<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>72 Persen Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia Melibatkan Sepeda Motor</title><description>Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih didominasi oleh motor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor"/><item><title>72 Persen Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia Melibatkan Sepeda Motor</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor-TttVd4drzo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rakornis Pom TNI-Propram Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Foto: MPI/Refi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/337/3003434/72-persen-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-melibatkan-sepeda-motor-TttVd4drzo.jpg</image><title>Rakornis Pom TNI-Propram Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Foto: MPI/Refi)</title></images><description>


JAKARTA - Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus mengungkap bahwa lebih dari 70 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia melibatkan sepeda motor atau kendaraan roda dua.
&quot;Karena memang 72 persen kecelakaan lalu lintas itu dari roda dua,&quot; kata Yusri saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) POM TNI-Propam Polri di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gagal Nyalip Truk, Pemotor di Cibungbulang Bogor Meninggal Dunia Kecelakaan

Yusri menambahkan bahwa pabrikan motor asal Negeri Sakura Jepang masih mendominasi di Tanah Air. Hanya saja fenomena itu terbalik, di Jepang motor bisa dibilang sangat kurang diminati.
&quot;80 persen kendaraan roda dua merk itu semuanya dari Jepang, tapi kenapa Jepang motor enggak ada? Motor Honda, Suzuki, Yamaha, tapi motor di sana sangat kurang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan Moge Tewaskan Pasutri, Plat Nomor hingga Nomor Mesin Harley Tak Terdaftar!

Yusri mengatakan bahwa Indonesia dan sejumlah negara berkembang lainnya seperti Thailand dan Vietnam menjadi paling asyik dalam berbisnis kendaraan roda dua.
&quot;Indonesia ini paling asyik sehingga Yamaha bikin pabrik di sini, coba di Jepang sudah nggak ada Honda, Yamaha nggak ada. Pabrik semua ada di negara berkembang. Indonesia pegang Yamaha, Honda oleh Thailand, Suzuki oleh Vietnam disana pabrikannya sekarang. Karena mereka tahu negara berkembang paling asyik berbisnis kendaraan roda dua,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus mengungkap bahwa lebih dari 70 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia melibatkan sepeda motor atau kendaraan roda dua.
&quot;Karena memang 72 persen kecelakaan lalu lintas itu dari roda dua,&quot; kata Yusri saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) POM TNI-Propam Polri di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gagal Nyalip Truk, Pemotor di Cibungbulang Bogor Meninggal Dunia Kecelakaan

Yusri menambahkan bahwa pabrikan motor asal Negeri Sakura Jepang masih mendominasi di Tanah Air. Hanya saja fenomena itu terbalik, di Jepang motor bisa dibilang sangat kurang diminati.
&quot;80 persen kendaraan roda dua merk itu semuanya dari Jepang, tapi kenapa Jepang motor enggak ada? Motor Honda, Suzuki, Yamaha, tapi motor di sana sangat kurang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan Moge Tewaskan Pasutri, Plat Nomor hingga Nomor Mesin Harley Tak Terdaftar!

Yusri mengatakan bahwa Indonesia dan sejumlah negara berkembang lainnya seperti Thailand dan Vietnam menjadi paling asyik dalam berbisnis kendaraan roda dua.
&quot;Indonesia ini paling asyik sehingga Yamaha bikin pabrik di sini, coba di Jepang sudah nggak ada Honda, Yamaha nggak ada. Pabrik semua ada di negara berkembang. Indonesia pegang Yamaha, Honda oleh Thailand, Suzuki oleh Vietnam disana pabrikannya sekarang. Karena mereka tahu negara berkembang paling asyik berbisnis kendaraan roda dua,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
