<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hardiknas 2024, Nadiem Makarim Banggakan Perjalanan 5 Tahun Merdeka Belajar</title><description>Perayaan Hardiknas 2024 dipusatkan di GBK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar"/><item><title>Hardiknas 2024, Nadiem Makarim Banggakan Perjalanan 5 Tahun Merdeka Belajar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2024 03:10 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar-ctk2KT9yyU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perayaan Hardiknas 2024 di GBK, Jakarta (Foto: MPI/Danandaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/04/337/3004183/hardiknas-2024-nadiem-makarim-banggakan-perjalanan-5-tahun-merdeka-belajar-ctk2KT9yyU.jpg</image><title>Perayaan Hardiknas 2024 di GBK, Jakarta (Foto: MPI/Danandaya)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMi8xLzE4MDIzMS81L3g4eHNwbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pidato di hadapan ribuan pelajar dan mahasiswa dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 di Indonesia Arena kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (3/5/2024). Di acara tersebut dirinya menceritakan perjalanan program merdeka belajar.

Menurutnya para murid dan guru harus sama-sama merdeka dalam proses belajar. Sebab lanjut Nadiem, untuk mewujudkan bangsa yang merdeka Indonesia perlu jiwa-jiwa yang merdeka.

&quot;Khusnya karena perayaan hardiknas  kali ini bertepatan dengan perjalanan 5 tahun dari Gerakan Merdeka Belajar, semua perjalanan ini berangkat dari keinginan kami untuk mengembalikan pendidikan Indonesia kepada marwahnya itu adalah misi utama kita dari awal,&quot; ujar Nadiem.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hardiknas 2023, MNC Peduli dan Global Prestasi School Ajak Murid Donasikan Ribuan Buku

Dia juga mengakui, di awal-awal pemberlakuan program merdeka belajar ini banyak kebingungan dan ketakutan akut akan perubahan sistem pendidikan Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, para pelajar dan pengajar mulai beradaptasi akan perubahan tersebut.

&quot;Tahun ke tahun perubahan itu mulai terasa di semua daerah di Indonesia, ujian nasional sudah berganti dengan assesmen nasional, RPP sekarang cukup satu halaman saja tidak harus berlembar-lembar, kurikulum merdeka memberikan keleluasaan yang tadinya tidak pernah dimiliki guru untuk berkreativitas di dalam kelas,&quot; sambungnya.

Dalam pendidikan vokasi, program merdeka belajar ini membuat para sekolah dan perguruan tinggi berlomba-lomba untuk menjalin hubungan kerjasama dengan pihak industri. Hal itu tentunya mampu melahirkan berbagai macam inovasi baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MNC Peduli Peringati Hardiknas Bersama Global Prestasi School dengan Donasi Buku

&quot;Tadinya kita memisahkan dunia industri dan dunia akademik tapi dengan berbagai macam transformasi di vokasi sekarang pemisah itu mulai hilang dan berbaurlah dunia industri dan dunia pendidikan untuk menjadi lebih jaya lagi,&quot; sambungnya.

Dia juga menyebut keberhasilan gerakan merdeka belajar ini berkat dukungan penuh dari presiden Joko Widodo.

&quot;Beliaulah yang terus memberikan arahan agar pendidikan harus selalu berkembang dan adaptif agar semangat memajukan pendidikan terus berkobar dalam setiap inisiatif dan teknologi yang kita kembangkan sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak presiden,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMi8xLzE4MDIzMS81L3g4eHNwbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pidato di hadapan ribuan pelajar dan mahasiswa dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 di Indonesia Arena kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (3/5/2024). Di acara tersebut dirinya menceritakan perjalanan program merdeka belajar.

Menurutnya para murid dan guru harus sama-sama merdeka dalam proses belajar. Sebab lanjut Nadiem, untuk mewujudkan bangsa yang merdeka Indonesia perlu jiwa-jiwa yang merdeka.

&quot;Khusnya karena perayaan hardiknas  kali ini bertepatan dengan perjalanan 5 tahun dari Gerakan Merdeka Belajar, semua perjalanan ini berangkat dari keinginan kami untuk mengembalikan pendidikan Indonesia kepada marwahnya itu adalah misi utama kita dari awal,&quot; ujar Nadiem.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hardiknas 2023, MNC Peduli dan Global Prestasi School Ajak Murid Donasikan Ribuan Buku

Dia juga mengakui, di awal-awal pemberlakuan program merdeka belajar ini banyak kebingungan dan ketakutan akut akan perubahan sistem pendidikan Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, para pelajar dan pengajar mulai beradaptasi akan perubahan tersebut.

&quot;Tahun ke tahun perubahan itu mulai terasa di semua daerah di Indonesia, ujian nasional sudah berganti dengan assesmen nasional, RPP sekarang cukup satu halaman saja tidak harus berlembar-lembar, kurikulum merdeka memberikan keleluasaan yang tadinya tidak pernah dimiliki guru untuk berkreativitas di dalam kelas,&quot; sambungnya.

Dalam pendidikan vokasi, program merdeka belajar ini membuat para sekolah dan perguruan tinggi berlomba-lomba untuk menjalin hubungan kerjasama dengan pihak industri. Hal itu tentunya mampu melahirkan berbagai macam inovasi baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MNC Peduli Peringati Hardiknas Bersama Global Prestasi School dengan Donasi Buku

&quot;Tadinya kita memisahkan dunia industri dan dunia akademik tapi dengan berbagai macam transformasi di vokasi sekarang pemisah itu mulai hilang dan berbaurlah dunia industri dan dunia pendidikan untuk menjadi lebih jaya lagi,&quot; sambungnya.

Dia juga menyebut keberhasilan gerakan merdeka belajar ini berkat dukungan penuh dari presiden Joko Widodo.

&quot;Beliaulah yang terus memberikan arahan agar pendidikan harus selalu berkembang dan adaptif agar semangat memajukan pendidikan terus berkobar dalam setiap inisiatif dan teknologi yang kita kembangkan sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak presiden,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
