<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah 4 Bulan, Jalan Penghubung Kampung Bulak Barat-Pasir Putih Depok Terendam Banjir</title><description>Banjir tak surut-surut sejak 4 bulan terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir"/><item><title>Sudah 4 Bulan, Jalan Penghubung Kampung Bulak Barat-Pasir Putih Depok Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2024 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir-SrL5kUM8L9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan penghubung di Depok sudah 4 bulan terendam banjir (Foto: M Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/338/3002953/sudah-4-bulan-jalan-penghubung-kampung-bulak-barat-pasir-putih-depok-terendam-banjir-SrL5kUM8L9.jpg</image><title>Jalan penghubung di Depok sudah 4 bulan terendam banjir (Foto: M Refi Sandi)</title></images><description>DEPOK - Akses jalan warga yang menghubungkan dua wilayah Kampung Bulak Barat, Cipayung dengan Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat terputus akibat banjir yang melanda imbas luapan Kali Pesanggrahan. Adapun banjir tak surut-surut sejak 4 bulan terakhir.

Dalam dokumentasi video yang diterima iNews Media Group genangan banjir memutus akses jalan warga dan menenggelamkan sejumlah bangunan rumah warga hingga pabrik tahu sehingga penghuninya mengungsi ke tempat yang lebih aman sementara. Akses jalan pun tak bisa dilalui pejalan kaki, kendaraan roda dua hingga roda empat.

BACA JUGA:
Hakim A Terbukti Selingkuh, Dipecat dengan Hak Pensiun



Anis (45) warga sekitar menceritakan banjir yang melanda dan memutus akses jalan telah terjadi 4 bulan lamanya. Hal itu membuat warga harus mencari jalan alternatif sedikit memutar dengan jarak lebih jauh.

&quot;Harusnya kita ke arah sana lebih dekat, jadi kita harus memutar. Kalau yang ini pada ngontrak lagi masing-masing banyak yang pindah,&quot; kata Anis kepada wartawan di lokasi, Rabu (1/5/2024).

&quot;Kurang lebih 4 bulan sudah nggak bisa buat akses,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Mobil Terbakar di Tol Japek Ternyata Sempat Ditabrak Pikap Muatan Cabai


Anis menduga bahwa banjir yang tak kunjung surut itu disebabkan adanya sumbatan sampah akibat longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Sebab, menurutnya biasanya tiap banjir langsung dibersihkan sampah. Hanya saja sekarang ini masih seperti itu meski terdapat satu unit alat berat yang diduga rusak.

&quot;Tahun kemarin enggak juga, biasanya kan kalau banjir langsung dibersihkan sampahnya. Kalau sekarang ini, ya masih begini,&amp;rdquo; ungkapnya.
</description><content:encoded>DEPOK - Akses jalan warga yang menghubungkan dua wilayah Kampung Bulak Barat, Cipayung dengan Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat terputus akibat banjir yang melanda imbas luapan Kali Pesanggrahan. Adapun banjir tak surut-surut sejak 4 bulan terakhir.

Dalam dokumentasi video yang diterima iNews Media Group genangan banjir memutus akses jalan warga dan menenggelamkan sejumlah bangunan rumah warga hingga pabrik tahu sehingga penghuninya mengungsi ke tempat yang lebih aman sementara. Akses jalan pun tak bisa dilalui pejalan kaki, kendaraan roda dua hingga roda empat.

BACA JUGA:
Hakim A Terbukti Selingkuh, Dipecat dengan Hak Pensiun



Anis (45) warga sekitar menceritakan banjir yang melanda dan memutus akses jalan telah terjadi 4 bulan lamanya. Hal itu membuat warga harus mencari jalan alternatif sedikit memutar dengan jarak lebih jauh.

&quot;Harusnya kita ke arah sana lebih dekat, jadi kita harus memutar. Kalau yang ini pada ngontrak lagi masing-masing banyak yang pindah,&quot; kata Anis kepada wartawan di lokasi, Rabu (1/5/2024).

&quot;Kurang lebih 4 bulan sudah nggak bisa buat akses,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Mobil Terbakar di Tol Japek Ternyata Sempat Ditabrak Pikap Muatan Cabai


Anis menduga bahwa banjir yang tak kunjung surut itu disebabkan adanya sumbatan sampah akibat longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Sebab, menurutnya biasanya tiap banjir langsung dibersihkan sampah. Hanya saja sekarang ini masih seperti itu meski terdapat satu unit alat berat yang diduga rusak.

&quot;Tahun kemarin enggak juga, biasanya kan kalau banjir langsung dibersihkan sampahnya. Kalau sekarang ini, ya masih begini,&amp;rdquo; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
