<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Korban Banjir Lebak Pilih Ngungsi Takut Sungai Cibereum Meluap Lagi</title><description>Sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten memutuskan untuk mengungsi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi"/><item><title> Korban Banjir Lebak Pilih Ngungsi Takut Sungai Cibereum Meluap Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 01:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi-7JDxfUenqW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Lebak Banten (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/340/3003673/korban-banjir-lebak-pilih-ngungsi-takut-sungai-cibereum-meluap-lagi-7JDxfUenqW.jpg</image><title>Banjir di Lebak Banten (foto: dok ist)</title></images><description>

LEBAK - Sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten memutuskan untuk mengungsi ke rumah sanak saudara, Kamis (2/5/2024).

Hal itu dilakukan lantaran saat ini kondisi air belum juga surut dan masih menggenangi rumah mereka. Belum lagi rasa khawatir akan volume air Sungai Cibereum kembali meluap.

&quot;Yang mengungsi itu kebanyakan ibu-ibu dan anak kecil ke rumah sanak saudara nya yang agak jauh dari Sungai Cibereum,&quot;kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama saat dihubungi.

BACA JUGA:
Sungai Cibereum Meluap, Puluhan Rumah di Maja Lebak Terendam Banjir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata Febby, mereka terpaksa melakukan hal tersebut lantaran sampai dengan saat ini hingga malam BMKG memprediksi hujan masih akan mengguyur wilayah Kabupaten Lebak.

&quot;Mereka khawatir nanti malam Sungai kembali meluap sehingga kesulitan menyelamatkan diri. Kalau bapak-bapaknya mayoritas masih bertahan di rumah masing-masing,&quot;tuturnya.

Proses evakuasi pengungsian, lanjut Febby, dilakukan secara bertahap. Di mana para penyintas banjir menyeberangi sungai Cibereum menggunakan perahu karet yang disediakan BPBD.

&quot;Evakuasi pengungsian itu pakai perahu karet, karena daerah di seberang Sungai Cibereum itu aman tidak terdampak banjir,&quot;tandasnya.

BACA JUGA:
Muncul Gas Asam, Pencarian Korban Terjebak di Tambang Batu Bara Lebak Dihentikan
</description><content:encoded>

LEBAK - Sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten memutuskan untuk mengungsi ke rumah sanak saudara, Kamis (2/5/2024).

Hal itu dilakukan lantaran saat ini kondisi air belum juga surut dan masih menggenangi rumah mereka. Belum lagi rasa khawatir akan volume air Sungai Cibereum kembali meluap.

&quot;Yang mengungsi itu kebanyakan ibu-ibu dan anak kecil ke rumah sanak saudara nya yang agak jauh dari Sungai Cibereum,&quot;kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama saat dihubungi.

BACA JUGA:
Sungai Cibereum Meluap, Puluhan Rumah di Maja Lebak Terendam Banjir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata Febby, mereka terpaksa melakukan hal tersebut lantaran sampai dengan saat ini hingga malam BMKG memprediksi hujan masih akan mengguyur wilayah Kabupaten Lebak.

&quot;Mereka khawatir nanti malam Sungai kembali meluap sehingga kesulitan menyelamatkan diri. Kalau bapak-bapaknya mayoritas masih bertahan di rumah masing-masing,&quot;tuturnya.

Proses evakuasi pengungsian, lanjut Febby, dilakukan secara bertahap. Di mana para penyintas banjir menyeberangi sungai Cibereum menggunakan perahu karet yang disediakan BPBD.

&quot;Evakuasi pengungsian itu pakai perahu karet, karena daerah di seberang Sungai Cibereum itu aman tidak terdampak banjir,&quot;tandasnya.

BACA JUGA:
Muncul Gas Asam, Pencarian Korban Terjebak di Tambang Batu Bara Lebak Dihentikan
</content:encoded></item></channel></rss>
