenaran daripada plat nomor khusus anggota DPR RI tersebut yang kini menjadi sorotan.

BACA JUGA:
Lolos Olimpiade, Timnas U23 Akan Diundang ke Istana

&quot;Jadi MKD sudah mengecek bahwa nomor itu sudah pasti palsu,&quot; ujarnya.
Nazaruddin menjelaskan, nomor pelat palsu tersebut ingin menyerupai kode bagi pimpinan Badan Legislasi (Baleg). Hanya, angka-angka yang ada dalam pelat itu sudah sangat jelas terlihat palsunya.

BACA JUGA:
 Usai Geledah Ruang Setjen DPR, Penyidik KPK Bawa 3 Koper&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dan kami pastikan itu palsu, dan kami segera menindaklanjuti, termasuk akan melaporkan ke kepolisian,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memastikan telah menjadwalkan pemanggilan pemilik mobil Toyota Alphard yang menggunakan pelat nomor khusus palsu DPR. Diketahui, di mobil tersebut, Brigadir RAT diduga melakukan aksi bunuh diri.
&quot;InsyaAllah benar, minggu depan akan kita panggil pemilik kendaraan,&quot; kata Wakil Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (30/4/2024).
Sebelumnya, dia menyampaikan bahwa  pihaknya telah melakukan penelusuran kebenaran daripada plat nomor khusus anggota DPR RI tersebut yang kini menjadi sorotan.

BACA JUGA:
Lolos Olimpiade, Timnas U23 Akan Diundang ke Istana

&quot;Jadi MKD sudah mengecek bahwa nomor itu sudah pasti palsu,&quot; ujarnya.
Nazaruddin menjelaskan, nomor pelat palsu tersebut ingin menyerupai kode bagi pimpinan Badan Legislasi (Baleg). Hanya, angka-angka yang ada dalam pelat itu sudah sangat jelas terlihat palsunya.

BACA JUGA:
 Usai Geledah Ruang Setjen DPR, Penyidik KPK Bawa 3 Koper&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dan kami pastikan itu palsu, dan kami segera menindaklanjuti, termasuk akan melaporkan ke kepolisian,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
