<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marahnya Joe Biden, Membungkam Protes Perguruan Tinggi AS Soal Perang Gaza</title><description>Dia menegaskan warga Amerika punya hak untuk berdemonstrasi namun tidak boleh melancarkan kekerasan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza"/><item><title>Marahnya Joe Biden, Membungkam Protes Perguruan Tinggi AS Soal Perang Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 07:46 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza-7fsGzLcpnv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joe Biden membungkam protes pro Palestina di kampus AS (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/18/3003775/marahnya-joe-biden-membungkam-protes-perguruan-tinggi-as-soal-perang-gaza-7fsGzLcpnv.jpg</image><title>Joe Biden membungkam protes pro Palestina di kampus AS (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Di bawah tekanan politik yang meningkat, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis (2/5/2024) buka suara mengenai kerusuhan protes di kampus terkait perang di Gaza.
Dia menegaskan warga Amerika punya hak untuk berdemonstrasi namun tidak boleh melancarkan kekerasan.

&amp;ldquo;Ada hak untuk melakukan protes, tapi bukan hak untuk menimbulkan kekacauan,&amp;rdquo; kata Biden dalam sambutannya di Gedung Putih, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Kian Memanas, Kekerasan Berkobar di UCLA saat Polisi Bubarkan Protes Pro Palestina di Universitas Columbia

Ketika tayangan televisi mengenai kerusuhan kampus yang melanda Amerika dalam beberapa hari terakhir ditayangkan di jaringan berita, Biden menghadapi kritik atas cara dia menangani situasi tersebut. Dia telah menyerahkan sebagian besar kepada juru bicaranya untuk memberikan komentar.


BACA JUGA:
Polisi Tangkap 2.000 Orang, Joe Biden Desak Pengunjuk Rasa Pro Palestina di Kampus AS Tegakkan Supremasi Hukum

Presiden dari Partai Demokrat, yang akan mencalonkan diri kembali pada bulan November, telah berhati-hati dalam mengecam antisemitisme sambil mendukung hak anak muda Amerika untuk melakukan protes dan mencoba membatasi dampak politik jangka panjang.

Biden mengatakan kedua belah pihak mempunyai pendapat yang benar, bahwa perbedaan pendapat secara damai sangat penting bagi demokrasi tetapi kekerasan tidak akan ditoleransi.

&quot;Penghancuran properti bukanlah sebuah protes damai. Itu melanggar hukum. Vandalisme, masuk tanpa izin, memecahkan jendela, menutup kampus, memaksa pembatalan kelas dan wisuda - semua ini bukanlah protes damai,&quot; katanya.

Biden mengatakan Amerika Serikat bukanlah negara otoriter yang membungkam kritik, namun ketertiban harus ditegakkan.
&amp;ldquo;Perbedaan pendapat memang penting dalam demokrasi, namun perbedaan pendapat tidak boleh berujung pada kekacauan atau pengingkaran hak orang lain sehingga mahasiswa tidak bisa menyelesaikan pendidikan semester dan perguruan tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.

Namun Biden menegaskan tidak akan memanggil pasukan Garda Nasional untuk memulihkan ketertiban jika diperlukan.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Biden mengatakan protes kampus tidak memaksanya untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya di Timur Tengah.

Seperti diketahui, pengunjuk rasa pro Palestina pelajar menyerukan gencatan senjata segera di Gaza di hampir banyak kampus di AS. Mereka menuntut divestasi kampus dari perusahaan-perusahaan yang mendukung pemerintah Israel.

Polisi telah menahan lebih dari 2.000 orang di seluruh negeri dalam dua minggu terakhir di demonstrasi kampus dan kamp protes.



Itu termasuk 209 penangkapan pada Kamis (2/5/2024) pagi di Universitas California, Los Angeles (UCLA).

</description><content:encoded>WASHINGTON - Di bawah tekanan politik yang meningkat, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis (2/5/2024) buka suara mengenai kerusuhan protes di kampus terkait perang di Gaza.
Dia menegaskan warga Amerika punya hak untuk berdemonstrasi namun tidak boleh melancarkan kekerasan.

&amp;ldquo;Ada hak untuk melakukan protes, tapi bukan hak untuk menimbulkan kekacauan,&amp;rdquo; kata Biden dalam sambutannya di Gedung Putih, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Kian Memanas, Kekerasan Berkobar di UCLA saat Polisi Bubarkan Protes Pro Palestina di Universitas Columbia

Ketika tayangan televisi mengenai kerusuhan kampus yang melanda Amerika dalam beberapa hari terakhir ditayangkan di jaringan berita, Biden menghadapi kritik atas cara dia menangani situasi tersebut. Dia telah menyerahkan sebagian besar kepada juru bicaranya untuk memberikan komentar.


BACA JUGA:
Polisi Tangkap 2.000 Orang, Joe Biden Desak Pengunjuk Rasa Pro Palestina di Kampus AS Tegakkan Supremasi Hukum

Presiden dari Partai Demokrat, yang akan mencalonkan diri kembali pada bulan November, telah berhati-hati dalam mengecam antisemitisme sambil mendukung hak anak muda Amerika untuk melakukan protes dan mencoba membatasi dampak politik jangka panjang.

Biden mengatakan kedua belah pihak mempunyai pendapat yang benar, bahwa perbedaan pendapat secara damai sangat penting bagi demokrasi tetapi kekerasan tidak akan ditoleransi.

&quot;Penghancuran properti bukanlah sebuah protes damai. Itu melanggar hukum. Vandalisme, masuk tanpa izin, memecahkan jendela, menutup kampus, memaksa pembatalan kelas dan wisuda - semua ini bukanlah protes damai,&quot; katanya.

Biden mengatakan Amerika Serikat bukanlah negara otoriter yang membungkam kritik, namun ketertiban harus ditegakkan.
&amp;ldquo;Perbedaan pendapat memang penting dalam demokrasi, namun perbedaan pendapat tidak boleh berujung pada kekacauan atau pengingkaran hak orang lain sehingga mahasiswa tidak bisa menyelesaikan pendidikan semester dan perguruan tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.

Namun Biden menegaskan tidak akan memanggil pasukan Garda Nasional untuk memulihkan ketertiban jika diperlukan.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Biden mengatakan protes kampus tidak memaksanya untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya di Timur Tengah.

Seperti diketahui, pengunjuk rasa pro Palestina pelajar menyerukan gencatan senjata segera di Gaza di hampir banyak kampus di AS. Mereka menuntut divestasi kampus dari perusahaan-perusahaan yang mendukung pemerintah Israel.

Polisi telah menahan lebih dari 2.000 orang di seluruh negeri dalam dua minggu terakhir di demonstrasi kampus dan kamp protes.



Itu termasuk 209 penangkapan pada Kamis (2/5/2024) pagi di Universitas California, Los Angeles (UCLA).

</content:encoded></item></channel></rss>
