<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja di Sukabumi Mengaku Dibegal, Ternyata Korban Tawuran Antarpelajar</title><description>Polisi tak percaya dengan pengakuan korban, akhirnya diselidiki dan tarnyata korban kalah tawuran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar"/><item><title>Remaja di Sukabumi Mengaku Dibegal, Ternyata Korban Tawuran Antarpelajar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar-5QybtnocL4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku tawuran pelajar di Mapolres Sukabumi (Foto: MPI/Ilham)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/525/3003463/remaja-di-sukabumi-mengaku-dibegal-ternyata-korban-tawuran-antarpelajar-5QybtnocL4.jpg</image><title>Pelaku tawuran pelajar di Mapolres Sukabumi (Foto: MPI/Ilham)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yNi8xLzE4MDA0My81L3g4eGliaGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Seorang remaja di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengaku menjadi korban pembegalan. Namun, setelah penyelidikan intensif kepolisian, ternyata kejadian tersebut adalah hasil dari tawuran antar pelajar sekolah.

Informasi, peristiwa ini terjadi pada hari Jumat, 29 April 2024 lalu, sekitar pukul 16.00 WIB di sekitar area PLTU Patuguran, Kecamatan Palabuhanratu. Remaja tersebut duel antar pelajar hingga menimbulkan korban jiwa.

&quot;Dari hasil cek TKP dan pemeriksaan intensif, diketahui bahwa korban sebenarnya menjadi korban tawuran yang diinisiasi oleh tantangan duel antar kelompok pelajar. Dua kelompok pelajar dari sekolah yang berbeda bertemu di TKP untuk melaksanakan duel satu lawan satu dan dua lawan dua,&quot; kata Wakapolres Sukabumi, Kompol Rizka Fadhila, Kamis (2/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jasad Pria yang Tewas Diduga Korban Tawuran di Cibinong Baru Berusia 18 Tahun

Rizka Fadhila menjelaskan, dalam duel tersebut, satu orang dari kelompok korban melarikan diri karena takut, sehingga satu orang tersebut menjadi bulan-bulanan dari lawannya. Akibatnya, korban mengalami luka-luka serius di kepala, punggung, dan kaki, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

&quot;Dari situ Satreskrim segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini. Dua orang tersangka berhasil ditetapkan dengan ancaman pidana sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,&quot; terangnya.

Mengenai pengakuan menjadi korban begal, Rizka Fadhila menyebutkan remaja itu ketakutan lantaran kekerasan yang ditimbulkan tersebut akibat duel antar pelajar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tawuran Berdarah di Cibinong Tewaskan 1 Orang, Warga Resah hingga Bersembunyi Karena Takut

&quot;Awalnya karena ketakutan ya, karena pada dasarnya bahwa kegiatan itu adalah kegiatan duel tanding yang memang disepakati oleh kedua belah pihak,&quot; tuturnya.

Dari kejadian tersebut, Satreskrim Polres Sukabumi menetapkan 2 orang tersangka beserta barang bukti pakaian berlumuran darah yang dipakai korban.

&quot;Kalau untuk inisial tersangka itu nama F dan A usia untuk ini 16 Tahun. Untuk Kejadian ini baik dari pelaku maupun korban ini yang pertama kali,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yNi8xLzE4MDA0My81L3g4eGliaGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Seorang remaja di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengaku menjadi korban pembegalan. Namun, setelah penyelidikan intensif kepolisian, ternyata kejadian tersebut adalah hasil dari tawuran antar pelajar sekolah.

Informasi, peristiwa ini terjadi pada hari Jumat, 29 April 2024 lalu, sekitar pukul 16.00 WIB di sekitar area PLTU Patuguran, Kecamatan Palabuhanratu. Remaja tersebut duel antar pelajar hingga menimbulkan korban jiwa.

&quot;Dari hasil cek TKP dan pemeriksaan intensif, diketahui bahwa korban sebenarnya menjadi korban tawuran yang diinisiasi oleh tantangan duel antar kelompok pelajar. Dua kelompok pelajar dari sekolah yang berbeda bertemu di TKP untuk melaksanakan duel satu lawan satu dan dua lawan dua,&quot; kata Wakapolres Sukabumi, Kompol Rizka Fadhila, Kamis (2/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jasad Pria yang Tewas Diduga Korban Tawuran di Cibinong Baru Berusia 18 Tahun

Rizka Fadhila menjelaskan, dalam duel tersebut, satu orang dari kelompok korban melarikan diri karena takut, sehingga satu orang tersebut menjadi bulan-bulanan dari lawannya. Akibatnya, korban mengalami luka-luka serius di kepala, punggung, dan kaki, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

&quot;Dari situ Satreskrim segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini. Dua orang tersangka berhasil ditetapkan dengan ancaman pidana sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,&quot; terangnya.

Mengenai pengakuan menjadi korban begal, Rizka Fadhila menyebutkan remaja itu ketakutan lantaran kekerasan yang ditimbulkan tersebut akibat duel antar pelajar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tawuran Berdarah di Cibinong Tewaskan 1 Orang, Warga Resah hingga Bersembunyi Karena Takut

&quot;Awalnya karena ketakutan ya, karena pada dasarnya bahwa kegiatan itu adalah kegiatan duel tanding yang memang disepakati oleh kedua belah pihak,&quot; tuturnya.

Dari kejadian tersebut, Satreskrim Polres Sukabumi menetapkan 2 orang tersangka beserta barang bukti pakaian berlumuran darah yang dipakai korban.

&quot;Kalau untuk inisial tersangka itu nama F dan A usia untuk ini 16 Tahun. Untuk Kejadian ini baik dari pelaku maupun korban ini yang pertama kali,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
