<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bergerak Cepat, Aparat Gagalkan Upaya KKB Kuasai Kawasan Homeyo Intan Jaya</title><description>Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan aksi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya"/><item><title>Bergerak Cepat, Aparat Gagalkan Upaya KKB Kuasai Kawasan Homeyo Intan Jaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya-8AKZVRFdBq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wilayah Homeyo, Intan Jaya, Papua (Foto: Dok/Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/340/3003831/bergerak-cepat-aparat-gagalkan-upaya-kkb-kuasai-kawasan-homeyo-intan-jaya-8AKZVRFdBq.jpg</image><title>Wilayah Homeyo, Intan Jaya, Papua (Foto: Dok/Riana Rizkia)</title></images><description>JAKARTA - Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah mengganggu keamanan dan berusaha menguasai wilayah Homeyo selama tiga hari berturut-turut. Namun, Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon mengatakan, aksi OPM tersebut dimulai dengan serangan terhadap Polsek Homeyo pada 30 April 2024.

&quot;Yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia, serta dilanjutkan dengan aksi pembakaran bangunan SD Inpres Pogapa pada hari Rabu 1/5/2024, dan upaya penyerangan terhadap Koramil 1705-05/Homeyo pada tanggal 2 Mei 2024,&quot; katanya melalui keterangan resmi, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Tersangka Banyak Bohong, Polisi Sulit Ungkap Motif Pembunuhan Wanita Dalam Koper


Richard mengatakan, dampak serangan OPM selama tiga hari di Homeyo telah menimbulkan ketakutan bagi masyarakat setempat. Bahkan, ada beberapa masyarakat yang pergi mengungsi mengamankan diri.

&quot;Akibat aksi gangguan bersenjata dan pembakaran yang dilakukan oleh OPM tersebut juga melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat,&quot; ucapnya.

&quot;Menindaklanjuti aksi biadab OPM, maka pada hari Jumat 3/5/2024, Apkam TNI Polri telah berhasil melancarkan Operasi Penindakan terhadap OPM yang berada di wilayah Distrik Homeyo,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
4 Fakta KKB Keni Tipagau Bakar SD Inpres di Intan Jaya


Apkam Gabungan TNI Polri tersebut, kata Richard, melibatkan satuan jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA dan Satgas NANGGALA Damai Cartenz.



&quot;Hasil yang didapatkan dari operasi tersebut adalah berangsur-angsur pulihnya situasi keamanan wilayah Distrik Homeyo dari aksi-aksi sporadis OPM,&quot; katanya.

BACA JUGA:
KKB Intan Jaya Serang Polsek Homeyo, 1 Warga Sipil Tewas




Richard menegaskan, penguasaan keamanan tersebut sangat berarti bagi kelancaran dan situasi kondusif kehidupan masyarakat setempat dalam menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari-hari.



&quot;Operasi penindakan tegas terhadap OPM di wilayah Distrik Homeyo merupakan upaya menciptakan keamanan wilayah yang akan mendukung semua proses percepatan pembangunan Papua,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah mengganggu keamanan dan berusaha menguasai wilayah Homeyo selama tiga hari berturut-turut. Namun, Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon mengatakan, aksi OPM tersebut dimulai dengan serangan terhadap Polsek Homeyo pada 30 April 2024.

&quot;Yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia, serta dilanjutkan dengan aksi pembakaran bangunan SD Inpres Pogapa pada hari Rabu 1/5/2024, dan upaya penyerangan terhadap Koramil 1705-05/Homeyo pada tanggal 2 Mei 2024,&quot; katanya melalui keterangan resmi, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Tersangka Banyak Bohong, Polisi Sulit Ungkap Motif Pembunuhan Wanita Dalam Koper


Richard mengatakan, dampak serangan OPM selama tiga hari di Homeyo telah menimbulkan ketakutan bagi masyarakat setempat. Bahkan, ada beberapa masyarakat yang pergi mengungsi mengamankan diri.

&quot;Akibat aksi gangguan bersenjata dan pembakaran yang dilakukan oleh OPM tersebut juga melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat,&quot; ucapnya.

&quot;Menindaklanjuti aksi biadab OPM, maka pada hari Jumat 3/5/2024, Apkam TNI Polri telah berhasil melancarkan Operasi Penindakan terhadap OPM yang berada di wilayah Distrik Homeyo,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
4 Fakta KKB Keni Tipagau Bakar SD Inpres di Intan Jaya


Apkam Gabungan TNI Polri tersebut, kata Richard, melibatkan satuan jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA dan Satgas NANGGALA Damai Cartenz.



&quot;Hasil yang didapatkan dari operasi tersebut adalah berangsur-angsur pulihnya situasi keamanan wilayah Distrik Homeyo dari aksi-aksi sporadis OPM,&quot; katanya.

BACA JUGA:
KKB Intan Jaya Serang Polsek Homeyo, 1 Warga Sipil Tewas




Richard menegaskan, penguasaan keamanan tersebut sangat berarti bagi kelancaran dan situasi kondusif kehidupan masyarakat setempat dalam menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari-hari.



&quot;Operasi penindakan tegas terhadap OPM di wilayah Distrik Homeyo merupakan upaya menciptakan keamanan wilayah yang akan mendukung semua proses percepatan pembangunan Papua,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
