<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asap Kelabu Tebal Teramati, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi</title><description>Wafid mengatakan, saat ini kedua stasiun tersebut dalam kondisi rusak pasca erupsi yang terjadi pada 17 April dan 30 April 2024.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi"/><item><title>Asap Kelabu Tebal Teramati, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2024 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi-AgwOghaun4.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/340/3003097/asap-kelabu-tebal-teramati-pvmbg-sebut-aktivitas-gunung-ruang-masih-tinggi-AgwOghaun4.JPG</image><title></title></images><description>BANDUNG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan update terkini aktivitas Gunung Ruang di Sulawesi Utara yang saat ini berada pada Level IV atau Awas, Rabu (1/5/2024).

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Muhammad Wafid mengatakan, pada pukul 09.00 WITA tercatat 2 kali Gempa Vulkanik Dalam dan 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal.

&quot;Meski jumlah kegempaan ini terlihat menurun, tetapi stasiun Pos PGA Gunung Ruang (PRUA) ini terletak 5 km dari kawah aktif, jadi kepekaan tidak sebaik stasiun RUA3 (1.5 km dari kawah aktif) dan RAPS (2.7 km dari kawah aktif) yang terletak di Pulau Gunung Ruang,&quot; kata Wafid dalam keterangannya.


BACA JUGA:
Hari Buruh Sebagai Momentum Tingkatkan Kompetensi dan Produktivitas


Wafid mengatakan, saat ini kedua stasiun tersebut dalam kondisi rusak pasca erupsi yang terjadi pada 17 April dan 30 April 2024.

Selain itu, asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 500-700 m di atas puncak.


&quot;Hal ini masih mengindikasikan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi,&quot; ujarnya.



Menurutnya, potensi bahaya berupa erupsi yang menghasilkan awan panas bergantung pada arah dan kecepatan angin.



&quot;Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan awan panas, lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>BANDUNG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan update terkini aktivitas Gunung Ruang di Sulawesi Utara yang saat ini berada pada Level IV atau Awas, Rabu (1/5/2024).

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Muhammad Wafid mengatakan, pada pukul 09.00 WITA tercatat 2 kali Gempa Vulkanik Dalam dan 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal.

&quot;Meski jumlah kegempaan ini terlihat menurun, tetapi stasiun Pos PGA Gunung Ruang (PRUA) ini terletak 5 km dari kawah aktif, jadi kepekaan tidak sebaik stasiun RUA3 (1.5 km dari kawah aktif) dan RAPS (2.7 km dari kawah aktif) yang terletak di Pulau Gunung Ruang,&quot; kata Wafid dalam keterangannya.


BACA JUGA:
Hari Buruh Sebagai Momentum Tingkatkan Kompetensi dan Produktivitas


Wafid mengatakan, saat ini kedua stasiun tersebut dalam kondisi rusak pasca erupsi yang terjadi pada 17 April dan 30 April 2024.

Selain itu, asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 500-700 m di atas puncak.


&quot;Hal ini masih mengindikasikan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi,&quot; ujarnya.



Menurutnya, potensi bahaya berupa erupsi yang menghasilkan awan panas bergantung pada arah dan kecepatan angin.



&quot;Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan awan panas, lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
