<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kerah Biru: Kisah Tukang Sol Sepatu 20 Tahun Merantau ke Jakarta Demi Keluarga</title><description>Dede menyusuri jalan sambil memikul peralatan sol sepatu tanpa kenal lelah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga"/><item><title>   Kerah Biru: Kisah Tukang Sol Sepatu 20 Tahun Merantau ke Jakarta Demi Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2024 21:23 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga-te9xjm5KKP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tukang sol sepatu, Dede (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/04/337/3004440/kerah-biru-kisah-tukang-sol-sepatu-20-tahun-merantau-ke-jakarta-demi-keluarga-te9xjm5KKP.jpg</image><title>Tukang sol sepatu, Dede (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMS8xLzE4MDE5MC81L3g4eHFjNjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Terik matahari tidak menjadi penghalang bagi pria bernama Dede untuk bekerja menghidupi keluarga. Ia juga rela berjauhan dengan anak dan istrinya guna mengais rezeki di ibu kota.
Garut-Jakarta menjadi saksi bahwa perjuangan pria berusia 50 tahun itu sangat besar untuk keluarga. Setiap harinya, Dede menyusuri jalan sambil memikul peralatan sol sepatu tanpa kenal lelah.
&quot;Pekerjaan saya ini (menjajakan) sol sepatu, pendapatan ya sehari kisaran 50 ribuan, keliling ke Tanjung Duren, Greenville sana, dari jam 8 pagi sampe sore,&quot; kata Dede kepada MNC Portal saat ditemui di Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Sabtu (4/5/2024).

BACA JUGA:
Viral Kisah Tukang Sol Sepatu Rela Jaga Rumah Pelanggan, Ternyata Ini Faktanya&amp;nbsp;

Selama 20 tahun, Dede tidak menyerah dengan pekerjaan yang digelutinya. Meskipun penghasilan tidak menentu, Dede berhasil memberikan pendidikan yang layak bagi kedua anaknya hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).
&quot;Udah 20 tahunan, saya tinggal di Jelambar (Grogol Petamburan, Jakarta Barat) sama temen-temen, ngontrak aja, keluarga ada di kampung, saya merantau dari Garut,&quot; ucapnya sambil berkaca-kaca.

BACA JUGA:
Viral Anak Tukang Sol Sepatu Khusyuk Sholat di Pinggir Jalan meski Pakai Mukena Plastik

Bahkan, Dede bercerita bahwa anaknya yang paling kecil, melanjutkan pendidikan untuk mendalami ilmu agama setelah lulus SMK. Sementara, satu lainnya telah menikah.&quot;Anak ada dua, yang satu udah menikah umur 26 tahun, yang satu lagi udah lulus SMK, dua-duanya saya sekolahkan sampai SMK. Anak yang paling kecil kan di pondok pesantren, dari sekolah mondok, jadi meneruskan mondok setelah lulus,&quot; ucapnya.

Tak banyak harapan yang Dede punya, ia hanya ingin keluarganya hidup tercukupi. Dede menyakini bahwa rejeki pasti akan datang, serumit apapun jalannya.

&quot;Kalau saya mah semoga lancar aja ke depan (pekerjaan saya), ya buat anak dan keluarga lah semuanya,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMS8xLzE4MDE5MC81L3g4eHFjNjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Terik matahari tidak menjadi penghalang bagi pria bernama Dede untuk bekerja menghidupi keluarga. Ia juga rela berjauhan dengan anak dan istrinya guna mengais rezeki di ibu kota.
Garut-Jakarta menjadi saksi bahwa perjuangan pria berusia 50 tahun itu sangat besar untuk keluarga. Setiap harinya, Dede menyusuri jalan sambil memikul peralatan sol sepatu tanpa kenal lelah.
&quot;Pekerjaan saya ini (menjajakan) sol sepatu, pendapatan ya sehari kisaran 50 ribuan, keliling ke Tanjung Duren, Greenville sana, dari jam 8 pagi sampe sore,&quot; kata Dede kepada MNC Portal saat ditemui di Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Sabtu (4/5/2024).

BACA JUGA:
Viral Kisah Tukang Sol Sepatu Rela Jaga Rumah Pelanggan, Ternyata Ini Faktanya&amp;nbsp;

Selama 20 tahun, Dede tidak menyerah dengan pekerjaan yang digelutinya. Meskipun penghasilan tidak menentu, Dede berhasil memberikan pendidikan yang layak bagi kedua anaknya hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).
&quot;Udah 20 tahunan, saya tinggal di Jelambar (Grogol Petamburan, Jakarta Barat) sama temen-temen, ngontrak aja, keluarga ada di kampung, saya merantau dari Garut,&quot; ucapnya sambil berkaca-kaca.

BACA JUGA:
Viral Anak Tukang Sol Sepatu Khusyuk Sholat di Pinggir Jalan meski Pakai Mukena Plastik

Bahkan, Dede bercerita bahwa anaknya yang paling kecil, melanjutkan pendidikan untuk mendalami ilmu agama setelah lulus SMK. Sementara, satu lainnya telah menikah.&quot;Anak ada dua, yang satu udah menikah umur 26 tahun, yang satu lagi udah lulus SMK, dua-duanya saya sekolahkan sampai SMK. Anak yang paling kecil kan di pondok pesantren, dari sekolah mondok, jadi meneruskan mondok setelah lulus,&quot; ucapnya.

Tak banyak harapan yang Dede punya, ia hanya ingin keluarganya hidup tercukupi. Dede menyakini bahwa rejeki pasti akan datang, serumit apapun jalannya.

&quot;Kalau saya mah semoga lancar aja ke depan (pekerjaan saya), ya buat anak dan keluarga lah semuanya,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
