<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Hantam Anak Pakai Linggis hingga Tewas, Polisi: Dia Terpaksa karena Diancam Dibunuh</title><description>Kata polisi, pelaku N terpaksa menghantam sang anak karena diancam akan dibunuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh"/><item><title>Ayah Hantam Anak Pakai Linggis hingga Tewas, Polisi: Dia Terpaksa karena Diancam Dibunuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2024 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh-LJEryPDa1P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/04/338/3004419/ayah-hantam-anak-pakai-linggis-hingga-tewas-polisi-dia-terpaksa-karena-diancam-dibunuh-LJEryPDa1P.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy8xLzE4MDI3Ny81L3g4eHZybWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang ayah di Bekasi berinisial N (61) menghantam dada anak kandungnya sendiri berinisial C (35) dengan linggis hingga tewas. Kata polisi, pelaku N terpaksa menghantam sang anak karena diancam akan dibunuh.
&amp;ldquo;Dugaan kasus ini bapaknya melakukan pemukulan terhadap anak kandungnya dalam keadaan terpaksa, karena anaknya mengejar bapaknya dengan pisau lipat,&amp;rdquo; Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus kepada wartawan, Sabtu (4/5/2024).
Firdaus mengatakan, kejadian itu terjadi di Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis (2/5/2024) malam, yang merupakan kediaman N.

BACA JUGA:
Mayat Tanpa Busana di Perumahan Sukabumi Diduga Korban Pembunuhan

Mulanya korban minta tolong kepada pelaku untuk mencari istrinya. Namun, N tidak berhasil mengetahui keberadaan istri korban. Hal tersebut membuat korban pun kesal dan mengancam akan membunuh N.
&amp;ldquo;Karena kekecewaannya si anak kandungnya ini, sehingga (pelaku) diancam dia akan dibunuh,&amp;rdquo; ujar Firdaus.

BACA JUGA:
Adik Pelaku Pembunuhan Wanita Dalam Koper Juga Ditetapkan Tersangka, Apa Perannya?

Lalu, korban akhirnya mendatangi kediaman N dalam keadaan mabuk. Saat itu juga korban membawa pisau lipat, dan langsung mengarahkan benda tajam itu ke arah N.
Mendapatkan ancaman dari korban, N langsung berlari untuk menyelamatkan diri.
&amp;ldquo;Anak kandungnya mengeluarkan pisau lipat dan mengejar bapaknya,&amp;rdquo; ujarnya.Karena merasa terancam, N dengan terpaksa mengambil sebuah linggis dan langsung mengarahkan benda itu ke dada anaknya. Seketika korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan malam itu.

Firdaus mengatakan pelaku bersikap koorperatif saat diamankan jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Barang bukti yang digunakan pelaku juga telah diamankan oleh pihaknya.

&amp;ldquo;Barang bukti besi nya sudah kami amankan,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy8xLzE4MDI3Ny81L3g4eHZybWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang ayah di Bekasi berinisial N (61) menghantam dada anak kandungnya sendiri berinisial C (35) dengan linggis hingga tewas. Kata polisi, pelaku N terpaksa menghantam sang anak karena diancam akan dibunuh.
&amp;ldquo;Dugaan kasus ini bapaknya melakukan pemukulan terhadap anak kandungnya dalam keadaan terpaksa, karena anaknya mengejar bapaknya dengan pisau lipat,&amp;rdquo; Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus kepada wartawan, Sabtu (4/5/2024).
Firdaus mengatakan, kejadian itu terjadi di Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis (2/5/2024) malam, yang merupakan kediaman N.

BACA JUGA:
Mayat Tanpa Busana di Perumahan Sukabumi Diduga Korban Pembunuhan

Mulanya korban minta tolong kepada pelaku untuk mencari istrinya. Namun, N tidak berhasil mengetahui keberadaan istri korban. Hal tersebut membuat korban pun kesal dan mengancam akan membunuh N.
&amp;ldquo;Karena kekecewaannya si anak kandungnya ini, sehingga (pelaku) diancam dia akan dibunuh,&amp;rdquo; ujar Firdaus.

BACA JUGA:
Adik Pelaku Pembunuhan Wanita Dalam Koper Juga Ditetapkan Tersangka, Apa Perannya?

Lalu, korban akhirnya mendatangi kediaman N dalam keadaan mabuk. Saat itu juga korban membawa pisau lipat, dan langsung mengarahkan benda tajam itu ke arah N.
Mendapatkan ancaman dari korban, N langsung berlari untuk menyelamatkan diri.
&amp;ldquo;Anak kandungnya mengeluarkan pisau lipat dan mengejar bapaknya,&amp;rdquo; ujarnya.Karena merasa terancam, N dengan terpaksa mengambil sebuah linggis dan langsung mengarahkan benda itu ke dada anaknya. Seketika korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan malam itu.

Firdaus mengatakan pelaku bersikap koorperatif saat diamankan jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Barang bukti yang digunakan pelaku juga telah diamankan oleh pihaknya.

&amp;ldquo;Barang bukti besi nya sudah kami amankan,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
