<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah Taruna STIP Selesai Diautopsi, Keluarga Belum Terima Hasilnya</title><description>Jenazah taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Putu Satria AR (19) yang diduga tewas pasca dianiaya seniornya diautopsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya"/><item><title>Jenazah Taruna STIP Selesai Diautopsi, Keluarga Belum Terima Hasilnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2024 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya-qKqwCnFnUu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/04/338/3004394/jenazah-taruna-stip-selesai-diautopsi-keluarga-belum-terima-hasilnya-qKqwCnFnUu.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMwNC81L3g4eHhtd2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jenazah taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Putu Satria AR (19) yang diduga tewas pasca dianiaya seniornya telah selesai dilakukan proses autopsi oleh Tim Dokkes RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (4/5/2024). Namun, pihak keluarga belum mendapatkan hasil autopsi tersebut.
&quot;Autopsi tadi memang sudah selesai jam 2 (siang tadi), hasilnya dipegang oleh penyidik. Keluarga dan pengacara belum dikasih tahu, kita belum tahu,&quot; ujar pengacara keluarga korban, Tumbur Aritonang pada wartawan, Sabtu.

BACA JUGA:
Hujan Angin, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Ambruk di Bogor

Menurutnya, keluarga memang belum menerima hasil autopsi yang dilakukan oleh tim medis di RS Polri. Namun, keluarga sempat melihat kondisi jenazah korban sesaat sebelum dilakukannya autopsi.

&quot;Kondisi jenazah luka lebam di perut kanan, perut kiri, di punggung, disini (tangan) ada merah-merah saya gak tahu karena dipukul atau dipegang, jadi (lukanya) di ulu hati, punggung, tangan, dada juga, saya gak lihat langsung, tapi ada videonya, luka di wajah gak ada,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Gelar Perkara, Polisi Bakal Tetapkan Tersangka Kasus Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior


Ia menambahkan, secara kasat mata kondisi tubuh Putu dipenuhi oleh luka lebam yang diduga berasal dari penganiayaan. Namun, dia bisa belum memastikan apakah luka lebam itu merupakan luka dari benda tumpul ataukah bukan.

&quot;Rencananya besok dibawa ke Bali (jenazah korban), cuma kami masih berkoordinasi dahulu sama Polres Jakarta Utara untuk memastikan apakah ada keterangan yang ingin digali dari keluarga, biar tak bolak balik,&quot; katanya.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMwNC81L3g4eHhtd2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Jenazah taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Putu Satria AR (19) yang diduga tewas pasca dianiaya seniornya telah selesai dilakukan proses autopsi oleh Tim Dokkes RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (4/5/2024). Namun, pihak keluarga belum mendapatkan hasil autopsi tersebut.
&quot;Autopsi tadi memang sudah selesai jam 2 (siang tadi), hasilnya dipegang oleh penyidik. Keluarga dan pengacara belum dikasih tahu, kita belum tahu,&quot; ujar pengacara keluarga korban, Tumbur Aritonang pada wartawan, Sabtu.

BACA JUGA:
Hujan Angin, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Ambruk di Bogor

Menurutnya, keluarga memang belum menerima hasil autopsi yang dilakukan oleh tim medis di RS Polri. Namun, keluarga sempat melihat kondisi jenazah korban sesaat sebelum dilakukannya autopsi.

&quot;Kondisi jenazah luka lebam di perut kanan, perut kiri, di punggung, disini (tangan) ada merah-merah saya gak tahu karena dipukul atau dipegang, jadi (lukanya) di ulu hati, punggung, tangan, dada juga, saya gak lihat langsung, tapi ada videonya, luka di wajah gak ada,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Gelar Perkara, Polisi Bakal Tetapkan Tersangka Kasus Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior


Ia menambahkan, secara kasat mata kondisi tubuh Putu dipenuhi oleh luka lebam yang diduga berasal dari penganiayaan. Namun, dia bisa belum memastikan apakah luka lebam itu merupakan luka dari benda tumpul ataukah bukan.

&quot;Rencananya besok dibawa ke Bali (jenazah korban), cuma kami masih berkoordinasi dahulu sama Polres Jakarta Utara untuk memastikan apakah ada keterangan yang ingin digali dari keluarga, biar tak bolak balik,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
