<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Raya Rangkasbitung-Bogor Ambles 8 Meter, Tetap Dilalui Meski Mengkhawatirkan</title><description>Jalan Raya Rangkasbitung - Bogor KM 36,5 tepatnya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, ambles.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan"/><item><title>Jalan Raya Rangkasbitung-Bogor Ambles 8 Meter, Tetap Dilalui Meski Mengkhawatirkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan-HlkAa2ce3S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan ambles di Rangkasbitung (Foto : MPI/Fariz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/340/3003405/jalan-raya-rangkasbitung-bogor-ambles-8-meter-tetap-dilalui-meski-mengkhawatirkan-HlkAa2ce3S.jpg</image><title>Jalan ambles di Rangkasbitung (Foto : MPI/Fariz)</title></images><description>LEBAK- Jalan Raya Rangkasbitung - Bogor KM 36,5 tepatnya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, ambles, Kamis (2/5/2024), usai diguyur hujan semalaman. Kondisinya pun mengkhawatirkan.

Pantauan di lapangan, sebagian badan jalan mengalami amblas dan sebagian lainnya mengalami retak-retak. Meski demikian, kondisi tersebut tetap dilalui oleh para pengguna kendaraan.


BACA JUGA:
Jalan Ambles, Hindari Simpang Merpati-Leli Raya Depok


Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan tinggi longsoran diperkirakan mencapai 8 meter dengan panjang 15 meter. Ruas jalan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat atau ruas jalan nasional.

&quot;Sekarang kondisi ruas jalan ditutup. Motor tetap bisa lewat tapi kalau mobil diarahkan via Curugbitung,&quot; kata Febby saat dihubungi.

Menurut Febby, kerusakan jalan telah dilaporkan ke pihak DPUPR Lebak untuk diteruskan ke Kementerian PUPR. &quot;Sementara pengendara diminta berhati-hati saja saat melintas,&quot; katanya.Saat peristiwa terjadi, lanjut Febby, banyak warga memang yang memaksa untuk melintas karena akses tersebut merupakan akses utama.

&quot;Saat relawan di lokasi akhirnya diatur lah, hanya motor dan kendaraan yang memungkinkan saja untuk lewat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>LEBAK- Jalan Raya Rangkasbitung - Bogor KM 36,5 tepatnya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, ambles, Kamis (2/5/2024), usai diguyur hujan semalaman. Kondisinya pun mengkhawatirkan.

Pantauan di lapangan, sebagian badan jalan mengalami amblas dan sebagian lainnya mengalami retak-retak. Meski demikian, kondisi tersebut tetap dilalui oleh para pengguna kendaraan.


BACA JUGA:
Jalan Ambles, Hindari Simpang Merpati-Leli Raya Depok


Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan tinggi longsoran diperkirakan mencapai 8 meter dengan panjang 15 meter. Ruas jalan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat atau ruas jalan nasional.

&quot;Sekarang kondisi ruas jalan ditutup. Motor tetap bisa lewat tapi kalau mobil diarahkan via Curugbitung,&quot; kata Febby saat dihubungi.

Menurut Febby, kerusakan jalan telah dilaporkan ke pihak DPUPR Lebak untuk diteruskan ke Kementerian PUPR. &quot;Sementara pengendara diminta berhati-hati saja saat melintas,&quot; katanya.Saat peristiwa terjadi, lanjut Febby, banyak warga memang yang memaksa untuk melintas karena akses tersebut merupakan akses utama.

&quot;Saat relawan di lokasi akhirnya diatur lah, hanya motor dan kendaraan yang memungkinkan saja untuk lewat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
