<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Gempa Guncang Bandung, Warga Dirundung Kepanikan</title><description>Gempa berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan"/><item><title>4 Fakta Gempa Guncang Bandung, Warga Dirundung Kepanikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 05:20 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan-qEQoOw5GXS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/337/3003041/4-fakta-gempa-guncang-bandung-warga-dirundung-kepanikan-qEQoOw5GXS.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Gempa berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu 1 Mei 2024.

Berikut fakta-faktanya:

1. Warga Panik saat Halal Bihalal
&amp;nbsp;
Ratusan warga Perumahan Gading Tutuka 2 Blok P, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung diresahkan dengan tiba-tiba munculnya gempa bumi pada Rabu pagi.

Selain sempat dihentikan warga juga sebagian berhamburan keluar lokasi halal bihalal. Seorang ibu, Aminah akui gempa cukup besar goyang lokasi gempa sehingga membuat takut.

&quot;Kami sempat ketakutan,&quot; ujar Aminah.

BACA JUGA:
Miris! Pelajar di Jambi Sodomi Bocah Berusia 7 Tahun


Masalah gempa jadi topik pembahasan ustadz yang ceramah pada kegiatan ini. Usai gempa reda, prosesi kegiatan halal bihalal dilanjut dengan saling tukar kado.

2. Kedalaman Gempa 10 Kilometer

Gempa M4,2 diketahui menguncang Kabupaten Bandung sekitar pukul 10.06 WIB. Titik gempa berada di 20 kilometer tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 10 kilometer.

&quot;Gempa bumi magnitudo 4,2 sekitar pukul 10.06 WIB di Kabupaten Bandung,&quot; seperti dilansir BMKG.

BACA JUGA:
Nyusul Suami Lagi Mabuk, Ibu Rumah Tangga di Cibinong Kena Bogem Mentah

3. Diduga Akibat Aktivitas Sesar Garut Selatan
Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 kali aktivitas gempa bumi susulan. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan episenter terletak pada koordinat 7.2 LS dan 107.57 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 4 Km.
&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas Sesar Garut Selatan,&quot; kata Daryono dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Kebakaran Gudang Diduga Simpan BBM Ilegal, 2 Mobil dan 1 Motor Ikut Terbakar

4. Guncangan Terasa di Sejumlah Daerah
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat. Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Majalaya, Ciwidey, Banjaran, Cibereum, Pangalengan, dan Garut dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Di Soreang Kab. Bandung, Pasirwangi, Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
&quot;Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,&quot; ujar Daryono.</description><content:encoded>BANDUNG - Gempa berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu 1 Mei 2024.

Berikut fakta-faktanya:

1. Warga Panik saat Halal Bihalal
&amp;nbsp;
Ratusan warga Perumahan Gading Tutuka 2 Blok P, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung diresahkan dengan tiba-tiba munculnya gempa bumi pada Rabu pagi.

Selain sempat dihentikan warga juga sebagian berhamburan keluar lokasi halal bihalal. Seorang ibu, Aminah akui gempa cukup besar goyang lokasi gempa sehingga membuat takut.

&quot;Kami sempat ketakutan,&quot; ujar Aminah.

BACA JUGA:
Miris! Pelajar di Jambi Sodomi Bocah Berusia 7 Tahun


Masalah gempa jadi topik pembahasan ustadz yang ceramah pada kegiatan ini. Usai gempa reda, prosesi kegiatan halal bihalal dilanjut dengan saling tukar kado.

2. Kedalaman Gempa 10 Kilometer

Gempa M4,2 diketahui menguncang Kabupaten Bandung sekitar pukul 10.06 WIB. Titik gempa berada di 20 kilometer tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 10 kilometer.

&quot;Gempa bumi magnitudo 4,2 sekitar pukul 10.06 WIB di Kabupaten Bandung,&quot; seperti dilansir BMKG.

BACA JUGA:
Nyusul Suami Lagi Mabuk, Ibu Rumah Tangga di Cibinong Kena Bogem Mentah

3. Diduga Akibat Aktivitas Sesar Garut Selatan
Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 kali aktivitas gempa bumi susulan. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan episenter terletak pada koordinat 7.2 LS dan 107.57 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 4 Km.
&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas Sesar Garut Selatan,&quot; kata Daryono dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Kebakaran Gudang Diduga Simpan BBM Ilegal, 2 Mobil dan 1 Motor Ikut Terbakar

4. Guncangan Terasa di Sejumlah Daerah
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat. Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Majalaya, Ciwidey, Banjaran, Cibereum, Pangalengan, dan Garut dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Di Soreang Kab. Bandung, Pasirwangi, Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
&quot;Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,&quot; ujar Daryono.</content:encoded></item></channel></rss>
