<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Anak Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya</title><description>Perbuatan AARN yang merupakan rekan kerja ibunya itu sangat sadis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya"/><item><title>Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Anak Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya-hOkk0liHoX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayla, anak wanita korban pembunuhan yang jasadnya dimasukkan dalam koper (Foto: Agus Warsudi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/525/3003845/pembunuhan-wanita-dalam-koper-anak-korban-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya-hOkk0liHoX.jpg</image><title>Ayla, anak wanita korban pembunuhan yang jasadnya dimasukkan dalam koper (Foto: Agus Warsudi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMi8xLzE4MDI1NC81L3g4eHU2cHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDUNG - Ayla (22) anak korban RM (50) wanita yang jasadnya ditemukan dalam koper di Cikarang, Bekasi meminta pelaku pembunuhan ibunya, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh atau AARN (27) dihukum berat. Perbuatan AARN yang merupakan rekan kerja ibunya itu sangat sadis.

&quot;Kami berharap pelaku dapat hukuman setimpal, jangan sampai ada ketidakadilan. Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Pelaku menghilangkan nyawa,&quot; kata Ayla kepada wartawan, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Terungkap! Motif Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Tersangka Emosi Korban Minta Dinikahi


Dia merasa lega pelaku berhasil ditangkap. Alya tidak menyangka pelaku pembunuhan adalah rekan kerja almarhumah.

&quot;Gak nyangka. Soalnya terakhir pelaku sebenarnya, apa ya, mungkin setahu aku gak terlalu dekat sama mama,&quot; ujar dia.

Setelah RM hilang, Alya mengaku berusaha mencari informasi keberadaan ibunya itu. Bahkan, Alya sempat bertemu pelaku dan menyampaikan kronologi terakhir bertemu korban.

&quot;Pelaku AARN menceritakan kronologi mamah waktu itu di kantor berangkat untuk setor ke bank. Saya mau melapor ke polisi karena sudah hampir 24 jam,&quot; tutur Alya.

BACA JUGA:
Mayat Laki-Laki Mengapung di Perairan Jembatan Suramadu


Saat itu, kata Alya, pelaku AARN sempat mencegah agar tidak melapor ke polisi. Pelaku justru Alya untuk mendiskusikan terlebih dulu dengan keluarga.

&quot;Dari situ saya gak curiga karena pelaku mendesak saya dibicarakan dulu, ngobrol dulu sama papa,&quot; ucap dia.

Alya mendapatkan informasi ibunya tidak ada masalah di tempat kerja. &quot;Sosok mamah seperti apa, sangat pekerja keras, panutan buat aku,&quot; ujar Alya.



Diketahui, korban RM dihabisi oleh pelaku AARN di salah satu hotel Kota Bandung pada Rabu 24 April 2024. Sebelum dibunuh, korban sempat diperkosa oleh pelaku.



Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku AARN keluar dari hotel sambil membawa koper besar yang berisi jasad korban. Pelaku membuang jasad korban di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pada Kamis 25 April 2024, jasad korban ditemukan oleh warga.

BACA JUGA:
Bergerak Cepat, Aparat Gagalkan Upaya KKB Kuasai Kawasan Homeyo Intan Jaya




Polisi pun melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu. Pelaku AARN berhasil ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa 30 April 2024. Motif pembunuhan sadis ini, pelaku ingin menguasai uang Rp43 juta milik kantor yang dibawa korban.



&quot;Pelaku AARN ditangkap di rumah keluarga istrinya. Pelaku baru menikah, ijab kobul pada Maret dan rencana 5 Mei 2024 mau resepsi, makanya dia ke sana (Palembang) untuk melaksanakan resepsi,&quot; kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMi8xLzE4MDI1NC81L3g4eHU2cHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANDUNG - Ayla (22) anak korban RM (50) wanita yang jasadnya ditemukan dalam koper di Cikarang, Bekasi meminta pelaku pembunuhan ibunya, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh atau AARN (27) dihukum berat. Perbuatan AARN yang merupakan rekan kerja ibunya itu sangat sadis.

&quot;Kami berharap pelaku dapat hukuman setimpal, jangan sampai ada ketidakadilan. Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Pelaku menghilangkan nyawa,&quot; kata Ayla kepada wartawan, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Terungkap! Motif Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Tersangka Emosi Korban Minta Dinikahi


Dia merasa lega pelaku berhasil ditangkap. Alya tidak menyangka pelaku pembunuhan adalah rekan kerja almarhumah.

&quot;Gak nyangka. Soalnya terakhir pelaku sebenarnya, apa ya, mungkin setahu aku gak terlalu dekat sama mama,&quot; ujar dia.

Setelah RM hilang, Alya mengaku berusaha mencari informasi keberadaan ibunya itu. Bahkan, Alya sempat bertemu pelaku dan menyampaikan kronologi terakhir bertemu korban.

&quot;Pelaku AARN menceritakan kronologi mamah waktu itu di kantor berangkat untuk setor ke bank. Saya mau melapor ke polisi karena sudah hampir 24 jam,&quot; tutur Alya.

BACA JUGA:
Mayat Laki-Laki Mengapung di Perairan Jembatan Suramadu


Saat itu, kata Alya, pelaku AARN sempat mencegah agar tidak melapor ke polisi. Pelaku justru Alya untuk mendiskusikan terlebih dulu dengan keluarga.

&quot;Dari situ saya gak curiga karena pelaku mendesak saya dibicarakan dulu, ngobrol dulu sama papa,&quot; ucap dia.

Alya mendapatkan informasi ibunya tidak ada masalah di tempat kerja. &quot;Sosok mamah seperti apa, sangat pekerja keras, panutan buat aku,&quot; ujar Alya.



Diketahui, korban RM dihabisi oleh pelaku AARN di salah satu hotel Kota Bandung pada Rabu 24 April 2024. Sebelum dibunuh, korban sempat diperkosa oleh pelaku.



Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku AARN keluar dari hotel sambil membawa koper besar yang berisi jasad korban. Pelaku membuang jasad korban di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pada Kamis 25 April 2024, jasad korban ditemukan oleh warga.

BACA JUGA:
Bergerak Cepat, Aparat Gagalkan Upaya KKB Kuasai Kawasan Homeyo Intan Jaya




Polisi pun melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu. Pelaku AARN berhasil ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa 30 April 2024. Motif pembunuhan sadis ini, pelaku ingin menguasai uang Rp43 juta milik kantor yang dibawa korban.



&quot;Pelaku AARN ditangkap di rumah keluarga istrinya. Pelaku baru menikah, ijab kobul pada Maret dan rencana 5 Mei 2024 mau resepsi, makanya dia ke sana (Palembang) untuk melaksanakan resepsi,&quot; kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran.

</content:encoded></item></channel></rss>
